<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301</id><updated>2012-05-01T19:48:52.777+07:00</updated><category term='People'/><category term='Competition'/><category term='TV'/><category term='Financial'/><category term='Organization'/><category term='Review'/><category term='My Life'/><category term='Events'/><category term='Love Indonesia'/><category term='Movies'/><category term='Inspiration'/><category term='Banking'/><category term='Sports'/><category term='Musics'/><category term='Politics'/><category term='Books'/><category term='Blogging'/><title type='text'>Rifa Mulyawan</title><subtitle type='html'>Welcome to the Personal Website of Rifa Mulyawan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-2487651726484678640</id><published>2011-05-29T16:14:00.005+07:00</published><updated>2011-05-29T16:37:46.309+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Books'/><title type='text'>Menjadi Kaya dengan Amplop Ajaib</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Review Buku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Judul : MBA Manajemen By Amplop: Mau Kaya Kok Bingung?&lt;br /&gt;Penulis : Aidil Akbar&lt;br /&gt;Penerbit : Rabka Publisher&lt;br /&gt;Tebal : 105 + x halaman&lt;br /&gt;Cetakan kedua, April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-K4mp8VWJPmQ/TeISTtJbQjI/AAAAAAAAAWA/IqTIDk14dtA/s1600/IMG00118-20110529-1626.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-K4mp8VWJPmQ/TeISTtJbQjI/AAAAAAAAAWA/IqTIDk14dtA/s400/IMG00118-20110529-1626.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612068215403004466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang sekolah, Nobita berlari sambil menangis menuju rumah, membuka pintu kamar, dan kemudian menemui Doraemon, lantas merengek di hadapannya. Seperti biasa, ia meminta agar Doraemon mengeluarkan alat ajaib yang dapat memenuhi keinginan Nobita saat itu. Anda tentu sudah hapal dengan penggalan cerita di kartun Doraemon ini. Nobita yang selalu tertindas kerap meminta apapun dari Doraemon agar ia bisa mewujudkan impian sesaatnya kala itu. Namun, seringkali Doraemon pun tidak mengeluarkan alat yang langsung secara instan dapat mengabulkan permintaan Nobita, melainkan dibutuhkan usaha-usaha dari Nobita sendiri, sehingga alat yang dikeluarkan oleh Doraemon pun hanya berfungsi sebagai pembantu saja, yang tak jarang justru tidak berfungsi apa-apa ketika Nobita melanggar aturan atau tidak disiplin dalam menggunakan alat ajaib tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aidil Akbar, seorang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;wealth planner&lt;/span&gt; yang menjadi ketua IARFC (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;International Association of Registered Financial Consulting&lt;/span&gt;)-Indonesia, melakukan hal yang mirip dengan apa yang dilakukan oleh Doraemon: mengeluarkan sebuah alat ajaib yang dapat membuat orang-orang mewujudkan impiannya. Aidil Akbar memang tidak mempunyai kantong ajaib layaknya Doraemon, tidak pula mengeluarkan alat yang serba instan dan langsung dapat memenuhi keinginan orang banyak, namun ia mengajarkan pada kita semua bahwa untuk menjadi kaya bisa dibantu oleh sebuah alat sederhana: amplop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amplop ajaib? Bukan, nama sebenarnya bukan amplop ajaib, tetapi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MBA&lt;/span&gt;, alias &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Manajemen By Amplop&lt;/span&gt;.  Manajemen By Amplop adalah metode yang dicetuskan oleh Aidil Akbar dalam bukunya yang berjudul &lt;span style="font-style:italic;"&gt;MBA Manajemen By Amplop: Mau Kaya Kok Bingung?&lt;/span&gt;.  Metode ini cukup sederhana. Pada intinya, kita harus melakukan penempatan uang kita pada pos-pos tertentu dalam amplop-amplop yang berbeda.  Jika membeli &lt;span style="font-style:italic;"&gt;MBA Manajemen By Amplop: Mau Kaya Kok Bingung&lt;/span&gt; karya Aidil Akbar ini, kita akan mendapatkan bonus sepaket amplop MBA, yang terdiri dari tiga buah amplop yang memiliki warna berbeda dan terdapat sekat-sekat di dalamnya, yang juga berbeda-beda tulisannya. Nah, sederhananya, ketiga amplop tersebut adalah tempat kita menyimpan uang berdasarkan fungsi atau kebutuhan sesuai tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0C4Br782bVI/TeISjEsWVoI/AAAAAAAAAWI/WlDTg8ZLdwo/s1600/IMG00119-20110529-1627.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-0C4Br782bVI/TeISjEsWVoI/AAAAAAAAAWI/WlDTg8ZLdwo/s400/IMG00119-20110529-1627.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612068479421535874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Amplop pertama ialah amplop berwarna merah yang digunakan sabagai amplop untuk menyimpan dana khusus guna investasi. Dalam amplop ini terdiri dari lima sekat: sekat untuk Investasi Dana Pendidikan Anak, Investasi Dana Pensiun, Investasi Dana Pembelian Aset, serta dua sekat Investasi untuk keperluan lain-lain. Tentunya bukan berarti kita harus menyimpan dana investasi kita di amplop ini, karena kalau demikian jadinya bukan berinvestasi, tetapi hanya menyimpan. Yang perlu kita lakukan adalah menyimpan dana dari penghasilan yang kita terima di amplop merah ini sementara sebelum kita menyetorkannya pada manajer investasi. Amplop kedua, ialah amplop berwarna kuning yang ditujukan untuk pos pengeluaran tahunan. Di dalam amplop ini terdapa 5 sekat: Tabungan Dana Darurat, Tabungan Premi Asuransi, Tabungan Pajak Bumi dan Bangunan, Tabungan Pembayaran STNK, serta Tabungan untuk keperluan lain-lain. Terakhir, amplop ketiga, ialah amplop berwarna hijau yang berfungsi sebagai penyimpan dana untuk alokasi pengeluaran bulanan, yang di dalamnya terdiri dari 5 sekat: pengeluaran makan-minum harian, pengeluaran rumah, pengeluaran transportasi, pengeluaran entertainment, serta pengeluaran untuk kepeluan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam buku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;MBA Manajemen By Amplop: Mau Kaya Kok Bingung?&lt;/span&gt; ini, Aidil menjelaskan mengenai cara-cara pemanfaatan ketiga amplop tersebut serta aturan-aturan dalam menggunakannya. Salah satu poin penting dalam menggunakan amplop ini ialah setelah kita menerima penghasilan, kita harus terlebih dahulu memasukkan sebagian dana tersebut ke amplop merah (investasi), kemudian sebagian lagi di amplop kuning (pengeluaran tahunan/tabungan), dan terakhir sisanya baru dimasukkan ke dalam amplop hijau (pengeluaran bulanan). Sekali lagi, ini hanyalah sebuah alat, metode yang dapat membantu kita merencanakan keuangan dan mewujudkan keinginan, namun bukan berarti dapat membuat kita akan dengan mudah secara instan menjadi kaya. Tanpa kedisiplinan dalam menggunakan alat ini, tentunya amplop ini hanya akan menjadi amplop biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-2q4KsDLOk1w/TeIS5mNlzBI/AAAAAAAAAWQ/Xz2268Pdehw/s1600/IMG00121-20110529-1629.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-2q4KsDLOk1w/TeIS5mNlzBI/AAAAAAAAAWQ/Xz2268Pdehw/s400/IMG00121-20110529-1629.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612068866376453138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0C4Br782bVI/TeISjEsWVoI/AAAAAAAAAWI/WlDTg8ZLdwo/s1600/IMG00119-20110529-1627.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam buku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;MBA Manajemen By Amplop: Mau Kaya Kok Bingung?&lt;/span&gt; ini Aidil tidak hanya menjelaskan tentang metode Manajemen By Amplop, namun juga mencoba memberikan pencerahan kepada para pembacanya mengenai perencanaan keuangan dan pengelolaan kekayaan secara umum, perencanaan hutang, alur dana dan asset, proteksi, perencanaan keuangan untuk dana pendidikan anak, perencanaan dana pensiun, serta mengenai profil resiko dan resiko investasi . Dalam tiap bab terdapat satu sampai empat surat pembaca mengenai permasalahan keuangan yang pernah dimuat di berbagai media, yang kasusnya tak jarang juga dialami oleh orang banyak. Namun, menurut saya penempatan surat pembaca di tiap akhir tulisan yang tidak berhubungan dengan tulisan itu sendiri membuat saya bingung membacanya. Sepertinya akan lebih enak dibaca jika surat pembaca yang dilampirkan di tiap akhir tulisan memiliki kesinambungan dengan apa yang baru saja dibahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat membaca buku ini, saya juga sebenarnya merasa terganggu dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;layout&lt;/span&gt; di dalam buku. Margin yang terlalu sempit, spasi yang terlalu rapat, serta &lt;span style="font-style:italic;"&gt;font&lt;/span&gt; yang kurang besar membuat saya seperti melihat buku teks kuliah versi kecil-tipis, yang mengakibatkan saya kurang merasa nyaman saat membacanya. Tentunya kelemahan yang ada pada tata letak tulisan dalam buku ini bukan berarti menjadi penghalang bagi saya untuk melahap halaman demi halaman di dalamnya. Isi yang sangat bermanfaat (dan seketika membuat saya ingin merencanakan keuangan) membuat saya terus ingin menelanjangi  lembar per lembarnya. Terlebih, tak jarang dalam tulisannya ini sang penulis mengeluarkan kata-kata, kalimat serta celetukan gurauan kocak yang cukup membuat tersenyum, walau terkadang membuat saya berekpresi seperti ini -____-“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingat cerita tentang Doraemon di awal tadi? Nah, jika sewaktu-waktu Nobita merengek kepada Doraemon dan meminta alat untuk kaya, apa kira-kira alat itu? Mungkin Doraemon bingung apa yang harus ia keluarkan dari kantong ajaibnya. Mungkin juga ia bisa saja mengeluarkan suatu alat instan yang seketika dapat membuat Nobita kaya mendadak. Sayangnya, itu hanya ada di dalam cerita. Untuk kita, yang ada dalam dunia nyata ini, kita tak perlu iri pada Nobita. Ada seorang Aidil Akbar yang telah berbagi alat ajaibnya untuk membantu kita menuju kaya: Manajemen By Amplop, atau kalau boleh diversikan Doraemonnya, mungkin menjadi&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Amplop Ajaib&lt;/span&gt;. Jadi, mau kaya kok bingung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-2487651726484678640?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/2487651726484678640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/05/menjadi-kaya-dengan-amplop-ajaib.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/2487651726484678640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/2487651726484678640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/05/menjadi-kaya-dengan-amplop-ajaib.html' title='Menjadi Kaya dengan Amplop Ajaib'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-K4mp8VWJPmQ/TeISTtJbQjI/AAAAAAAAAWA/IqTIDk14dtA/s72-c/IMG00118-20110529-1626.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1155380107551031618</id><published>2011-05-29T01:14:00.005+07:00</published><updated>2011-05-29T15:03:44.362+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Books'/><title type='text'>Kicauan Kacau Seorang Penulis Galau</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Review Buku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul : Kicau Kacau: Curahan Hati Penulis Galau&lt;br /&gt;Penulis : Indra Herlambang&lt;br /&gt;Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;Tebal : 332 + xv halaman&lt;br /&gt;Cetakan kedua, Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/--0UHuSk5fMw/TeE_2sQE2mI/AAAAAAAAAV4/rhTObCNeAO8/s1600/IMG00117-20110529-0134.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/--0UHuSk5fMw/TeE_2sQE2mI/AAAAAAAAAV4/rhTObCNeAO8/s400/IMG00117-20110529-0134.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5611836819504421474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ngena banget&lt;/span&gt;” inilah komentar salah seorang teman saya melalui &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tweet&lt;/span&gt;-nya saat membaca buku karya Indra Herlambang ini. Mungkin sebagian dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;follower&lt;/span&gt; yang kebetulan membaca &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tweet-&lt;/span&gt;nya tersebut lantas bertanya: memangnya buku apa ini? Apanya yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngena&lt;/span&gt;? Se-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngena&lt;/span&gt; itu kah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi setuju dengan pendapat teman saya tersebut.  Tulisan-tulisan dalam buku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kicau Kacau&lt;/span&gt; memang banyak yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;nendang&lt;/span&gt;. Loh, memangnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kicau Kacau&lt;/span&gt; bercerita tentang apa? Bukankah itu buku diary biasa yang kini sudah umum? Buku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;simple-simple&lt;/span&gt; aja kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang buku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;simple&lt;/span&gt; sih, sederhana. Sesederhana judulnya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kicau Kacau&lt;/span&gt;.  Namun, bukan berarti yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;simple-simple&lt;/span&gt; itu tak berisi kan? Walau hanya membahas hal-hal kecil, tetapi bagi saya, setelah membacanya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kicau Kacau&lt;/span&gt; telah mengajarkan saya berbagai hal mulai dari pengembangan diri hingga sarana merefleksi diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Seserius itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tidak, sekali lagi, ini bukan buku yang serius, tapi berisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tulisan yang ada di buku ini berjudul &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Inter(t)aksi&lt;/span&gt;. Dalam tulisan tersebut, Indra membahas tipe-tipe supir taksi yang ia klasifikasikan sendiri berdasarkan pengalamannya menumpang taksi serta berinteraksi dengan para pengemudinya. Oke, sepenting itukah hingga tipe-tipe supir taksi saja perlu dibahas? Jangan sinis dulu, mari dibaca dulu tulisannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, di tulisan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Inter(t)aksi&lt;/span&gt; ini Indra membagi supir taksi menjadi beberapa golongan, di antaranya Supir Curhat. “Dari menutup pintu setelah duduk sampai membukanya untuk turun, Anda akan mengetahui semua masalah yang terjadi pada kehidupannya. Kegalakan istrinya, kebandelan anaknya, dan semua hal lain tentang kehidupan yang tidak sediki pun luput dalam kehidupannya," demikian kutipan penjelasan Indra mengenai Supir Curhat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca kategori yang pertama ini, saya spontan teringat dengan salah satu kejadian yang belum lama ini saya alami di dalam taksi. Baru saja naik, tiba-tiba sang supir bercerita mengenai dirinya yang baru saja ditilang karena menaikkan penumpang di Bandara, padahal armada taksinya tak memiliki otoritas untuk itu. Sang supir taksi tersebut kemudian mengatakan bahwa dampaknya adalah uang komisinya akan dipotong secara bertahap untuk mengganti biaya tilang, dan kemudian berdampak pada keuangan keluarganya, yang bisa saja menimbulkan ketidakharmonisan keluarga. Terlebih, ia baru saja &lt;span style="font-style:italic;"&gt;berantem&lt;/span&gt; dengan istrinya. Curhatan supir taksi itu terhenti ketika saya harus mengangkat telepon yang ternyata dari telemarketer perusahaan asuransi, dan berpura-pura menyimak apa yang diutarakan sang penelepon, walau hal ini juga menyebalkan. Mengaitkan dengan apa yang baru dibahas oleh Indra, ini adalah salah satu contoh saja saya merasa setuju dengan yang ia sampaikan serta merasakan persis seperti yang ia tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Supir Curhat, Indra juga menggolongkan supir taksi ke dalam kategori Supir Pengamat Politik, Sopir Komedian, Supir Penggerutu, Supir DJ, hingga Supir &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Magician&lt;/span&gt;. Masing-masing digambarkan indra memiliki karakterisitik sendiri yang mungkin sudah tidak asing bagi kita, dan tepat seperti yang dideskripsikan oleh Indra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang juga sangat menarik, di akhir tulisannya itu Indra menulis seperti ini, “Yang pasti saya curiga, jangan-jangan di antara para supir taksi, mereka pun punya penggolongan atas macam-macam penumpang yang dihadi setiap hari. Penumpang pendiam, penumpang cerewet, penumpang, pelit, penumpang galak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan taukah Anda, saya pernah menaiki taksi yang supirnya pernah bercerita kalau ia dan teman-temannya memang menggolongkan para penumpangnya menjadi berbagai macam kategori seperti yang telah diungkapkan oleh Indra. Jika memang ternyata supir taksi tersebut menggolong-golongkan kita sebagai penumpangnya, pertanyaan yang menjadi kalimat penutup Inter(t)aksi ini begitu menarik,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lalu pertanyaan berikutnya, penumpang tipe apakah Anda ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan singkat, namun cukup membuat saya sedikit berpikir &amp;amp; merefleksikan diri. Seperti apakah saya di mata orang lain, dan apakah orang-orang menggolongkan saya ke kategori yang sifatnya positif, atau sebaliknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ending &lt;/span&gt;tulisan yang ngena’ itu tidak hanya terdapat di satu tulisan saja loh, hampir di setiap tulisannya dalam buku ini ditutup dengan kalimat menarik yang mengandung pesan dan memang bisa membuat saya berpikir sejenak sebelum meneruskan membaca ke tulisan berikutnya. Buku ini semakin berisi karena diisi oleh diksi-diksi yang benar-benar membuat saya tahu kalau sang penulisnya adalah seorang yang cerdas dan juga seorang penikmat karya sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setap tulisan dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kicau Kacau&lt;/span&gt; sepertinya memang bukan tulisan yang terlalu penting, terutama kalau Anda melihat dari judul-judulnya. Tetapi sekali lagi, buku yang jauh dari kesan serius ini bias membuat saya sejenak merenung, tertawa kecil, tersenyum miris, hingga terbahak dalam seketika.  &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Simple&lt;/span&gt;, tapi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngena banget&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1155380107551031618?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/1155380107551031618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/05/kicauan-kacau-seorang-penulis-galau.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1155380107551031618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1155380107551031618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/05/kicauan-kacau-seorang-penulis-galau.html' title='Kicauan Kacau Seorang Penulis Galau'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/--0UHuSk5fMw/TeE_2sQE2mI/AAAAAAAAAV4/rhTObCNeAO8/s72-c/IMG00117-20110529-0134.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-6488448149607707955</id><published>2011-04-30T23:11:00.001+07:00</published><updated>2011-05-01T08:52:36.616+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Movies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiration'/><title type='text'>What is Dad?</title><content type='html'>Apa yang sudah kita lakukan untuk ayah kita?&lt;br /&gt;Coba deh simak film pendek asal Yunani yang berjudul  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;What is That?&lt;/span&gt; ini. Waktu pertama kali menontonnya, saya menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/vP0DRYdVupQ?fs=1" allowfullscreen="" width="480" frameborder="0" height="295"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-6488448149607707955?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/6488448149607707955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/04/what-is-dad.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/6488448149607707955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/6488448149607707955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/04/what-is-dad.html' title='What is Dad?'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/vP0DRYdVupQ/default.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-3779793467700587662</id><published>2011-04-30T22:26:00.007+07:00</published><updated>2011-05-01T08:50:13.546+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>Yakali</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-roQpIhKICy8/Tbwq08miWmI/AAAAAAAAAVw/KoTewhIf7uU/s1600/Capture%2B1.PNG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 579px; height: 69px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-roQpIhKICy8/Tbwq08miWmI/AAAAAAAAAVw/KoTewhIf7uU/s400/Capture%2B1.PNG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601399125651380834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ya, kalau saja saya punya badan yang lebih tinggi. Haha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-3779793467700587662?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/3779793467700587662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/04/yakali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/3779793467700587662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/3779793467700587662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/04/yakali.html' title='Yakali'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-roQpIhKICy8/Tbwq08miWmI/AAAAAAAAAVw/KoTewhIf7uU/s72-c/Capture%2B1.PNG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-4503176679458133725</id><published>2011-04-30T20:27:00.007+07:00</published><updated>2011-04-30T21:08:03.961+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Books'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Financial'/><title type='text'>Untuk Kita yang Tidak Takut Miskin</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Review Buku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul : Untuk Indonesia yang Kuat: 100 Langkah untuk Tidak Miskin&lt;br /&gt;Penulis : Ligwina Hananto&lt;br /&gt;Penerbit : Literati &amp;amp; QM Publishing&lt;br /&gt;Tebal : 240 + xii halaman&lt;br /&gt;Cetakan pertama, 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-IMrNbH6g_ww/TbwSy6rndpI/AAAAAAAAAVg/0ASRiqXhqgk/s1600/Cover%2BUntuk%2BIndonesia%2Byang%2BKuat.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-IMrNbH6g_ww/TbwSy6rndpI/AAAAAAAAAVg/0ASRiqXhqgk/s320/Cover%2BUntuk%2BIndonesia%2Byang%2BKuat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601372702497011346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah pesimis dengan Indonesia? Kalau Anda pernah berkata, “Gila kali…” “Kapan yaaaa…?” atau sekedar “Hahaha...” ketika  seseorang bertanya apakah Indonesia bisa membuat hal yang lebih spektakuler dari yang pernah dilakukan Negara maju, artinya Anda pernah pesimis dengan negara ini. Bukan Cuma Anda &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kok&lt;/span&gt;. Saya dan (mungkin) ratusan juta orang Indonesia lainnya juga setidaknya pernah merasa Indonesia jauh dari bayangan akan menjadi negara kaya raya tanpa hutang, yang para pemimpinnya menjadi tuntunan, yang jauh dari permasalahan lingkungan, yang teknologinya bisa menguasai pasar dunia, yang para atlet serta musisinya menjadi yang terbaik diseluruh dunia, dan tentunya rakyatnya hidup makmur dan selalu bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar ilmu politik di kampus pernah membuat saya semakin bingung dengan permasalahan negara ini. Semakin dipikirkan, semakin tahu berbagai macam permasalahannya, dan semakin bingung apa yang sebenarnya perlu dibenahi terlebih dahulu, semakin yakin negeri ini tidak bisa diperbaiki lagi dan semakin tidak mau memikirkan negeri ini. Kesimpulannya, semakin saya suka memikirkan masalah negara, maka saya semakin tidak mau memikirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut menjadi salah satu hal yang membuat saya setelah lulus kuliah tidak ada niatan untuk berkecimpung di dunia politik, selain memang karena nilai saya jelek dan tak layak sepertinya untuk berada di dunia politik. Politik memang berkaitan erat dengan kenegaraan, berbagai macam permasalahan di negara ini toh bersumber dari politik. Ujung-ujungnya politik, begitu kata orang (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;orang mana?&lt;/span&gt;). Ya setidaknya, itulah yang ada dalam pikiran saya dulu. Sampai pada waktunya, saya menyadari bahwa ternyata tidak melulu harus berkecimpung di poltik (atau lingkarannya) untuk mengubah negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ligwina Hananto, seorang perencana keuangan independen yang turut menyadarkan saya dan dengan jelas serta berani dalam bukunya -yang berjudul &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Untuk Indonesia yang Kuat: 100 Langkah untuk Tidak Miskin&lt;/span&gt;- mengungkapkan bahwa negeri ini bisa kuat kalau golongan menengahnya itu kuat.  Memangnya siapa itu golongan menengah? Dan sehebat apa mereka sehingga bisa-bisanya dikatakan bisa menjadikan negara ini kuat? Itu pertanyaan yang terlintas di benak saya saat membaca pernyatan Ligwina gersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sederhananya, Ligwina mengutarakan bahwa golongan menengah adalah golongan yang berdaya, yang memiliki mata pencaharian dan mampu makan tiga kali sehari. Namun golongan ini belum tentu punya uang, yang jelas mereka tidak melarat. Intinya, dibilang kaya raya yang punya uang puluhan miliar bukan, dibilang tidak mampu juga tidak pas, ya ditengah-tengah lah pokoknya. Merasa seperti itu? Kalau ya, selamat! Kita berada di golongan yang sama, golongan yang menurut Ligwina memiliki peran penting untuk memperkuat bangsa ini.  Mengapa golongan menengah?  Ada banyak alasan yang diungkapkan Ligwina mengapa golongan menengah yang perlu dikembangkan dan kelak bisa menjadi salah satu faktor majunya negara ini, antara lain karena jumlah yang signifikan dan jumlah yang signifikan tersebut bisa digerakkan untuk berinvestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana caranya? Untuk memperkuat negara, tentunya kita perlu memperkuat diri kita terlebih dahulu. Mengatur keuangan adalah hal yang harus kita lakukan untuk memperkuat diri kita. Golongan menengah berada di tengah-tengah, suatu hari ia bisa ke atas (kaya raya), bisa juga ke bawah (jatuh miskin). Untuk menjadi kaya atau miskin, itu berada di tangan kita, kitalah yang menentukan. Mau kaya atau miskin? Kalau mau kaya, kita harus mengatur keuangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang perlu kita lakukan dalam mengatur keuangan kita adalah memeriksa kondisi keuangan kita saat ini. Kita harus mengetahui apa saja yang kita punya serta mengetahui berapa penghasilan dan pengeluaran bulanan kita. Setelah itu, kita harus menentukan tujuan finansial kita, apakah itu untuk dana pensiun, dana pendidikan, dana pembelian aset, dan lain sebagainya. Barulah kita kemudian melakukan berbagai cara demi meraih tujuan finansial kita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara penting dalam meraih tujuan finasial kita adalah  beinvestasi. Ya, berinvestasi, bukan sekedar menabung. Beda? Ligwina menjelaskan secara gamblang pebedaan menabung dan berinvestasi. Pada intinya, dengan menabung, uang kita akan mengalami penyusutan nilai karena terhadang inflasi. Namun, dengan berinvestasi, uang kita akan bekerja untuk kita dan di masa depan akan melampaui nilai inflasi. Ada banyak cara yang dapat kita lakukan, yang termudah, kita bisa memulai dari reksadana.&lt;br /&gt;Kita juga perlu merubah pola pikir kita yang selama ini menggunakan penghasilan untuk konsumsi terlebih dahulu dan kemudian sisanya ditabung. Seharusnya, setelah mendapat penghasilan, kita harus menyisihkan untuk investasi terlebih dahulu (beserta asuransi dan dan dana darurat), baru sisanya untuk pengeluaran konsumtif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Itu saja?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tentu tidak, masih banyak kiat lain yang dibagikan oleh Ligwina dalam bukunya ini untuk kita terapkan dalam kehidupan kita demi menjadi golongan menengah yang kuat, yang kemudian bisa memperkuat negara ini. Beberapa kiat tersebut tidak hanya terfokus pada bagaimana menjadikan kita menjadi lebih kaya, namun juga terdapat ajakan untuk berbagai kepada orang lain, dengan beramal ataupun memberikan ‘kail’ pada mereka yang kurang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir bagian buku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Untuk Indonesia yang Kuat: 100 Langkah untuk Tidak Miskin&lt;/span&gt; ini, terdapat 100 langkah rencana aksi keuangan yang bisa kita ikuti dan targetkan kapan kita bisa mencapai langkah demi langkah tersebut. Apa saja 100 langkah untuk tidak miskin itu? Berikut saya salinkan sebagian untuk Anda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memiliki penghasilan&lt;br /&gt;2. Memisahkan pengeluaran bulanan dengan pengeluaran mingguan&lt;br /&gt;3. Pergi ke ATM seminggu sekali&lt;br /&gt;4. Mengerti cara kerja kartu kredit&lt;br /&gt;5. Utang kartu kredit lunas setiap bulan&lt;br /&gt;6. Membayar pajak dan melaporkan SPT&lt;br /&gt;7. Punya rencana keuangan buatan sendiri&lt;br /&gt;8. Mamu membayar semua tagihan/biaya hidup sendiri&lt;br /&gt;9. Punya dana darurat minimal sekali biaya hidup sebulan&lt;br /&gt;10. Punya fasilitas kesehatan yang cukup (dari kantor atau beli asuransi kesehatan sendiri)&lt;br /&gt;11. Mampu beramal minimal 2,5% dari penghasilan bulanan&lt;br /&gt;12. Memiliki rekening belanja&lt;br /&gt;13. Mampu menyisihkan 10% dari penghasilan bulanan untuk ditabung&lt;br /&gt;14. Mengatur  penghasilan tahunan dan pengeluaran tahunan&lt;br /&gt;15. Mampu berlibur tanpa berhutang&lt;br /&gt;16. Mengerti tentang apa reksadana dan fungsinya dalam rencana keuangan&lt;br /&gt;17. Mengerti fungsi asuransi dalam rencana keuangan&lt;br /&gt;18. Punya rencana keuangan komprehensif buatan sendiri atau dibantu perencana keuangan independen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Loh kok hanya 18?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan, dari 100 langkah rencana aksi keuangan ini, saya baru sampai ‘mengamalkan’ hingga tahap ke-18. Untuk sisanya, Anda bisa membacanya sendiri di buku ini ya ^_^.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak menyesal &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kok&lt;/span&gt; kalau Anda membeli buku ini. Pesan yang ingin disampaikan disajikan secara menarik. Tidak sekedar buku merencanakan keuangan, tulisan di dalamnya berasal dari misi ingin Indonesia yang lebih kuat. Ligwina telah memberikan kontribusinya pada negeri melalui buku ini. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nah&lt;/span&gt;, kita juga bisa berkontribusi pada negara kita dengan melakukan apa yang ditulisnya di bukunya ini. Memang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sih&lt;/span&gt; (bagi saya) harga buku setebal 240 halaman ini agak mahal, Rp 72,000.00. Namun sangat besar kemungkinan dari Rp 72,000.00 ini kita kelak bisa mendapatkan uang berlimpah-limpah yang jauh lebih besar. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oh ya?&lt;/span&gt;  Saya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sih&lt;/span&gt; percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-4503176679458133725?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/4503176679458133725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/04/untuk-kita-yang-tidak-takut-miskin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/4503176679458133725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/4503176679458133725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/04/untuk-kita-yang-tidak-takut-miskin.html' title='Untuk Kita yang Tidak Takut Miskin'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-IMrNbH6g_ww/TbwSy6rndpI/AAAAAAAAAVg/0ASRiqXhqgk/s72-c/Cover%2BUntuk%2BIndonesia%2Byang%2BKuat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-832689669924233300</id><published>2011-02-20T21:43:00.002+07:00</published><updated>2011-02-20T22:10:05.098+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love Indonesia'/><title type='text'>Apakah itu Pancasila?</title><content type='html'>Bakar-bakaran tempat ibadah masih saja terjadi. Apa yang perlu dibenahi?&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ini ada video bagus yang pertama kali saya lihat di tumblr teman saya, &lt;a href="http://kuntawiaji.tumblr.com/"&gt;Yunus&lt;/a&gt;. Saya merekomendasikan kepada Anda untuk turut menyaksikannya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe width="480" height="295" src="http://www.youtube.com/embed/eSaYZ7o0wkU?fs=1" frameborder="0" allowfullscreen=""&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa yang perlu dibenahi?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Video ini diupload di YouTube oleh Rendra23, silahkan lihat video-video dari Rendra23 lainnya di http://www.youtube.com/user/rendra23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-832689669924233300?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/832689669924233300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/02/apakah-itu-pancasila.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/832689669924233300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/832689669924233300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/02/apakah-itu-pancasila.html' title='Apakah itu Pancasila?'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/eSaYZ7o0wkU/default.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-3702397170210492235</id><published>2011-02-20T20:01:00.001+07:00</published><updated>2011-02-20T20:03:33.302+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='People'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musics'/><title type='text'>Alunan Bengawan Solo dari Seorang Pemuda Hebat: Menenangkan, Mengagumkan</title><content type='html'>Dari kemarin dalam pikiran saya terus terngiang lagu Bengawan Solo, sebuah lagu yang sangat indah karya Alm. Gesang. Lagu ini benar-benar dapat membuat saya rileks ketika dalam kondisi tertekan seperti yang saya alami kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu versi yang membuat saya semakin kagum dengan lagu ini (beserta penciptanya) dan sekaligus membuat saya menjadi fans dari salah seorang anak muda berbakat yang meng-&lt;i&gt;upload&lt;/i&gt; video-video bernyanyinya di YouTube ini. Ia adalah Ahmad Aulia Ghufron, dan berikut video dirinya sedang menyanyikan lagu Bengawan Solo:&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/embed/hHNnUPaIQgE?fs=1" frameborder="0" allowfullscreen=""&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Menenangkankan, mengagumkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Temui video lain anak muda ini di http://www.youtube.com/alghufron7891&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-3702397170210492235?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/3702397170210492235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/02/alunan-bengawan-solo-dari-seorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/3702397170210492235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/3702397170210492235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/02/alunan-bengawan-solo-dari-seorang.html' title='Alunan Bengawan Solo dari Seorang Pemuda Hebat: Menenangkan, Mengagumkan'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/hHNnUPaIQgE/default.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1995564273826976069</id><published>2011-01-30T22:20:00.004+07:00</published><updated>2011-05-01T08:54:16.118+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Financial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Banking'/><title type='text'>Kredit Modal Kerja: Bagaimana Cara Mendapatkannya?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya, saya menulis mengenai seberapa penting memanfaatkan fasilitas kredit modal kerja yang ditawarkan oleh lembaga-lembaga keuangan, seperti bank maupun lembaga pembiayaan (&lt;i&gt;leasing&lt;/i&gt;). Bank dan leasing, masing-masing memiliki plus dan minus dalam hal pembiayaan kredit modal kerja. Pada umumnya, jika meminjam ke &lt;i&gt;leasing&lt;/i&gt; biasanya para pengusaha tidak memberikan agunan, prosedur tidak terlalu ketat dan lebih cepat untuk mendapatkan dana segar. Namun, bunga yang diberikan kepada Anda biasanya jauh lebih tinggi dibanding Anda mendapatkan kredit modal kerja dari bank. Biasanya lembaga pembiayaan seperti &lt;i&gt;leasing&lt;/i&gt; menawarkan bunga 1,5-2% per bulan, artinya, 18-24% pertahun. Bahkan, ada beberapa &lt;i&gt;leasing&lt;/i&gt; yang memberikan bunga hingga 3-4% perbulan, yang artinya 36-48% pertahun. Semakin mudah dan cepat mereka menawarkan dana segar, biasanya semakin tinggi pula bunga yang ditawarkan. Anda perlu memperhatikan baik-baik mengenai hal ini, apakah bunga sebesar itu akan memotong laba usaha terlalu banyak dan justru membuat Anda kurang bisa menikmati keuntungan usaha, atau malah tidak menjadi masalah sama sekali bagi Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda meminjam kredit modal kerja di bank, tentunya prosedur yang perlu dilalui tidak semudah dan tidak secepat meminjam di leasing. Bank sangat memegang prinsip KYC (&lt;i&gt;Know Your Customer&lt;/i&gt;) untuk menghindari adanya praktek-praktek pelanggaran hukum seperti pencucian uang oleh nasabah mereka, dan juga prinsip kehati-hatian untuk menghindari kredit macet yang diakibatkan ketidakmampuan nasabah mereka dalam membayar bunga serta melunasi pinjamannya. Hal ini juga menyebabkan biasanya diperlukan agunan untuk meminjam kredit modal kerja di bank, kecuali bank yang menawarkan fasilitas seperti KTA (Kredit Tanpa Agunan). Kompensasi yang bisa kita dapatkan jika meminjam di bank (dengan agunan) antara lain penawaran bunga yang jauh lebih rendah ketimbang kita meminjam di &lt;i&gt;leasing&lt;/i&gt;. Bunga yang ditawarkan bervariasi, berkisar 11-15 persen per tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para pengusaha yang tidak mau laba kotornya terpotong semakin banyak, tentunya akan lebih suka memiliki fasilitas kredit di bank daripada di lembaga&lt;i&gt; leasing&lt;/i&gt;, tentunya jika mereka memiliki agunan yang cukup. Namun memiliki agunan bukan berarti otomatis langsung bisa mendapatkan pinjaman dari bank, karena bank tidaklah sama dengan pegadaian. Ada kemungkinan Anda tidak bisa mendapatkan pinjaman kredit modal kerja dari bank dikarenakan penilaian bank terhadap bisnis Anda. Berikut adalah beberapa pertimbangan bank yang perlu Anda perhatikan, agar mendapatkan pinjaman dari bank:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tujuan Peminjaman Anda&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bank akan memperhatikan tujuan peminjaman usaha Anda, apakah untuk perputaran modal kerja ataukah untuk hal lainnya. Hal ini guna menghindari penyalahgunaan, yang dapat berbuah merugikan baik bagi bank maupun bagi nasabah sendiri, seperti pemakaian dana dana untuk usaha sampingan (usaha lain selain yang diberitahu ke petugas bank), usaha ilegal, ataupun bukan untuk modal kerja, seperti untuk investasi bangunan, pembelian mesin/berat dan sebagianya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Track Record&lt;/i&gt; Anda di dunia Perbankan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bank dapat mengecek &lt;i&gt;track record&lt;/i&gt; nasabah dalam hal kredit di dunia perbankan/&lt;i&gt;leasing&lt;/i&gt;, termasuk pemakaian kartu kredit. Bank akan berpikir ulang memberikan pinjaman bagi Anda yang selalu terlambat membayar pemakaian kartu kredit, terlebih jika Anda pernah mengalami kredit macet di bank lain. Jika anda pernah mengalaminya, yang perlu Anda lakukan adalah menjelaskan kepada petugas bank mengenai penyebab masalah tersebut dan tegaskan bahwa hal itu sudah selesai, dengan menunjukkan tanda bukti pembayaran.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Peningkatan Omset dibanding Tahun Sebelumnya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda memiliki omset yang meningkat disbanding tahun sebelumnya, beritahukanlah hal ini kepada petugas bank. Ini akan menjadi poin plus dalam penilaian bank. Namun jika omset Anda tidak meningkat atau justru menurun, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan pinjaman. Jelaskanlah kepada petugas bank mengenai penyebab turunnya omset Anda, Anda bisa menceritakan beberapa faktor seperti mengenai kenaikan harga bahan baku, dampak kebijakan pemerintah, dan lain sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Reputasi Bisnis yang Baik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan ragu untuk menceritakan mengenai pengalaman Anda dan keberhasilan Anda mengelola bisnis pada petugas bank. Hal ini cukup penting karena petugas bank juga menjadikan reputasi bisnis Anda sebagai pertimbangan dalam memberikan kredit. Petugas bank biasanya bertanya mengenai siapa saja supplier dan customer Anda. Selain untuk mengetahui apakah Anda memiliki supplier dan customer tetap, hal ini juga dimaksudkan untuk melakukan trade checking, yakni untuk bertanya kepada mereka mengenai kegiatan transaksi usaha dengan Anda, sehingga petugas nasabah dapat mengetahui apakah para supplier dan customer tersebut mengenal Anda sebagai pengusaha yang memiliki reputasi bisnis yang baik. Jadi jika petugas bank bertanya mengenai supplier dan customer Anda, berilah mereka data beberapa supplier  dan customer tetap Anda yang sudah menjalin hubungan sejak lama dan sudah saling percaya, agar mereka bisa memberikan testimoni yang baik untuk Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mutasi Kredit yang Mencerminkan Omset&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda mengatakan omset Anda sebesar 500 juta Rupiah per bulan namun mutasi kredit pada rekening koran Anda hanya mencerminkan 100 juta rupiah saja setiap bulannya, maka petugas bank bisa jadi akan meragukan usaha atau malah kejujuran Anda (kecuali Anda memiliki alasan dan bukti yang kuat kalau customer Anda lebih banyak membayar menggunakan uang &lt;i&gt;cash&lt;/i&gt;).  Jadi sebaiknya, aktifkan mutasi kredit Anda, lakukan pembayaran melalui transfer/giro sehingga jumlah mutasi kredit per bulan di rekening koran Anda minimal mencerminkan 80% omset Anda per bulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Memiliki Dokumen Usaha yang Lengkap&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan lupa, lengkapi dokumen usaha Anda sebelum mengajukan permohonan kredit di bank. Dokumen usaha tersebut seperti akta CV/akta pendirian PT (kecuali jika usaha Anda berupa perusahaan perseorangan), NPWP, SIUP, dan TDP.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jumlah permohonan yang diajukan sesuai dengan kebutuhan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ajukan permohonan dengan nilai yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda membutuhkan 1 miliar Rupiah, jangan mengajukan 1,5 miliar Rupiah, kecuali Anda memiliki alasan tersendiri, seperti untuk cadangan modal kerja. Beberapa bank bisa mempertimbangkan hal ini dengan syarat tertentu, misalnya dengan menunjukkan PO (&lt;i&gt;Purchase Order&lt;/i&gt;) untuk setiap pencairan. Secara sederhana jumlah modal kerja yang Anda butuhkan dapat dihitung dengan rumus Persediaan + Piutang dagang – hutang dagang. Jika Anda memiliki persediaan sebesar 1 miliar rupiah dan piutang dagang sebesar 500 juta dan berhutang dagang sebesar 200 juta rupiah, berarti sederhananya jumlah kebutuhan modal kerja Anda ialah 1 miliar + 500 juta – 200 juta = 1,3 miliar Rupiah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sumber Pembayaran dan Kemampuan Membayar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu hal terpenting bagi bank adalah apakah Anda mampu membayar pinjaman beserta bunganya. Bank memiliki metode tersendiri untuk menghitung tingkat kemampuan membayar Anda. Pada intinya, jika fasilitas yang Anda ajukan berupa &lt;i&gt;overdraft financing&lt;/i&gt;/rekening koran, semakin besar laba operasional yang Anda peroleh tiap bulannya dibanding bunga yang harus Anda bayar, semakin baik pula penilaian bank terhadap tingkat kemampuan membayar Anda. Begitu pula jika fasilitas yang Anda ajukan berupa angsuran, penilaian bank terhadap tingkat kemampuan membayar Anda semakin baik jika semakin besar laba operasional yang Anda peroleh tiap bulannya dibandingkan pokok angsuran + bunga yang harus Anda bayar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nilai Agunan Anda&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bank akan memperhatikan agunan Anda. Upayakan agar jumlah pinjaman yang Anda ajukan tidak melampaui nilai agunan Anda. Namun sekali lagi, bagi beberapa bank agunan bukanlah pertimbangan utama, yang utama tetap pada penilaian terhadap bisnis Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda sudah yakin untuk meminjam kredit modal kerja di bank, ajukan permohonan Anda dan ceritakanlah kepada petugas bank mengenai tujuan peminjaman Anda secara jelas dan meyakinkan. Para petugas (&lt;i&gt;account officer/relationship officer/relationship manager&lt;/i&gt;) di beberapa bank bahkan siap menjadi ‘konsultan’ Anda yang tidak hanya menawarkan kredit di banknya, namun juga menggali kebutuhan Anda agar fasilitas kredit yang diberikan sesuai dengan yang Anda perlukan. Jadi, selamat mencoba! Semoga bisnis Anda terus berkembang dan semakin maju.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Salam,&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Rifa Mulyawan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Business Development Relationship Officer&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bank UOB Buana&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mobile  : 085693336266&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Telp        : (021) 5580470 / (021) 5580471&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Fax          : (021) 5580457&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Email     : rifamulyawan@uob.co.id&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;                      rifamulyawan@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1995564273826976069?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/1995564273826976069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/01/kredit-modal-kerja-bagaimana-cara.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1995564273826976069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1995564273826976069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/01/kredit-modal-kerja-bagaimana-cara.html' title='Kredit Modal Kerja: Bagaimana Cara Mendapatkannya?'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-9193239399616825625</id><published>2011-01-30T22:15:00.005+07:00</published><updated>2011-05-01T08:53:30.788+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Financial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Banking'/><title type='text'>Kredit Modal Kerja: Seberapa Penting?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hans, seorang pengusaha aksesoris pakaian, kini tengah berpikir untuk menambah barang-barang persediaan (stock) dagangannya. Menurut Hans, keberhasilan usaha yang digelutinya ini memang tak luput dari kelengkapan ketersediaan stock. Namun sayangnya, Hans tidak memiliki cukup modal untuk menambah persediaan barang. Berbeda dengan Hans, Aryo -seorang pengusaha perdagangan sarang wallet-, saat ini sedang mempertimbangkan untuk memberi tempo hutang yang lebih lama kepada para customer-nya, agar mereka tidak beralih ke supplier lain yang memberikan tempo berhutang lebih lama, dan jika memungkinkan, agar mendapatkan customer baru yang tertarik dengan penawaran mengenai tempo berhutang tersebut. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut, Aryo memiliki masalah yang sama dengan Hans, yakni modal. Terlebih, Aryo tidak bisa berhutang kepada para supplier-nya karena para supplier Aryo ialah para petani walet di luar kota yang menginginkan pembayaran dilakukan secara tunai. Permasalahan modal memang kerap kali membuat pengusaha seperti Aryo tidak cukup untuk meng-cover piutangnya. Tampaknya, permasalahan yang dihadapi oleh Hans maupun Aryo  ini juga banyak dihadapi oleh banyak pengusaha lainnya di Indonesia. Salah satu hal yang bisa menjadi solusi dari permasalahan tersebut tentunya adalah fasilitas kredit modal kerja yang ditawarkan oleh Bank maupun lembaga keuangan/pembiayaan lainnya, seperti leasing.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mengapa perlu meminjam modal kerja?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti ilustrasi di atas, banyak pengusaha yang ingin menambah barang persediaannya ataupun memberikan piutang kepada para customernya, namun hal tersebut sering terhambat oleh ketersediaan modal. Di sinilah peran kredit modal kerja sebagai solusi masalah persediaan (pembelian ataupun pembuatan stock barang) maupun masalah piutang. Sebuah industri barang jadi misalnya, akan melewati proses produksi, penyimpanan, dan penjualan. Selama proses produksi dan penyimpanan tersebut, tentunya perusahaan memerlukan dana untuk perputaran usaha, namun belum mendapatkan dana tersebut karena barang-barangnya belum terjual. Di sinilah saat-saat pengusaha membutuhkan dana, yang salah satunya bisa didapatkan melalui fasilitas Kredit Modal Kerja di bank atau leasing.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kapan para pengusaha membutuhkan Kredit modal kerja?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam bukunya yang berjudul &lt;i&gt;Change&lt;/i&gt;, Rhenald Kasali mengemukakan bahwa saat yang tepat untuk berubah menjadi lebih maju ialah justru ketika kita sedang berada di atas, saat sedang tumbuh/berada pada kondisi yang baik. Bertindak untuk lebih maju di saat kita sedang tumbuh akan berbuah optimal dan menjadikan usaha yang kita geluti semakin maju. Artinya, jika usaha Anda sedang berkembang, itulah waktu yang tepat untuk terus mengepakan sayap bisnis Anda dengan berupaya terus memenuhi kebutuhan customer akan persediaan barang atau kelenggangan bagi mereka untuk membayar.  Lalu bagaimana dengan pengusaha yang usahanya belum berkembang (masih stagnan)? Jika yang sudah berkembang saja berubah agar menjadi lebih maju dan lebih baik, sudah semestinya bagi yang usahanya dirasa belum mengalami kemajuan yang berarti  untuk lebih berani dan berubah. Mulai bertindak untuk mengembangkan usaha Anda sekarang, tidak perlu menunggu mendapatkan laba banyak terlebih dahulu baru kemudian melengkapi ketersediaan barang modal atau melakukan ekspansi, karena kita tidak tahu kapan itu akan terjadi dan belum lagi harga bahan baku/barang modal yang akan naik. Semakin berbahaya jika ditambah faktor perusahaan lain yang sudah semakin mendahului Anda dan banyak customer Anda yang beralih ke supplier lain, dan Anda masih belum berubah juga. Tentunya Anda tidak ingin hal itu terjadi, kan? Jika ada lembaga keuangan seperti bank/leasing yang bisa memberikan pinjaman kepada Anda untuk mengembangkan usaha Anda, mengapa perlu menunggu sekian tahun lagi untuk melakukannya? Jadi tidak perlu menunggu, sekarang lah saat yang tepat untuk mengembangkan usaha Anda.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rifa Mulyawan&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Business Development Relationship Officer&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Bank UOB Buana&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mobile   : 085693336266&lt;br /&gt;Telp     : (021) 5580470 / (021) 5580471&lt;br /&gt;Fax      : (021) 5580457&lt;br /&gt;Email    : rifamulyawan@uob.co.id&lt;br /&gt;       rifamulyawan@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-9193239399616825625?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/9193239399616825625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/01/kredit-modal-kerja-seberapa-penting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/9193239399616825625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/9193239399616825625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/01/kredit-modal-kerja-seberapa-penting.html' title='Kredit Modal Kerja: Seberapa Penting?'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1391819870383568464</id><published>2011-01-09T20:42:00.043+07:00</published><updated>2011-01-10T00:48:14.827+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='People'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>RODP Batch 7 UOB Buana: Para Calon Superbanker yang Tidak Hanya Super dan Bukan Sekedar Banker</title><content type='html'>9 Agustus 2010, saya bergabung menjadi bagian dari sebuah bank yang kelak akan menjadi salah satu bank utama di Indonesia, UOB Buana. Sebagai &lt;i&gt;subsidiary&lt;/i&gt; dari salah satu bank dengan jaringan terbesar di Asia Pasifik -UOB Group-, Bank UOB Buana tentunya bangga memiliki saya. Eh salah, terbalik. Saya tentunya bangga bisa bergabung sebagai &lt;del&gt;pemilik saham&lt;/del&gt; pegawai di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, ternyata kebanggan saya tersebut hanya bertahan beberapa bulan, eh, beberapa minggu saja. Kebanggaan saya tersebut dikalahkan oleh ketakutan dan kepanikan saya, setelah melihat makhluk-makhluk asing yang bernama &lt;i&gt;fact sheet&lt;/i&gt;, nilai penyusutan, &lt;i&gt;asset turn over&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;flat-tiering&lt;/i&gt;, dan istilah-istilah lainnya yang baru pertama kali saya dengar sampai merasuki saya hingga ke dalam mimpi. Bayangkan, saya pernah mimpi sedang kencan dengan (mantan) teman wanita saya, namun di tengah perbincangan yang ber-&lt;i&gt;setting&lt;/i&gt; di kursi taman tersebut (*&lt;i&gt;standar&lt;/i&gt;) tiba-tiba dia bertanya, "&lt;i&gt;Yang&lt;/i&gt;, kalau di UOB bunga tabungannya &lt;i&gt;flat&lt;/i&gt; atau&lt;i&gt; tiering&lt;/i&gt;?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya, berbagai pelajaran yang saya benci, hina, ejek, caci maki dan sumpah serapahi sejak SMA berbalik 180 derajat menjadi harus saya sukai, cintai, kuasai, impikan dan dambakan. Tentunya itu proses yang tidak mudah. Akibat berusaha menyerap pelajaran tersebut, saya menjadi depresi dan kerap murung, menyendiri, stres sendiri, dan kadang terpikir untuk bunuh diri dengan cara meminum obat nyamuk Hit yang beraroma &lt;i&gt;orange&lt;/i&gt;. Namun, saya membatalkan niat tersebut karena saya tak suka rasa jeruk. Saya mencoba mencari-cari Hit Rasa Apel atau Strawberry, ternyata belum ada di pasaran. Jadi, saya tiba-tiba mengurungkan niat saya untuk bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, saya rindu sekali dengan pelajaran kuliah saya, ilmu yang paling menarik di dunia, ilmu politik (nggak juga sih sebenernya, saya juga jaman kuliah lebih sering nggak ngerti apa yang sedang dibahas). Tapi yang jelas, saya begitu rindu dengan kondisi kuliah, ketika bebas-bebasnya bermain, tanpa tekanan mempelajari ilmu yang tidak kita sukai, bebas-bebasnya bergaya, serta saat-saat diantar dan ditunggui ibu di kampus. Dan tentunya, saat itu saya masih imut-imut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, saya harus bangkit. Saya harus menerima konsekuensi dari pilihan saya sendiri untuk memulai karir di bidang yang belum pernah saya pelajari sebelumnya. Perlahan, saya mencoba untuk menerima kenyataan bahwa saya bekerja di sebuah bank yang memang lebih banyak menggunakan ilmu akuntansi dan ekonomi ketimbang ilmu yang saya kuasai, yaitu ilmu fisika dan kimia (*&lt;i&gt;eh&lt;/i&gt;). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain datang dari diri sendiri, motivasi juga datang dari rekan-rekan sekantor saya di RODP Batch 7. Merekalah orang-orang hebat yang telah menjadi inspirasi bagi saya untuk melawan pikiran-pikiran negatif yang terbesit di otak saya. Merekalah yang menjadi inspirator sekaligus motivator bagi saya. Siapa sajakah mereka? Inilah para calon superbanker tersebut: (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jadi sebenarnya tulisan yang awalnya dipenuhi dengan basa-basi dan ngalor-ngidul kesana-kemari ini, ujung-ujungnya intinya pengen memperkenalkan orang-orang ini&lt;/span&gt;):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnatO0JV-I/AAAAAAAAASM/G80epkREMco/s1600/adri.jpg"&gt;&lt;img style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 204px; height: 209px; " src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnatO0JV-I/AAAAAAAAASM/G80epkREMco/s320/adri.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560215685571368930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adrian Hermansyah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di balik penampilan anak baiknya, Adri –nama panggilan Adrian- menyimpan sejuta misteri. Pria yang juga seorang peneliti sosiologi ini dapat mengeluarkan ejekan-ejekan yang dapat membuat Anda tertawa. Tetapi jangan tersenyum-senyum dulu, kalau Anda yang menjadi target ejekannya, bersiaplah, bisa-bisa Anda tidak ingin lagi mengenalnya. Selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbB1PWUFI/AAAAAAAAASk/Vp779lkF3kY/s1600/allan.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbB1PWUFI/AAAAAAAAASk/Vp779lkF3kY/s320/allan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216039483396178" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 105px; height: 212px; " /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Allan Stive Angdi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‘Allan baik’ itulah nama panggilan untuk Allan Stive dari Pak Wakky. Tak heran memang, karena dari jarak 10 meter pun kita sudah bisa mengira bahwa dirinya adalah seorang anak baik yang terlahir baik dari ayah baik dan ibu baik serta memiliki kakak dan adik yang baik-baik pula. Pantaslah ia menjadi siswa RODP batch 7 yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbKZXWljI/AAAAAAAAAS0/U1WTAeldEWU/s1600/andyka.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbKZXWljI/AAAAAAAAAS0/U1WTAeldEWU/s320/andyka.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216186619598386" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 181px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Andyka Felani&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda ingin tahu sosok finalis L-Men of the year 2012? Temuilah Andyka Felani. Pria bertubuh kekar berwajah manja ini (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;loh?&lt;/span&gt;) memang menggemari fitness. Mau makan inget fitness, mau tidur inget fitness, mau pergi inget fitness, mau semua-muanya pokoknya inget fitness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbGhZjOiI/AAAAAAAAASs/a0xgaFr2p90/s1600/andre.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbGhZjOiI/AAAAAAAAASs/a0xgaFr2p90/s320/andre.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216120056822306" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 135px; height: 144px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Andre Setyabudi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;“Jembret!” satu kata khas dari pria humoris ini. Ahli IT saingan Roy Sukro yang memiliki sifat ramah dan hangat ini dapat berubah seketika menjadi garang jika Anda membangunkan tidurnya di waktu yang tidak semestinya. Oleh karena itu jangan macam-macam dengan pecinta &lt;i&gt;gadget &lt;/i&gt;yang satu ini atau Anda akan kena “Jembret!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbnbY0_RI/AAAAAAAAATk/9nTLI46SXYk/s1600/Eva.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbnbY0_RI/AAAAAAAAATk/9nTLI46SXYk/s320/Eva.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216685378862354" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 212px; height: 294px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Angelia Evani&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Eva, begitu wanita cantik ini biasa dipanggil. Cici geulis asal bandung ini teh sangat ramah dan murah senyum. Setelah lulus dari kuliahnya tahun lalu, Epa (nama panggilannya daam bahasa sunda) telah berfengalaman menjadi seorang Relationshif oppicer di salah satu bank (yang juga merupakan hasil akuisisi bank local oleh salah satu bank dari singapura) yang tidak boleh disebutkan disini namanya yaitu OCBC NISP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbOmfxp3I/AAAAAAAAAS8/NQmAamEdUFI/s1600/anggi.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbOmfxp3I/AAAAAAAAAS8/NQmAamEdUFI/s320/anggi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216258864064370" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 291px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Anggi Baginda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Wisata kuliner, itulah hobi dari seorang pria ramah ini. Tempat makan pempek, baso, nasi goreng, sate, Kue ape, gulali, masakan padang, cotto makasar, atau apapun yang enak di seluruh jabodetabek, pasti ia tahu. Bukan tidak mungkin ia sebenarnya pun tahu dimana tempat makan daging orang yang enak. Selain wisata kuliner, Anggi juga senang bergaul di dunia maya, dunia nyata, maupun dunia akhirat. Ia sangat aktif berkicau di twitter dan menjadi tweeps yang paling sering ngetweet se-Jakarta Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbU0xu6XI/AAAAAAAAATE/A5EMeAjKBWk/s1600/askar.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbU0xu6XI/AAAAAAAAATE/A5EMeAjKBWk/s320/askar.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216365776693618" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 195px; height: 259px; " /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Askar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kriuk kriuk. Itulah suara saat kita mengunyah Ayam Goreng KFC yang terkenal &lt;i&gt;crispy&lt;/i&gt; itu. Rasakanlah sensasi yang sama di kelas RODP saat Anda mendengarkan lawakan-lawakan yang dilontarkan oleh Bung Askar. Di samping sering menggelontarkan lawakan saat hari masih pagi, pria mirip Obama yang dikenal juga dengan Djayusman ini kerap kali mengeluarkan gombalan mautnya yang cukup membuat orang-orang di sekitarnya berekspresi seperti ini -___-“ atau &lt;_&lt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbjkw6WxI/AAAAAAAAATc/UBZomI8cIlI/s1600/citra.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbjkw6WxI/AAAAAAAAATc/UBZomI8cIlI/s320/citra.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216619176319762" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 184px; height: 314px; " /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Citra Oktavia Hutabarat &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang mengaku memiliki kemiripan wajah dengan Luna Maya ini memiliki nama artis Citra Faradila. Ia memiliki hubungan emosional yang erat dengan Departemen Perhubungan. Bukan, bukan karena mirip angkutan kota, tetapi karena hampir setiap pagi ia pergi bekerja dengan menumpang bus Departemen Perhubungan. Sebelum bergabung dengan Bank UOB Buana, dirinya adalah seorang marketer sebuah perusahaan asuransi. Di samping itu, Citra yang bercita-cita (baca: ngarep) menjadi istri Won Bin ini juga telah sering menjadi penyanyi dalam acara pernikahan serta MC berbagai macam acara. Ke depannya, ia juga berminat untuk mengepakkan sayapnya di dunia model, khususnya model untuk pakaian ibu hamil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbrUeGqwI/AAAAAAAAATs/rfUbPUuC4jM/s1600/Evi.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbrUeGqwI/AAAAAAAAATs/rfUbPUuC4jM/s320/Evi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216752241421058" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 232px; height: 282px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Evie Tungerapan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saudara kembar dari marissa, kemana-mana selalu berdua. Bahkan Pak Tedy pun pernah memanggilnya ‘Marissa’. Wanita murah senyum ini tampak selalu ceria, ekspresif, dan pastinya, rajin BBM-an saat trainer sedang mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnb7GVPu1I/AAAAAAAAAUE/6l1VQxVKTrI/s1600/marissa%2B2.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnb7GVPu1I/AAAAAAAAAUE/6l1VQxVKTrI/s320/marissa%2B2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560217023324076882" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 174px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Marissa &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saudara kembar dari Evie, kemana-mana selalu berdua. Bahkan Pak Tedy pun pernah memanggilnya ‘Evie’. Jangan tertipu dari perawakan luarnya. Hati-hati, wanita yang terlihat jarang keluar ini, ternyata adalah anak yang liar. Kadang-kadang ia juga gila. Gila beneran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbfpwpdhI/AAAAAAAAATU/mx6J1EHL1-Y/s1600/chaca.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbfpwpdhI/AAAAAAAAATU/mx6J1EHL1-Y/s320/chaca.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216551797913106" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 216px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Farizha Dimar &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ingat Bunda Theresa? Anda akan menemukan gambaran yang sama saat bertemu dengan Chacha. Bukan, bukan karena cacha keturunan India apalagi suka menari di balik pohon, tetapi karena sifat baik dan perhatiannya yang membuatnya demikian. Butiran kacang berlapis coklat yang lezat ini dapat dimakan kapan saja menemani hari-hari Anda (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;loh?&lt;/span&gt;). Ia kini sedang mencari seorang pria yang dewasa dan sangat setia serta tidak terpikir untuk poligami. Chaca memiliki kulit putih, rambut panjang, lembut, halus, dan perhatian. Mencari pria berkulit putih, dewasa, setia, dan mampu membuatnya melayang. Klik www.kontakjodoh.com untuk info lebih lanjut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbvlZBLLI/AAAAAAAAAT0/s-Vo4OXHE1k/s1600/firda.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbvlZBLLI/AAAAAAAAAT0/s-Vo4OXHE1k/s320/firda.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216825502969010" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 237px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Firda Aloysia &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Juragan Pempek asal Palembang pemilik rambut ala gadis Sunsilk ini adalah seorang wanita yang suka dipeluk dan memeluk. Hal ini terlihat dari aktifitas sehari-hari yang biasa ia lakukan bersama Norman. Sekali lagi, itu yang terlihat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnb0v23H4I/AAAAAAAAAT8/_VqRn8yONjc/s1600/Joko.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnb0v23H4I/AAAAAAAAAT8/_VqRn8yONjc/s320/Joko.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216914211839874" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Joko Wiyanto &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tinggi besar dan aktif di kelas, itulah sosok Joko Wiyanto. Pria yang gemar bermain basket ini tidak hanya aktif bertanya, tetapi juga aktif menelepon yayangnya. Berkali-kali ia terlihat sedang melakukan teleponan dengan kekasih hatinya di Samarinda sana, dan juga yang di Jakarta, dan juga yang di Makassar, dan ada juga yang di bekasi, Medan, Lampung, Surabaya, Jogja, Batam, Semarang, dll (&lt;i&gt;ini tempat pacar-pacarnya Joko apa lokasi cabang Bank UOB Buana sih?&lt;/i&gt;)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncAKlHVFI/AAAAAAAAAUM/ktRxrwsQnKU/s1600/mica.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncAKlHVFI/AAAAAAAAAUM/ktRxrwsQnKU/s320/mica.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560217110363722834" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 276px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mica &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Seorang gadis yang lugu, lucu, cantik, polos, baik, ramah, dan innocent. Itulah gambaran dari seorang mica… 15 tahun yang lalu. Seorang wanita anggun yang pernah diproyeksikan menjadi suster yang mengabdi di gereja tapi tak sesuai harapan ini memiliki keinginan yang kuat untuk maju. Ketawanya yang menggelegar membuatnya dikenal sebagai seorang yang mampu meramaikan suasana (&lt;i&gt;maksudnya membuat berisik&lt;/i&gt;).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncFI4XMzI/AAAAAAAAAUU/hRJ5hAyHflU/s1600/mike.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncFI4XMzI/AAAAAAAAAUU/hRJ5hAyHflU/s320/mike.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560217195806929714" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mike &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;WHAAAAAT? FFFF*CKKK! Itulah penggalan kata yang amat sangat familiar dan tenar di kalangan RODP Batch 7. 2 kata yang diucapkan dengan nada meninggi tersebut pertama kali dipopulerkan oleh Mike, seorang pria gaya masa kini yang sayangnya tinggal di kota bekasi (kompetitor abadi Kota Tangerang).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncI_6FGlI/AAAAAAAAAUc/t_qfLGzkty0/s1600/norman.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncI_6FGlI/AAAAAAAAAUc/t_qfLGzkty0/s320/norman.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560217262117689938" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 120px; height: 255px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Norman Wongso &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tenang-tenang menenggelamkan, itulah Norman Wongso. Pria pintar (yaiyalah lulusan australi gitu) dengan perilaku di awal tenang tetapi melakukan gebrakan luar biasa, dengan menjadi orang pertama yang mendapatkan pasangan di RODP 7. Ia mendapatkannya dalam waktu yang cukup singkat dari pertemuan pertama, kurang dari satu bulan saja saudara-saudara. Luar biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbZLOXIeI/AAAAAAAAATM/Jd6FHhYZpXA/s1600/astri.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnbZLOXIeI/AAAAAAAAATM/Jd6FHhYZpXA/s320/astri.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560216440521826786" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 123px; height: 166px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Nur Astri Sari&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;453 itulah 3 angka yang dapat menuliskan namanya. Ya agak alay sih tulisannya, tapi yaudahlah ya (&lt;i&gt;peace&lt;/i&gt;! :D). Wanita bercalon suamikan pemain band ini adalah anak RODP 7 yang termuda. Walau menjadi yang termuda, namun ia dapat dikatakan sebagai salah seorang yang menjadi panutan belajar di kelas. penampilannya yang selalu anggun (&lt;i&gt;beauty&lt;/i&gt;), kemampuannya menguasai akuntansi dan mata pelajaran apapun yang diajarkan di kelas (&lt;i&gt;brain&lt;/i&gt;), serta perilakunya yang santun (&lt;i&gt;behavior&lt;/i&gt;) sudah selayaknya menobatkan dirinya sebagai Miss Banjarmasin.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncNOfvHWI/AAAAAAAAAUk/zm9eb8qIKMY/s1600/rian.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncNOfvHWI/AAAAAAAAAUk/zm9eb8qIKMY/s320/rian.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560217334753205602" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 180px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rian Dinata &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi seorang yang telah merasakan asam pahitnya dunia. Sempat menjadi &lt;i&gt;supervisor&lt;/i&gt; di salah satu bank, pria metroseksual dan mengaku rada sensual (&lt;i&gt;hueeeekkk&lt;/i&gt; #muntah) ini akhirnya berlabuh di Bank UOB Buana. Sejuta pengalaman membuatnya mudah berbicara kepada orang lain, tetapi sulit berhenti bicaranya. Pria ini termasuk pria yang royal. Tinggikanlah hatinya, pujilah dirinya, panggil ia bos, dan Anda akan ditraktir makan atau dibayari taksi olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncU40VQoI/AAAAAAAAAUs/CdpsA94VhnM/s1600/Rifa.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncU40VQoI/AAAAAAAAAUs/CdpsA94VhnM/s320/Rifa.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560217466372964994" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 202px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rifa Mulyawan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pria yang mengaku biasa-biasa saja padahal imut ini kerap memilih image tenang di lingkungan barunya. Karena biar keliatan rada &lt;i&gt;cool-cool&lt;/i&gt; keparat gimaanaaa gitu, walau jatohnya malah kayak orang linglung bingung tanpa tujuan hidup, tapi tetep keliatan ganteng sih. Remaja yang suka memakan &lt;i&gt;Panadol Cold &amp;amp; Flu&lt;/i&gt; supaya mukanya mirip Afgan ini sangat senang ketika mendapat &lt;i&gt;doorprize&lt;/i&gt; sebuah sepeda waktu acara &lt;i&gt;Outbound&lt;/i&gt; RODP 7 UOB Buana. Namun tanpa disadarinya, sepertinya sepeda itu kurang berguna buat dirinya saat ini. Oleh karena itu ia berminat menjualnya. Ada yang mau? 750 ribu Rupiah saja. Call/SMS di 085693336266. Bonus satu buah &lt;del&gt;kulkas dua pintu&lt;/del&gt; kartu anggota Rifalovers. Cepat, persediaan sangat terbatas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSna9NJNTRI/AAAAAAAAASc/yk9vx-mKLYw/s1600/aldi.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSna9NJNTRI/AAAAAAAAASc/yk9vx-mKLYw/s320/aldi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560215960000744722" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 226px; height: 294px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ronaldi Lambert &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;“Di bank saya yang dulu….” Itu adalah salah satu kata-kata paling fenomenal dari Aldi. Ya, Ia memang memiliki banyak sekali pengalaman kerja di dunia perbankan. Hal tersebut menjadikannya kerap berbagi berbagai pengalamannya di dunia perbankan kepada rekan-rekannya di RODP. Aldi juga dikenal sebagai salah seorang yang paling gaya di RODP Batch 7 Bank UOB Buana. Dapat dikatakan, Aldi adalah orang paling gaya urutan ke 24. Bersiaplah untuk terpesona saat ia mengenakan kerah V-Necknya dan kalung andalannya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSndaSz8XNI/AAAAAAAAAVM/G_NqIBlAzaw/s1600/alan.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSndaSz8XNI/AAAAAAAAAVM/G_NqIBlAzaw/s320/alan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560218658761628882" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Stewart Alan Hartana &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada pria yang memenuhi kriteria paket lengkap, itulah Stewart Alan Hartana. Pria muda yang enerjik ini memiliki wajah yang tampan, pintar, &lt;i&gt;fashionable&lt;/i&gt;, kerap mencairkan suasana, baik serta rendah hati. Bagi Kamu para lelaki yang sedang mencari pasangan ideal, silahkan hubungi Stewart.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnciS-OFwI/AAAAAAAAAU0/OnJIZHRFQ5k/s1600/wilson%2B2.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnciS-OFwI/AAAAAAAAAU0/OnJIZHRFQ5k/s320/wilson%2B2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560217696732059394" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 187px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wilson &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pria dengan wajah aktor oriental ini adalah cerminan pemuda yang akan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya, dengan siraman rohani yang bisa dilakukannya tidak hanya bilingual seperti di TV, tetapi dengan 4 bahasa (Indonesia, Inggris, Mandarin, Makassar). Kepiawaiannya bermain tenis meja-basket-sepakbola juga menjadi poin plus baginya sebagai pendeta yang merangkap sebagai RO sekaligus atlet.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncntnK8rI/AAAAAAAAAU8/v8u24v_JCaw/s1600/yanto.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncntnK8rI/AAAAAAAAAU8/v8u24v_JCaw/s320/yanto.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560217789782487730" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 147px; height: 304px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yanto&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Berpengalaman sebagai &lt;i&gt;salesman &lt;/i&gt;produk makanan selama beberapa tahun membuatnya gemar mencoba makanan-makanan baru, salah satunya dengan mencoba daging Anggi, eh, daging Rusa. Pria murah senyum, murah tawa, dan murah tarifnya yang kerap memilih naik taksi ketimbang jalan kaki ini telah terpengaruh oleh Citra Faradila untuk turut mempopulerkan kata ‘&lt;i&gt;Cyiiiiiiiin&lt;/i&gt;’. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncsPYc7NI/AAAAAAAAAVE/labsJ_FNRSQ/s1600/yu%2Bkwie.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSncsPYc7NI/AAAAAAAAAVE/labsJ_FNRSQ/s320/yu%2Bkwie.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5560217867567033554" style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 245px; height: 283px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yu Kwie &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Koh Yu Kwie, sosok pemuda penuh semangat yang sesekali dapat berubah menjadi sosok ngkoh pedagang beras beromset miliaran. Beberapa kali mencoba menghidupkan suasana dimanapun ia berada, karena dirinya memang termasuk pasukan anti mati gaya. Ia memiliki ribuan stok tebak-tebakan mulai dari bagaimana cara masukkan gajah ke dalam kulkas, bagaimana cara masukan jerapa ke dalam kulkas, siapa hewan yang tidak ikut rapat hingga bagaimana cara musafir menyebrangi sungai temat tinggal buaya. Ia juga memiliki aneka games yang dapat mencerhkan hari-hari Anda. Pantas saja Marissa pun agaknya sedang terpincut dengannya. #&lt;i&gt;eh  &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah gambaran amat sangat singkat mengenai para trainee RODP Batch 7. Kini, kami tidak lagi saling bertemu, karena kami ditempatkan di daerah yang berbeda-beda, mulai dari di Jakarta Raya, Bandung, Yogyakarta, Tegal, Surabaya, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, hingga Makassar, sesuai dengan lokasi rumah kami. Kami tidak tahu apakah akan kembali bertemu lagi atau justru perpisahan kami di penghujung Bulan Desember lalu adalah pertemuan kami yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada teman-teman RODP Batch 7, saya hanya ingin mengucapkan selamat berjuang, semoga kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti, ketika kita sudah menjadi seseorang yang amat membanggakan untuk diri, keluarga, serta lingkungan sekitar kita. Ketika kita sudah sukses, dan mampu menyukseskan orang lain. Selamat menjalani hidup, sukses untuk kita semua dan semoga kita bahagia selamanya. Ingat kata Pak Wakky, &lt;i&gt;The Best Marketer is The Happy Customer&lt;/i&gt; (*&lt;i&gt;nggak nyambung&lt;/i&gt;). Sampai Jumpa!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1391819870383568464?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/1391819870383568464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/01/rodp-batch-7-uob-buana-para-calon.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1391819870383568464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1391819870383568464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/01/rodp-batch-7-uob-buana-para-calon.html' title='RODP Batch 7 UOB Buana: Para Calon Superbanker yang Tidak Hanya Super dan Bukan Sekedar Banker'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/TSnatO0JV-I/AAAAAAAAASM/G80epkREMco/s72-c/adri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-2575549596627511832</id><published>2011-01-02T18:51:00.002+07:00</published><updated>2011-01-02T18:55:17.684+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Blog yang Terlantar dan Masa Depannya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;“Kemarin-kemarin perasaan dia rajin salat, tapi sekarang kok beda ya?”&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernahkah Anda menemui orang-orang semacam itu? Atau jangan-jangan, Anda sendiri begitu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika ya, Anda tidak sendiri. Ada kalanya seseorang menjadi rajin, namun ada juga masanya ia menjadi seorang yang amat  pemalas. Di satu waktu seseorang bisa menjadi sangat rajin menabung, namun di waktu lainnya ia tiba-tiba berubah menjadi seorang yang lebih boros daripada anggota DPR yang ke Afrika Selatan untuk melihat seragam pramuka di sana. Ya, rasanya banyak orang yang mengalami seperti ini, yang kadang tiba-tiba menjadi tidak konsisten atas suatu hal. Termasuk saya.  Kadang saya memang berusaha untuk menjalankan salat lima waktu yang berhukum wajib itu, namun ada kalanya saya pernah satu hari tidak menjalankan salat sama sekali. Ah, sudahlah, saya tidak sedang ingin membahas itu. Setiap mengingat-ingat hal itu, saya merasa sangat bersalah (waktu menulis ini sedang berada di masa rajin salat).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dahulu, saya begitu menggebu-gebu untuk menulis, sampai-sampai kerap bersemangat untuk ikuti berbagai perlombaan –walau hampir selalu tidak jadi ikut, atau kalau jadi ikut pun ya tidak pernah menang. Semangat saya untuk menulis itu kian mengendur, hingga mungkin dapat dikatakan hampir musnah. Tahun 2010, dapat dilihat, tidak ada satu pun tulisan yang saya luncurkan di blog ini.  Mengapa demikian? Kok bisa? Entahlah, yang jelas, saya memang merasakan tiada gairah untuk menulis di tahun itu, kecuali menulis skripsi –itu pun dengan tanpa gairah sebenarnya. Tapi, di tahun 2011 ini, saya bertekad untuk kembali menulis, apapun yang ingin saya tulis. Entah menulis opini, pengalaman, kutipan-kutipan inspiratif, cukilan buku, ataupun sekedar menulis tentang mengapa saya dilahirkan tampan. Eh maaf, maksudnya sekedar menulis apapun tentang diri saya. Saya menyadari mungkin semangat saya menulis sekarang ini paling lama juga bertahan 3 bulan, itu juga sudah bagus. Tapi, setidaknya, saya sudah berusaha untuk mulai kembali. Semoga bertahan lama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-2575549596627511832?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/2575549596627511832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/01/blog-yang-terlantar-dan-masa-depannya.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/2575549596627511832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/2575549596627511832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2011/01/blog-yang-terlantar-dan-masa-depannya.html' title='Blog yang Terlantar dan Masa Depannya'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-8636867204293916943</id><published>2009-09-29T17:47:00.006+07:00</published><updated>2009-10-18T11:45:23.598+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love Indonesia'/><title type='text'>Sayang Rasa Sayange: Rasa Sayang yang Muncul dan (Kembali) Tenggelam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suasana peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke 64 terusik oleh isu pengklaiman Tari Pendet oleh Malaysia.  Tari Pendet muncul dalam iklan promosi pariwisata Malaysia, yang ditayangkan oleh stasiun televisi internasional &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Discovery Channel&lt;/span&gt;. Menurut pihak pemerintah Malaysia, materi iklan tersebut merupakan tanggung jawab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Discovery Channel&lt;/span&gt;, dan bukan disengaja oleh pemerintah Malaysia. Walaupun demikian, Malaysia secara resmi mengucapkan permohonan maafnya kepada bangsa Indonesia.  Tentu saja ini bukan pertama kali pengklaiman hasil karya budaya bangsa Indonesia oleh Malaysia. Kesenian reog ponorogo, batik, dan angklung adalah beberapa sedikit contohnya. Bahkan, belum lama ini pemerintah Malaysia –melalui situsnya yang beralamat di &lt;a href="http://www.warisan.gov.my/"&gt;http://www.warisan.gov.my&lt;/a&gt;- mengklaim bahwa gamelan dan wayang kulit  adalah warisan budaya bangsa Malaysia. Demikian pula dengan rendang, ketupat, laksa, dan cendol yang diakui sebagai warisan makanan bangsa Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masih teringat dalam ingatan saya, beberapa tahun lalu, ketika isu pengklaiman lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; oleh Malaysia sangat ramai diberitakan dan diperbincangkan oleh banyak orang. Kala itu, Malaysia menggunakan lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;theme song&lt;/span&gt; iklan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Visit Malaysia&lt;/span&gt;. Tak pelak, hal tersebut memancing kemarahan bangsa Indonesia. Berbagai protes muncul menentang klaim yang dilakukan oleh Malaysia tersebut. Selain itu, lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; tiba-tiba menjadi lagu favorit para penyanyi Indonesia yang tampil di televisi. Di berbagai acara, mereka menyanyikan lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; dengan berbagai macam variasi. Tak lupa, mereka juga mengingatkan pemirsa agar mengenali dan mencintai lagu tersebut. Kasus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; tersebut memang pada akhirnya turut memberikan pelajaran bagi bangsa Indonesia sendiri agar lebih menjaga, melestarikan, serta mencintai budaya bangsanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun pada kenyataannya, lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; yang bertransformasi menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayang Hey&lt;/span&gt; itu sangat kental dalam kehidupan sehari-hari rakyat Malaysia. Setidaknya itulah pengakuan warga Malaysia saat itu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayang Hey&lt;/span&gt; adalah lagu yang sering dinyanyikan oleh anak-anak kecil hingga orang dewasa di sana sejak dahulu. Lagu ini juga dinyanyikan oleh para pengamen di jalan, hingga penyanyi di kafe-kafe.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian, pertanyaan yang timbul adalah, adakah gema &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; di negeri ini? Sebelum adanya ribut-ribut lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; yang diklaim Malaysia, sepertinya hampir seluruh rakyat negeri ini tidak ada yang ingat mengenai lagu itu, tidak mempedulikannya, terlebih menyanyikannya. Barulah saat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; diklaim oleh negeri tetangga, para mahasiswa, pegawai kantor, penjaga toko, hingga pejabat kelas atas mempunyai rasa kepemilikan atas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt;. Orang-orang ramai  memperbincangkan lagu itu dan para penyanyi menyanyikannya saat tampil di televisi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sabtu, 10 November 2007. Saat itu saya menjadi MC acara bakti sosial di sebuah SD negeri di Kota Depok. Tentunya pada saat itu saya berinteraksi dengan para siswa, yang sebagian besar adalah siswa kelas 3. Di satu kesempatan, saya memandu sebuah kuis dengan mengajukan pertanyaan kepada mereka. “Ada yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tau nggak&lt;/span&gt;, lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; dari daerah mana?” Tanya saya. Tidak sesuai perkiraan saya, seisi kelas hening. Tidak ada satupun siswa yang bisa menjawabnya walau saya sudah mengulang pertanyaannya berkali-kali. Akhirnya saya memberitahu jawaban yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; itu dari Maluku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya melanjutkan, “Jadi kalau ada yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bilang&lt;/span&gt; lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; itu dari Malaysia, berarti itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;boooo.&lt;/span&gt;....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ooong...!&lt;/span&gt;” sambung para siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Terus ada yang bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyanyiin&lt;/span&gt; lagunya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggak, hayoo dapet&lt;/span&gt; hadiah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lhoo...&lt;/span&gt;,” ucap saya memancing mereka agar berani tampil ke depan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun kelas kembali diam. Tidak ada satu pun siswa yang menyambar pancingan saya. Ada dua kemungkinan: tidak ada yang berani bernyanyi di depan kelas, atau tidak ada yang tahu lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt;. Kabar buruknya, ternyata kemungkinan kedua lah yang sedang terjadi. Tidak ada satupun dari mereka yang tau atau sekedar pernah mendengar lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian saya kembali mengajukan sebuah pertanyaan, “kelau lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kekasih Gelapku &lt;/span&gt;tau nggak?”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Tauuuu...! Ungu kak Unguuuuu...!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya hanya tertawa kecil, miris. Bagi saya, tidak masalah mereka mengenal dekat lagu milik Ungu yang memang saat itu selalu diputar stasiun televisi dan dinyanyikan banyak orang. Namun, hal yang menyedihkan ialah mereka jauh lebih mengenal lagu-lagu populer orang dewasa ketimbang lagu daerah dari Bangsa ini. Terlebih, saat itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; sedang menjadi pembahasan orang banyak. Itu adalah kejadian yang saya alami di sebuah SD negeri yang letaknya tak jauh dari ibukota negara. Jika mereka saja tak mengenal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt;, saya tak bisa membayangkan bagaimana dengan anak-anak yang berada di daerah-daerah terpencil di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kejadian yang baru saja saya alami tersebut semakin menyadarkan saya mengapa negara tetangga kita berani mengklaim lagu rakyat yang selama ini diyakini berasal dari Indonesia sebagai milik mereka. Jika pun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; adalah makhluk yang bernyawa dan diberikan kebebasan memilih untuk menentukan lebih ingin ‘tinggal’ di Malaysia atau di Indonesia, sepertinya saya sudah tau jawabannya. Adakah kemegahan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; di negeri kita?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua tahun telah berlalu. Pada tanggal 17 Agustus 2009 lalu, saya bertemu dengan seorang anak berpakaian seragam SD di sebuah angkutan kota. Iseng-iseng, saya memulai perbincangan dengan anak lelaki yang ingin mengikuti upacara bendera di sekolahnya itu. Setelah bertanya beberapa hal mengenai sekolahnya, saya pun bertanya tentang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt;. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tau&lt;/span&gt; lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange, nggak&lt;/span&gt;?” Tanya saya. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Enggak&lt;/span&gt; kak, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;emangnya kenapa?&lt;/span&gt;” jawabnya. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hehe... gak apa-apa&lt;/span&gt;,” jawab saya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, dua tahun telah berlalu. Namun sepertinya belum ada peningkatan mengenai ‘eksistensi’ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; di mata siswa SD, generasi muda pewaris bangsa ini. Memang ini bukan berarti membuktikan bahwa rakyat negeri ini tidak mencintai negaranya. Namun, bagaimana mau menjaga harta bangsa ini kalau para pewarisnya saja tak sayang? Dan bagaimana mau menyayanginya kalau tak mengenalinya? Saat ini, saya pun hanya bisa terdiam. Berusaha menikmati video wayang kulit yang dari tadi (masih) membuat saya mengantuk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-8636867204293916943?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/8636867204293916943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/09/sayang-rasa-sayange-rasa-sayang-yang.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/8636867204293916943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/8636867204293916943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/09/sayang-rasa-sayange-rasa-sayang-yang.html' title='Sayang Rasa Sayange: Rasa Sayang yang Muncul dan (Kembali) Tenggelam'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1658641739507945158</id><published>2009-08-10T11:27:00.009+07:00</published><updated>2009-08-10T11:42:08.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Books'/><title type='text'>Jakarta Transportation Guide: Keliling Jakarta dengan Modal Nekat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Resensi Buku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul : The Pelancong Nekat Jakarta Transportation Guide&lt;br /&gt;Penulis : Rizal Khadafi&lt;br /&gt;Editor : Raditya Dika&lt;br /&gt;Penerbit : Bukuné&lt;br /&gt;Cetakan pertama, April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-iXXuEOvI/AAAAAAAAAQ0/y2gGtnDRs4o/s1600-h/IMG0180A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-iXXuEOvI/AAAAAAAAAQ0/y2gGtnDRs4o/s320/IMG0180A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368187803236842226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Dengan buku ini, kamu hanya butuh nekat,” demikian pernyataan si Nekat, Rizal Khadafi, dalam salam nekatnya. Menurut Rizal, buku ini akan menjadi obat ampuh bagi Kamu yang sering bingung dalam memakai jasa angkutan umum di Jakarta. Dalam pengantarnya tersebut Rizal juga menambahakan bahwa berkeliling Jakarta dengan angkutan umum juga membutuhkan persiapan agar tidak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyasar&lt;/span&gt; dan bingung. Oleh karena itu, ia menyarankan agar kita membawa buku ini saat ingin jalan-jalan di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana dengan saya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya termasuk salah seorang yang dikatakan Rizal. Ya, saya adalah penguna angkutan umum, namun sering kebingungan akan jalur angkutan umum di Jakarta. Selain itu, saya juga bukan orang yang hafal wilayah dan jalan-jalan di Jakarta. Itu juga yang menjadi alasan saya membeli buku ini. Lantas apakah buku ini cukup berhasil menjadi obat kebingungan saya –seperti yang dijanjikan Rizal? Kabar baiknya, iya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Pelancong Nekat: Jakarta Transportation Guide&lt;/span&gt; diawali dengan 16 halaman yang memuat peta DKI Jakarta. Memang bukan peta lengkap: hanya ada jalan-jalan besar, ditambah peta jalur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;busway&lt;/span&gt; serta rel kereta api. Walaupun tidak detail, namun peta ini cukup membantu, terutama bagi orang-orang seperti saya yang sering kebingungan dimana sebenarnya letak Pulo Gading, Kelapa Gadung, dan wilayah-wilayah di Jakarta lainnya. Setelah menghadirkan peta DKI Jakarta, pada bagian berikutnya buku ini menyajikan sekilas tentang transportasi di Jakarta. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lumayan&lt;/span&gt;, untuk menambah wawasan. Terlebih ada beberapa hal yang baru saya ketahui dari pembahasan tersebut, seperti fakta-fakta tentang kapan pertama kalinya berbagai macam angkutan umum mulai beroperasi di ibukota.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah membahas sejarah transportasi Jakarta, bagian selanjutnya baru kita akan menemukan pembahasan mengenai berbagai alat transportasi umum di Jakarta: bajaj, kancil, ojek, bus besar, bus sedang, angkutan kota, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;busway&lt;/span&gt;, kereta rel listrik, dan taksi. Pembahasan yang disajikan cukup lengkap dan bermanfaat, mulai dari trayek angkot dan bus, lokasi terminal dan stasiun, tarif angkutan, hingga jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api di Jabodetabek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-igx8NddI/AAAAAAAAAQ8/v-snt2_RjXI/s1600-h/IMG0182A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-igx8NddI/AAAAAAAAAQ8/v-snt2_RjXI/s320/IMG0182A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368187964894311890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak hanya itu, Rizal juga menambahkan tips bagi kita yang ingin menumpang di masing-masing kendaraan umum yang dibahasnya. Banyak sekali tips yang berguna yang diberikan oleh Rizal, seperti tips menumpang kereta api berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Pisahkan uang untuk ongkos kereta dengan uang pecahan besar. Uang untuk ongkos bisa ditaruh di saku, sedangkan uang dengan pecahan besar ditaruh di dompet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpan dompet dengan uang pecahan besar, ponsel, dan dokumen penting lainnya di tas bagian dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegang tas ke arah depan, jangan ke belakang. Kalau di belakang si Copet malah kesenengan. Kalau bisa tas mau dipeluk yang erat, terutama ketika kamu berdesak-desakkan dengan penumpang di dalam gerbong kereta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mengeluarkan dompet atau ponsel ketika masih berada di kereta. Entar si Copet tahu letak di mana kamu menaruh dompet atau ponsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengelabui si Copet, samarkan saja dompet atau ponsel dengan daun pisang. Pasti si Copet bakal mengira itu adalah pepes ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak copet yang menggunakan silet untuk menyobek tas korban. Sebelum kamu menjadi korban, akan lebih baik kalau kamu membawa magner ketika di kereta. Ketika si Copet melakukan aksinya, siletnya nempel di magnet yang telah kamu bawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu takut dicopet, mending kamu duduk saja di atap gerbong kereta. Pastinya aman, karena copet juga males nyopet di atap gerbong. Selain karena takut kesetrum, buat kabur juga susah. Tapi kamu juga mesti hati-hati, karena duduk di atap gerbong itu sangatlah dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kereta kamu datang, jangan sekali-kali mencoba untuk memberhentikan kereta dengan cara apapun, karena kereta akan berhenti dengan sendirinya.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yah, memang tidak semuanya serius sih, tetapi justru menurut saya hal tersebut menjadi salah satu keunggulan buku ini. Selain bermanfaat, juga menghibur pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada intinya, saya merasa buku ini sangat bermanfaat dan tidak menyesal telah membelinya. Sekarang, buku ini selalu bersama saya jika saya hendak bepergian menggunakan kendaraan umum di Jakarta. Sekali lagi, dengan buku ini, kita hanya tinggal menyiapkan ongkos... dan nekat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-iozwk7jI/AAAAAAAAARE/ZnykVA8WVzc/s1600-h/IMG0181A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-iozwk7jI/AAAAAAAAARE/ZnykVA8WVzc/s320/IMG0181A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368188102821342770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1658641739507945158?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/1658641739507945158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/08/jakarta-transportation-guide-keliling.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1658641739507945158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1658641739507945158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/08/jakarta-transportation-guide-keliling.html' title='Jakarta Transportation Guide: Keliling Jakarta dengan Modal Nekat'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-iXXuEOvI/AAAAAAAAAQ0/y2gGtnDRs4o/s72-c/IMG0180A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1181678017222860571</id><published>2009-08-03T21:31:00.005+07:00</published><updated>2009-08-03T21:50:16.029+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Books'/><title type='text'>Cado-Cado: Humor dan Pesan Moral dari Sang (calon) Dokter</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Resensi Buku&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Judul : Cado-cado (&lt;i&gt;Catatan Dodol Calon Dokter&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;Penulis : Ferdiriva Hamzah&lt;br /&gt;Editor : Raditya Dika, Dewi Fita&lt;br /&gt;Penerbit : Bukuné&lt;br /&gt;Cetakan pertama, Mei 2008&lt;br /&gt;Harga : Rp 22.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Snb24NYpjjI/AAAAAAAAAQs/byZSs8xsgtg/s1600-h/Cadocado.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Snb24NYpjjI/AAAAAAAAAQs/byZSs8xsgtg/s400/Cadocado.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365747451584679474" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 217px; height: 360px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Apa cita-citamu kalau sudah besar nanti?”&lt;br /&gt;“Dokteeer...”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Percakapan antara seorang dewasa dengan seorang anak tersebut mungkin sudah lazim kita temui, bahkan hingga sampai saat ini. Ya, memang banyak sekali anak-anak Indonesia yang bercita-cita menjadi dokter. Dulu, saya sendiri demikian. Ketika teman ayah atau ibu menanyakan cita-cita saya, saat itu dengan lugas dan imutnya saya menjawab ‘dokter anak’. “Biar uangnya banyak,” begitu alasan saya. Dokter memang pekerjaan yang mulia. Menjadi dokter, berarti membantu banyak orang. Tidak hanya itu, pundi-pundi harta pun terus mengalir deras. Namun sayangnya, bukanlah hal yang mudah untuk menjadi seorang dokter. Ada banyak perjuangan dan perjalanan panjang yang harus dilalui seseorang sebelum dapat meraih gelar dokter umum, salah satunya ialah menjadi ko-ass di sebuah rumah sakit/poliklinik.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku &lt;i&gt;Cado-cado: Catatan Dodol Seorang Dokter&lt;/i&gt; ditulis oleh seorang dokter bernama Ferdiriva Hamzah berdasarkan pengalaman pribadinya saat menjadi ko-ass di rumah sakit sekitar sepuluh tahun yang lalu. Riva -begitu sapaan Ferdiriva- memaparkan, masa-masa menjadi ko-ass adalah masa terindah untuk dikenang dalam melintasi perjalanan menjadi seorang dokter. Itu jugalah yang menjadi salah satu latar belakang alasan Riva menulis buku ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Buku ini terdiri dari sembilan bagian, yang dibagi berdasarkan pengalaman Riva menjadi ko-ass ilmu kedokteran berbagai bidang: kedokteran jiwa, forensik, ilmu penyakit dalam, ilmu bedah, THT, ilmu kesehatan anak, neurologi, ilmu kesehatan masyarakat, dan mata. Total, terdapat empat belas cerita yang terbagi-bagi dalam sembilan bagian tersebut. Sebelum memulai ceritanya, Riva tak lupa memberikan sedikit penjelasan mengenai ko-ass:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;blockquote&gt;Ko-ass atau co-ass. Artinya bukan “bersama-sama bokong”, tapi kepanjangan dari ko-asisten atau asisten dokter/dokter spesialis yang praktek di rumah sakit. Ko-ass atau kepaniteraan klinik ini adalah pendidikan lanjutan untuk mahasiswa kedokteran yang ingin mencapai gelar dokter umum.&lt;/blockquote&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Cado-cado: Catatan Dodol Seorang Dokter&lt;/i&gt; termasuk buku yang bergenre personal literature, yakni buku yang ditulis berdasarkan catatan harian/blog pribadi penulisnya. Untuk Kamu yang sudah bosan dengan buku ‘radityadikasentris’ seperti ini, saya sarankan untuk tidak membacanya, karena Kamu akan berkata, “&lt;i&gt;Yah, lawakan beginian lagi&lt;/i&gt;”. Tetapi jika Kamu mencari alternatif bacaan pembunuh penat dikala senggang, antri, atau duduk di kendaraan, bolehlah buku ini menjadi santapanmu. Di bagian awal tulisannya, humor yang disajikan buku ini memang agak &lt;i&gt;garing &lt;/i&gt;dan belum sukses membuat saya tertawa. Namun setelah beranjak ke bagian-bagian tengah hingga akhir, kita akan menemui beberapa cerita yang cukup &lt;i&gt;kocak&lt;/i&gt; dan menghibur.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya, saya membeli buku ini karena tidak sengaja menghadiri acara bedah buku bersama penulisnya di Festival Buku Jakarta, Istora Senayan, pada bulan Juni lalu. Beberapa cerita yang disampaikan langsung oleh penulisnya dalam acara tersebut turut menarik perhatian saya. Selain itu nama penulis -Riva- yang kebetulan sama (pengucapannya) dengan nama saya juga menjadi salah satu alasan yang menjadikan saya membeli buku ini. Terdengar tidak penting &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt;, tetapi bagi saya itu merupakan sebuah kebanggan tersendiri. Setelah membaca buku ini, wawasan saya sedikit bertambah: saya mengenal istilah-istilah baru dalam bidang kesehatan, seperti &lt;i&gt;skizorfrenia&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;hiperdens&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;ablatio retina&lt;/i&gt;, hingga &lt;i&gt;chepalgia suspek tumor intra kranial&lt;/i&gt;. Tak kalah menyenangkan, saya juga turut sedikit mengetahui cerita seru menjadi seorang &lt;i&gt;anak kedokteran&lt;/i&gt;: berhubungan dengan mayat, akrab dengan feses dan air seni, hingga memasukkan &lt;i&gt;kateter foley&lt;/i&gt; ke dalam lubang kemaluan laki-laki.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ferdiriva ternyata tidak hanya berbagi untuk sekedar menghibur pembacanya. Secara tak langsung -dalam beberapa tulisan- ia juga menyelipkan pesan-pesan moral yang cukup menyentuh, seperti dalam cerita berjudul &lt;i&gt;Sesuatu yang Terlupakan&lt;/i&gt;. Cerita ini mengisahkan seorang senior ko-ass ‘&lt;i&gt;norak&lt;/i&gt;’ bernama Bang Hendra yang selalu menjadi bahan ejekan para juniornya. Diluar ‘kehinaannya’, ternyata Bang Hendra memiliki sesuatu yang terlupakan oleh para dokter, yakni sikap empati. Bang Hendra mengajarkan bahwa pasien juga merupakan seorang manusia yang butuh perhatian untuk menghadapi keadaannya. Hal tersebut sangat berbeda dengan kebanyakan dokter yang tidak peduli dengan curhatan para pasiennya, hanya terburu-buru memberi resep, lantas mempersilahkan mereka keluar ruangan. Namun sayangnya, Bang Hendra ternyata gagal meraih cita-citanya untuk menjadi dokter umum. Kisah yang cukup mengharukan tersebut sekaligus menjadi penutup buku ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku &lt;i&gt;Personal literature&lt;/i&gt; satu ini memang tidak membuat saya terbahak-bahak menggelegar seperti saat membaca &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.rifamulyawan.com/2009/07/diary-fantastis-yang-tidak.html"&gt;diary si bocah tengil&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; atau buku-buku karangan &lt;a href="http://www.radityadika.com/"&gt;Raditya Dika&lt;/a&gt;. Namun setidaknya, &lt;i&gt;Cado-cado: Catatan Dodol Seorang Dokter&lt;/i&gt; bisa membawa kita menelusuri serunya menjadi seorang &lt;i&gt;anak kedokteran&lt;/i&gt;. Tak hanya itu, cerita-ceritanya juga akan membuat kita &lt;i&gt;cengar-cengir&lt;/i&gt; sendiri, ditambah sesekali merenungkan pesan-pesan moral yang ada di dalamnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1181678017222860571?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/1181678017222860571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/08/cado-cado-humor-dan-pesan-moral-dari.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1181678017222860571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1181678017222860571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/08/cado-cado-humor-dan-pesan-moral-dari.html' title='Cado-Cado: Humor dan Pesan Moral dari Sang (calon) Dokter'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Snb24NYpjjI/AAAAAAAAAQs/byZSs8xsgtg/s72-c/Cadocado.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-7048818891126754561</id><published>2009-07-28T16:55:00.008+07:00</published><updated>2009-07-28T17:35:52.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Competition'/><title type='text'>Blogspottemplate.com: Tidak Sekedar Gratis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;♫...&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sekolah gratis ada dimana-mana, sekolah gratis ada dimana-mana&lt;/span&gt;...♫&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagu itu masih terngiang-ngiang dalam ingatan saya. Sebuah lagu dalam iklan pemerintah yang mengatakan bahwa rakyat Indonesia sudah dapat menikmati pendidikan secara gratis. Sekarang ini memang semakin banyak saja hal-hal yang tersedia secara gratis. Namun biasanya, terdapat hal-hal yang ‘tersembunyi’ dibalik titel gratis tersebut. Sebagai contoh, sekolah gratis. Memang &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt;, di beberapa sekolah, uang iuran sekolah digratiskan, tapi nyatanya, orang tua siswa masih dikenakan biaya lain-lain, seperti biaya ekstrakurikuler, biaya gedung, dan tak ketinggalan biaya seragam sekolah serta buku pelajaran yang harus beli di sekolah. Selain itu, sudah menjadi bahan perbincangan orang banyak jika sekolah gratis, maka dapat diperkirakan guru-gurunya sering ‘bolos’, gedungnya sudah mau rubuh, dan perpustakaannya lebih sering dihuni kecoa serta tikus ketimbang siswanya sendiri –karena ruangannya mirip sarang gendoruwo. &lt;i&gt;Wajarlah, namanya juga gratis.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak hanya sekolah yang tersedia ‘gratisan’. Untuk para blogger, juga tersedia sebuah fasilitas yang bernama &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; blog gratis (&lt;i&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/"&gt;free blogger templates&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;). Di internet, jumlahnya sangat banyak: ribuan, atau bahkan mungkin mencapai jutaan. Seperti halnya sekolah gratis, &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; gratis juga bisa kita temui dimana-mana. Layaknya sekolah gratis pula, tentunya template-template gratis memiliki berbagai kekurangan, seperti tidak bisa memuat &lt;i&gt;widget&lt;/i&gt; tertentu, seringkali tidak &lt;i&gt;compatible &lt;/i&gt;dengan &lt;i&gt;browser&lt;/i&gt; internet tertentu, penempatan objek yang tidak pada tempatnya, hingga muncul berbagai iklan yang tak diinginkan. Mengapa demikian? &lt;i&gt;Yah, namanya juga gratis.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan terlalu berharap banyak pada hal-hal yang ‘berbau’ gratisan, begitu kata orang kebanyakan. Itu artinya, janganlah Anda berharap &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; gratisan akan benar-benar sesuai dengan harapan Anda. Yah, walau demikian bukan berarti tidak ada &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; gratis yang –setidaknya- sesuai dengan karakter Anda -dan blog Anda tentunya. Di dunia maya, kita masih bisa menemukan &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; blog yang fantastis, walau bertitel gratis.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/"&gt;Blogspottemplate.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; adalah salah satu tempatnya. Dikelola oleh seorang Blogger bernama &lt;a href="http://www.isnaini.com/"&gt;Isnaini&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;website&lt;/i&gt; tersebut memiliki banyak koleksi &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; blog –khususnya &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;blogspot&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;- yang menawan. Secara sekilas, saya melihat aneka ragam &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; blogspot dengan berbagai tema yang bisa mewakili karakter kita, dan blog kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apa sih yang menjadi kehebatan &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/"&gt;Blogspottemplate.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; ini?&lt;br /&gt;Anda penasaran?&lt;br /&gt;Saya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu saya melihat-lihat berbagai &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; yang tersedia. Ada banyak pilihan tema &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; di tempat ini, yang bisa Anda sesuakan dengan karakter blog Anda, seperti olahraga, bunga, futuristik, kartun Jepang (anime), futuristik, dan lain sebagainya. Saya sendiri menyukai template yang berjudul &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/classic-blogger-template/the-city.html"&gt;The City&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm7QrpP2JDI/AAAAAAAAAQc/CL6gpqK69pw/s1600-h/city.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm7QrpP2JDI/AAAAAAAAAQc/CL6gpqK69pw/s400/city.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363453654470108210" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 226px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/classic-blogger-template/the-city.html"&gt;http://www.blogspottemplate.com/classic-blogger-template/the-city.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantas, saya mengklik &lt;a href="http://blogspottemplate-the-city.blogspot.com/"&gt;demo &lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://blogspottemplate-the-city.blogspot.com/"&gt;template&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;a href="http://blogspottemplate-the-city.blogspot.com/"&gt; tersebut&lt;/a&gt; (fasilitas demo yang tersedia di &lt;b&gt;Bloggertemplate.com&lt;/b&gt; memungkinkan kita bisa melihat &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; tersebut secara jelas tanpa harus terlebih dahulu men-&lt;i&gt;downloadnya&lt;/i&gt;).  Gambar dan nuansanya memang cocok untuk saya dan juga Anda yang menyukai desain minimalis tetapi futuristik. &lt;i&gt;Template&lt;/i&gt; ini merupakan template berjenis 3-kolom, namun terlihat lebih &lt;i&gt;simple&lt;/i&gt; ketimbang template 3-kolom pada umumnya. Sederhana, tetapi justru itulah kekuatannya. Tidak hanya itu, ternyata saya juga tidak menemukan iklan yang menjengkelkan. Namun, terdapat dua hal yang mengganggu saya: tulisan di kolom kiri yang jaraknya merapat dengan garis kolom, dan masih adanya &lt;i&gt;navigation bar&lt;/i&gt;  blogspot di bagian atas &lt;i&gt;template&lt;/i&gt;. Saya juga berharap agar ukuran &lt;i&gt;font &lt;/i&gt;sedikit lebih kecil dan dengan spasi antar baris yang sedikit lebih besar, agar &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;ini menimbulkan kesan elegan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm7QsOCcpoI/AAAAAAAAAQk/xZbsDjBLavo/s1600-h/city+demo.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm7QsOCcpoI/AAAAAAAAAQk/xZbsDjBLavo/s400/city+demo.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363453664346023554" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 226px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Demo &lt;i&gt;template The City &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;(&lt;a href="http://blogspottemplate-the-city.blogspot.com/"&gt;http://blogspottemplate-the-city.blogspot.com/&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;ini layak mendapat apresiasi yang tinggi. Tidak berlebihan jika saya mengatakan &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;ini bagus. Terlebih, kita bisa mendapatkannya secara gratis. Ya, gratis, mudah diaplikasikan, serta tanpa syarat dan ketentuan yang berlaku. Cukup dengan pengetahuan men-&lt;i&gt;download &lt;/i&gt;serta meng-&lt;i&gt;upload &lt;/i&gt;&lt;i&gt;template&lt;/i&gt;, kita bisa mendapatkan sebuah &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;yang menarik.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♫...&lt;i&gt;Template gratis ada dimana-mana, template gratis ada dimana-mana.&lt;/i&gt;..♫&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang lirik lagu yang saya nyanyikan sudah berubah. Ya, &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;gratis ada dimana-mana, dan kini bahkan sudah ada yang berasal dari negeri ini. Kita sebagai bangsa Indonesia, boleh turut berbangga dengan kehadiran &lt;b&gt;Blogspottemplate.com&lt;/b&gt;, yang di dalamnya berisi karya anak bangsa yang tidak hanya dipakai oleh blogger nusantara, tetapi juga digunakan oleh para blogger mancanegara. Semoga &lt;b&gt;Blogspottemplate.com&lt;/b&gt; terus menghasilkan karya-karya yang lebih fantastis. Saya juga berharap agar terdapat desain-desain yang mencerminkan ke-Indonesiaan dalam &lt;b&gt;Blogspottemplate.com&lt;/b&gt;, yang mungkin saja akan menjadi salah satu penambah keunggulan &lt;b&gt;Blogspottemplate.com&lt;/b&gt; dibandingkan penyedia &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;gratis lainnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Template &lt;/i&gt;gratis tapi fantastis? &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/"&gt;Blogspottemplate.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; jawabanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-7048818891126754561?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/7048818891126754561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/blogspottemplatecom-tidak-sekedar.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/7048818891126754561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/7048818891126754561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/blogspottemplatecom-tidak-sekedar.html' title='Blogspottemplate.com: Tidak Sekedar Gratis'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm7QrpP2JDI/AAAAAAAAAQc/CL6gpqK69pw/s72-c/city.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-3748399231736851981</id><published>2009-07-27T14:48:00.023+07:00</published><updated>2009-09-30T23:01:02.640+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Competition'/><title type='text'>Mengapa Harus Pilih Acer Aspire One AOP531H dari Alnect Komputer?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;"&lt;i&gt;Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk&lt;br /&gt;Tuk tik tak tik tuk tik tak...&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, bunyinya memang mirip suara sepatu kuda. Tetapi bukan itu maksud saya. Saya bermaksud menuliskan suara ketikan &lt;i&gt;tuts keyboard&lt;/i&gt;. Ya, ketik, ketik, dan ketik. Status saya sebagai mahasiswa memang tidak pernah terlepas dari komputer dan ketik-mengetik. Esai, makalah, &lt;i&gt;review&lt;/i&gt; buku, dan apapun itu namanya –yang sama-sama menyebalkan-, menjadi makanan pokok saya sehari-hari.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya bukannya tidak suka dengan tugas-tugas tersebut. Tetapi masalahnya, jumlah tugas yang diberikan oleh dosen saya terlalu banyak. Belum lagi ditambah dengan tugas-tugas yang harus saya kerjakan berhubungan dengan kegiatan kemahasiswaan, seperti membuat proposal kegiatan, laporan pertanggungjawaban, surat undangan, dan lain sebagainya. Hal-hal seperti itu tentunya menuntut saya untuk selalu siap mengerjakannya, kapan saja dan dimana saja: tidak hanya di kamar kost ataupun di kampus, tetapi juga harus siap mengerjakannya saat duduk di mobil, saat antri, saat berpiknik, dan sebagainya. Tentunya hal tersebut tidak mampu saya kerjakan bila saya menggunakan komputer PC biasa. Tidak mungkin saya &lt;i&gt;tak gendong&lt;/i&gt; PC kemana-mana. Mantap &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt;, tapi tentu akan terlihat seperti orang bodoh. Kalau sudah begini, tentunya saya membutuhkan sebuah benda bernama &lt;i&gt;netbook&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbicara mengenai netbook, benda ini sebenarnya merupakan salah satu varian dari komputer jinjing (&lt;i&gt;laptop&lt;/i&gt;) yang berukuran mini dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang tidak terlalu membutuhkan komputer berspesifikasi tinggi namun suka mengakses internet. Sebenarnya saya mempunyai sebuah &lt;i&gt;laptop&lt;/i&gt;. Tapi sayangnya, ukurannya sebesar dan seberat ikan paus. Hal tersebut membuat saya sangat tidak fleksibel membawanya kemana-mana. Kadang, saya juga takut dituduh membawa sebuah bom saat sedang menjinjing laptop tersebut. Selain itu, saya seringkali dibuat geram oleh kemampuannya yang tidak baik dalam menerima sinyal jaringan &lt;i&gt;hotspot&lt;/i&gt; di kampus. Padahal, saya sangat membutuhkan akses intenet untuk mengerjakan tugas-tugas saya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini, saya sedang mencari-cari, produk apa yang akan menjadi alternatif pengganti &lt;strike&gt;ikan paus&lt;/strike&gt; laptop saya tersebut. Saat mencarinya di internet, saya  menemukan sebuah benda yang saya pikir cocok untuk saya, dan juga untuk Anda yang mengalami kondisi seperti saya. Ia bernama &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/products.php?/1/3/3/734/Computer/Notebook/ACER/Netbook_Acer_Aspire_One_AOP531H"&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm1iu24TCkI/AAAAAAAAAQE/eSd399u2FUo/s1600-h/aspire+one.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm1iu24TCkI/AAAAAAAAAQE/eSd399u2FUo/s320/aspire+one.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363051288413276738" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 280px; height: 300px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/products.php?/1/3/3/734/Computer/Notebook/ACER/Netbook_Acer_Aspire_One_AOP531H"&gt;http://www.alnect.net/products.php?/1/3/3/734/Computer/Notebook/ACER/Netbook_Acer_Aspire_One_AOP531H&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ukuran &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; yang mini dan memiliki berat hanya sekitar 1,12 kg menjadikan &lt;i&gt;netbook&lt;/i&gt; ini cocok untuk orang-orang yang &lt;i&gt;mobile&lt;/i&gt; dan membutuhkan komputer untuk mengerjakan tugas-tugasnya kapanpun, dimanapun. Layarnya yang berukuran 10,1” tidak akan menjadikannya terlihat sebesar ikan paus, namun juga tak perlu kaca pembesar untuk menggunakannya. Sangat pas bagi kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun ukurannya mini, bukan berarti &lt;i&gt;netbook&lt;/i&gt; ini dapat diremehkan kemampuannya.&lt;b&gt; Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; menggunakan &lt;i&gt;Intel® Atom™ processor N270&lt;/i&gt; sebagai prosesornya, lebih dari cukup bagi para pengguna yang membutuhkan komputer untuk sekedar mengerjakan pekerjaan mereka di &lt;i&gt;Microsoft Office&lt;/i&gt; dan mengakses internet. Dengan segala sistem komunikasi yang dimiliki oleh &lt;i&gt;netbook&lt;/i&gt; ini (antara lain &lt;i&gt;LAN 10/100 Ethernet BASE-T&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;WLAN 802.11 b/g&lt;/i&gt;), kita tidak akan mengalami masalah yang menyebalkan saat mengakses internet melalui &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; semakin lengkap dengan kehadiran &lt;i&gt;bluetooth&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;webcam&lt;/i&gt;, dua fitur yang menjadikan &lt;i&gt;netbook&lt;/i&gt; ini lebih bermanfaat. &lt;i&gt;Multi-in-one card reader&lt;/i&gt; (SD/MMC/XD/MS/MS Pro)  adalah fitur yang sangat berguna lainnya yang terdapat pada &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt;. Salah satu kegunaan fitur tersebut ialah ketika kapasitas internal &lt;i&gt;harddisk&lt;/i&gt; tak lagi mencukupi, Anda tinggal menancapkan kartu memori &lt;i&gt;SD card&lt;/i&gt;. Setelah itu, kapasitas kartu memori yang Anda tancapkan langsung dianggap sebagai satu kesatuan dengan &lt;i&gt;internal harddisk&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berikut, rincian lebih lengkap mengenai &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 100%;" width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Processor&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 289.2pt;" width="386"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Intel® Atom™ processor N270 (1.60 GHz, 667 MHz FSB, 512 KB   L2 cache) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Chipset&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mobile Intel® 945GSE Express Chipset  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;System Memory&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;1GB x 1 DDR2 SO-DIMM (1GB/2GB Single Channel Supported)  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Video Controller&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Intel® GMA 945GSE, 3D/2D Graphics Accelarator, Shared   memory  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;HDD&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;160GB 2.5''/9.5mm SATA 5400rpm (Supported capacities of   120/160/250GB)  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;LCD&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;10.1'' SD (WSVGA 1024 x 600), High-Brightness (200-nit),   LED-backlit TFT &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Optical Drive&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;External ODD by USB connection (Optional)  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Webcam&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Integrated Acer Crystal Eye, 0.3 megapixels, Acer   PrimaLite™ Technology  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Card Reader&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Multi-in-1 card reader (SD/MMC/XD/MS/MS Pro)  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Communication&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;LAN 10/100 Ethernet BASE-T, WLAN 802.11 b/g, Bluetooth  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;I/O Ports&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;3x USB 2.0, 1x RJ45 Port, 1x (Microphone,   Lineout/Earphone), 1x VGA Port, DC-in  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Input Device&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;80 key keyboard, Touch Pad  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Audio System&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;High-Definition Audio, Built-in 2x Stereo Speakers and   Digital Microphone  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Bluetooth&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bluetooth® 2.0+EDR (Enhanced Data Rate) Support  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Battery&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;24.4 W 2200mAh 3-cell Li-ion Battery Pack, Up to 3-Hour   Battery Life  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Operating System&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Genuine Windows® XP Home Edition  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Other Feature&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kensington Secure Lock Integrated  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Dimension (WHD)&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;259.41(W) x 186.8/206.37(D) x 26.1/33.09(H) mm  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Weight&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;1.12 Kg (with 3-cell battery)  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segala hal tersebut dibalut dengan desain yang elegan, membuat &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; terlihat begitu mewah. Kemewahan memang tampak dari produk ini, namun bukan berarti harga yang ditawarkan juga ‘mewah’. Anda mungkin tak mengira, segala keunggulan tersebut dapat diperoleh hanya dengan &lt;b&gt;Rp. 4.085.760,00&lt;/b&gt; saja.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentunya tidak semua toko komputer menawarkan harga spesial seperti itu. Itu adalah harga yang lebih murah dibandingkan penawaran dari toko-toko lainnya. Anda bisa mendapatkan&lt;b&gt; Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; seharga &lt;b&gt;Rp. 4.085.760,00&lt;/b&gt; hanya di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;. Selain itu dengan berbelanja &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, Anda juga akan mendapat garansi dari &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; (&lt;i&gt;Alnect Care Warranty&lt;/i&gt;) selama 180 hari (6 bulan), tentunya diluar garansi standar dari &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.acer.co.id/"&gt;Acer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; selama 1 tahun. Untuk memesan &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Computer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, silahkan klik &lt;a href="http://www.alnect.net/products.php?/1/3/3/734/Computer/Notebook/ACER/Netbook_Acer_Aspire_One_AOP531H"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; adalah sebuah toko komputer di Yogyakarta yang kini juga hadir secara &lt;i&gt;online&lt;/i&gt;, sehingga Anda tinggal memesan produk yang Anda inginkan, dan &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; akan mengirimkannya untuk Anda. Di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; selain tersedia aneka macam produk dan perlengkapan komputer, juga terdapat berbagai &lt;i&gt;gadget&lt;/i&gt; lainnya seperti kamera digital, &lt;i&gt;camcorder&lt;/i&gt;, kamera DSLR, MP6 &lt;i&gt;player&lt;/i&gt;, dan lain sebagainya. Sekali lagi, Anda tidak perlu keluar rumah untuk membeli produk-produk tersebut. Cukup klik, dan &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; akan mengirim produk yang Anda pesan. &lt;i&gt;Baik yah?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan yang lebih baik lagi, &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; saat ini sedang berbagi kepada para blogger. Cukup me-&lt;i&gt;review&lt;/i&gt; salah satu produk yang ada di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, para blogger berkesempatan mendapatkan berbagai macam hadiah, yakni  1 Unit Notebook Acer Aspire, 1 Unit Netbook Advan A1N70T, 1 Unit Camera Digital Shitel DB702C, 5 Unit Modem HSDPA Prolink PHS100, 10 Unit USB Flash Disk Kingston DT-G2 Kapasitas 8GB, dan 100 Unit USB Flash Disk Kingston DT-G2 Kapasitas 4GB. &lt;i&gt;Wah, luar biasa baik yah?&lt;/i&gt; Ayo ikut kontes blog ini, siapa tahu Anda lah yang menjadi pemenangnya, selain saya (&lt;i&gt;pede&lt;/i&gt;). &lt;i&gt;Mau?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://alnect.net/blogcontest/?ref=rifamulyawan@gmail.com"&gt;&lt;img src="http://alnect.net/blogcontest/ticket.php?u=rifamulyawan@gmail.com" alt="Alnect computer Blog Contest" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-3748399231736851981?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/3748399231736851981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/mengapa-harus-pilih-acer-aspire-one.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/3748399231736851981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/3748399231736851981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/mengapa-harus-pilih-acer-aspire-one.html' title='Mengapa Harus Pilih Acer Aspire One AOP531H dari Alnect Komputer?'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm1iu24TCkI/AAAAAAAAAQE/eSd399u2FUo/s72-c/aspire+one.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-2349879666261799810</id><published>2009-07-23T22:11:00.003+07:00</published><updated>2009-07-31T19:05:13.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Competition'/><title type='text'>Karena Setiap Detik Begitu Berharga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat itu, sekitar pertengahan tahun 2000, usia saya masih 11 tahun. Saya baru saja menyelesaikan pendidikan dasar dan menjadi siswa sebuah SMP di pusat kota. Saya tinggal di sebuah kota, yang tidak terlalu besar, tetapi juga tidak terlalu kecil. Tangerang namanya. Sebuah kawasan industri yang juga padat akan penduduk. Di tengah hiruk pikuk kesibukan kota ini pada awal masa milenium, tidak semua warga di dalamnya menjadi lebih 'milenia', termasuk saya. Saat itu, sebutan ‘anak kota yang kampungan’ lumayan pas disandingkan untuk saya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak perlu menunggu program &lt;i&gt;Internet Goes to School&lt;/i&gt; -atau yang lebih dikenal dengan sebutan '&lt;i&gt;pssttt, Internet mo dateng ke sekolah&lt;/i&gt;!'- bagi saya untuk mendengar istilah 'internet'. Saya sendiri sudah mengenal istilah 'internet' sejak duduk di bangku SD, kalau tidak salah sewaktu duduk di kelas 5, namun belum mengetahui apa dan bagaimana rupanya si internet itu. Awalnya, saya pikir internet hanyalah 'sesuatu' yang dimiliki oleh kalangan tertentu saja, dan tidak akan membuat saya rugi jika tidak 'menggunakannya', oleh karena itu saya tak begitu khawatir walau saat itu saya tak mengenal internet. Internet, internet, dan internet: memasuki tahun 2000, gaung internet semakin membahana, seiring gaung bumi memasuki milenium ketiga. Warung-warung internet (warnet) bermunculan di kota saya, menjajakan internet. Namun, saya tidak berani memasuki salah satu dari sekian warnet tersebut karena saya sendiri tidak tahu siapa, bagaimana, dan untuk apa itu internet. Saya berpikir, internet itu pastilah hanya konsumsi untuk orang-orang kaya, dan bukan untuk saya, yang masih menggunakan aplikasi &lt;i&gt;wordstar&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;lotus&lt;/i&gt; di komputer rumah. Saya takut, tidak kenal, dan tidak berani untuk kenal dengannya, hingga akhirnya seorang teman mengajak saya bermain internet.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada masa awal duduk di bangku SMP, saya diajak bermain ke warnet oleh salah seorang teman saya yang, sebutlah, bernama Nanda (bukan nama sebenarnya, nama sebenarnya Iskandarsyah). Kami memasuki sebuah warnet yang tak jauh dari sekolah. Saya melihat banyak komputer di tempat itu, yang tersekat oleh bilik-bilik kayu. Saya dan Nanda masuk ke dalam salah satu bilik tersebut. Setelah duduk, Nanda mulai menyentuh &lt;i&gt;mouse&lt;/i&gt;, dan saya hanya duduk terdiam. Saya tidak mengerti apa yang harus saya lakukan saat itu, jadi saya lebih memilih untuk hanya melihat-lihat saja, &lt;i&gt;stay cool&lt;/i&gt;, dan &lt;i&gt;stay cute&lt;/i&gt; tentunya. Jari-jari Nanda mulai menyentuh &lt;i&gt;k&lt;/i&gt;&lt;i&gt;eyboard&lt;/i&gt; yang ada di hadapannya, ia mengetik sesuatu di sebuah kolom yang belakangan saya ketahui bernama &lt;i&gt;address bar&lt;/i&gt;. Saya tak ingat nama alamat situs yang ia ketik, tetapi yang jelas, saya merasa ada yang janggal dengan kata-katanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Nan, gambar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;apaaan&lt;/span&gt; itu? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ih&lt;/span&gt;, mereka lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngapain&lt;/span&gt;? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kok gak pake&lt;/span&gt; baju &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih&lt;/span&gt;? Yang itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kok rame-rame gitu&lt;/span&gt;?" tanya saya, polos. "Udah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;diem aja&lt;/span&gt;. Liat dan nikmatin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aja&lt;/span&gt;," jawab Nanda. &lt;i&gt;Oh, my God&lt;/i&gt;, berontak saya dalam hati. Nanda memperlihatkan pada saya ‘sesuatu’, yang belakangan saya ketahui bernama situs khusus dewasa. Memang sih nikmat, tetapi... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;apakah ini yang namanya internet&lt;/span&gt;? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hal-hal seperti ini yang dilihat di komputer?&lt;/span&gt; Saya melihat ke arah Nanda. Matanya &lt;i&gt;merem-melek&lt;/i&gt;. Sesekali memajukan kepalanya hingga berjarak 15 senti dari layar monitor. "Biar lebih jelas," katanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;'Permainan' selesai. Kami pulang ke rumah masing-masing. Sesampainya di rumah, saya bertanya-tanya pada diri saya sendiri: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;apalagi yang bisa saya peroleh dari internet? Hanya hal-hal seperti tadikah?&lt;/span&gt; Saya menghubungi Nanda melalui telepon rumah -zaman saya kelas 1 dulu, anak SMP belum banyak yang memakai handphone untuk SMS-an. "Nanda, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;emang&lt;/span&gt; kita bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;liat&lt;/span&gt; apalagi selain '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;begituan&lt;/span&gt;' di internet?" tanya saya. "Intinya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kalo&lt;/span&gt; ada tulisan-tulisan yang depannya 'www' &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gitu&lt;/span&gt;, artinya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lo&lt;/span&gt; bisa buka di internet. Itu namanya alamat situs, tulis aja di kolom tempat nulis alamatnya, yang di bagian atas itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;loh&lt;/span&gt;" jawab Nanda. Wah, si Nanda ini modern sekali, pikir saya. Saat saya baru tahu bagaimana cara bermain kelereng, dia sudah bisa menjelaskan saya tentang menggunakan internet. Setelah menutup telepon, lantas saya mencari alamat situs –apapun- yang bisa saya buka di internet. Tak lama setelah itu, saya menemukan alamat situs di sebuah koran dan di kemasan sebuah produk minuman.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Esoknya saya kembali ke warnet, seorang diri. Sesuai apa yang dikatakan Nanda, saya mengetikkan tulisan ‘yang ada www-nya’ di kolom address bar. &lt;i&gt;Www.kompas.com&lt;/i&gt;, saya ketik alamat tersebut setelah melihatnya di sebuah koran nasional. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wah&lt;/span&gt;, ajaib. Ternyata saya bisa membaca koran di komputer! Saya juga mencoba mengetik alamat situs yang ada dalam sebuah kemasan minuman. &lt;i&gt;Waw&lt;/i&gt;, ternyata di internet kita juga bisa menemukan rincian mengenai minuman tersebut. Selanjutnya, saya mencoba-coba klik sana-klik sini. Artikel tentang pengetahuan umum, permainan-permainan, hingga gambar-gambar kartun yang menarik bisa saya temukan di sini: komputer yang ada di hadapan saya. Luar biasa!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bermain internet lagi dan internet lagi. Ya, saya ketagihan berinternet, hal yang membuat saya belajar dengan sendirinya mengenai internet. Perlahan saya menguasai fasilitas-fasilitas lain –yang belum pernah saya ketahui sebelumnya- di internet, seperti mengirim &lt;i&gt;e-mail &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;chatting&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Yuhuuu&lt;/i&gt;, saya bisa mengobrol dengan orang-orang, menambah teman dan wawasan! Oh iya, ada satu lagi hal yang sangat penting yang saya dapat dari internet: Internet membantu tugas sekolah saya! &lt;i&gt;Aha&lt;/i&gt;! Internet menjadi faktor yang besar bagi saya dalam usaha meraih prestasi di kelas saat itu. Peringkat pertama di kelas adalah salah satu hal yang saya raih berkat memanfaatkan internet. Internet juga membuat saya menjadi (merasa) lebih kreatif: saya mulai membuat-buat jadwal pelajaran dan jadwal piket yang keren di kelas. Teman-teman saya mengatakan itu &lt;i&gt;cool&lt;/i&gt;, padahal saya cuma menambahkan lembar jadwal itu dengan gambar-gambar menarik dari internet.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup saya menjadi lebih baik begitu mengenal internet. Mengirim surat saya lakukan dengan lebih praktis dan lebih cepat. Mencari informasi dan berita pun demikian. Begitu halnya dengan artikel pengetahuan umum, dan bahkan hingga teman-teman baru, semuanya saya dapatkan dengan mudah, praktis dan cepat! Semua hanya tinggal klik, dan dalam hitungan detik, saya mendapatkan yang saya inginkan. Kini, semuanya dapat dilakukan dengan praktis dan cepat. Hal tersebut tentulah sangat bermanfaat dan menguntungkan, karena setiap detik begitu berharga.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-2349879666261799810?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/2349879666261799810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/karena-setiap-detik-begitu-berharga.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/2349879666261799810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/2349879666261799810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/karena-setiap-detik-begitu-berharga.html' title='Karena Setiap Detik Begitu Berharga'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-4251872297402415839</id><published>2009-07-20T00:12:00.004+07:00</published><updated>2009-07-20T00:23:36.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Books'/><title type='text'>Diary Fantastis yang Tidak Radityadikasentris</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Resensi Buku&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Judul  : Diary si Bocah Tengil&lt;br /&gt;Pengarang : Jeff Kinney&lt;br /&gt;Penerjemah : Ferry Halim&lt;br /&gt;Penyunting : Annisa W.&lt;br /&gt;Penerbit  : Atria&lt;br /&gt;Cetakan kedua, Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNWd8TRh0I/AAAAAAAAAP8/LBKcD1Ue8m8/s1600-h/bocahtengil1.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNWd8TRh0I/AAAAAAAAAP8/LBKcD1Ue8m8/s320/bocahtengil1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360223053904185154" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengunjungi toko buku hari ini, kita akan menemukan banyak buku bergenre &lt;i&gt;personal literature&lt;/i&gt;, yakni buku yang ditulis berdasarkan &lt;i&gt;diary&lt;/i&gt;/catatan harian seseorang. Apakah Kamu termasuk penggemar buku jenis tersebut? Atau sebaliknya, sudah merasa jenuh dengan buku-buku semacam itu yang gayanya seperti itu-itu saja -radityadikasentris, atau lupusentris? Kalau kamu menjawab iya untuk pertanyaan pertama atau kedua atau keduanya, tampaknya kamu harus baca buku yang baru saja saya baca ini. &lt;i&gt;Diary si Bocah Tengil&lt;/i&gt;, begitu judulnya. Mengangkat kisah seorang anak bernama Greg Heffley yang diambil dari catatan hariannya selama satu tahun ajaran di sekolah, buku ini bisa menjadi alternatif bagi kita yang menyukai buku komedi. Humor yang disajikan benar-benar dapat membuat saya terpingkal-pingkal.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di awal &lt;i&gt;diary-&lt;/i&gt;nya, Greg Heffley sudah menegaskan bahwa sebenarnya ia mengharapkan tidak ada tulisan '&lt;i&gt;diary&lt;/i&gt;' pada sampul buku catatan hariannya. Ia lebih senang menyebutnya 'jurnal', dan bukan '&lt;i&gt;diary&lt;/i&gt;'. Hal tersebut antara lain karena dirinya khawatir akan ada seorang bajingan yang memergokinya membawa '&lt;i&gt;diary&lt;/i&gt;' dan lantas menyebutnya banci. Heffley juga menyatakan bahwa menulis &lt;i&gt;diary&lt;/i&gt; bukanlah murni atas kemauan dirinya, melainkan gagasan ibunya. Satu-satunya alasan yang membuatnya setuju menulis &lt;i&gt;diary&lt;/i&gt; ialah jika suatu saat nanti dirinya kaya dan terkenal, ada hal lain yang lebih baik dilakukannya daripada menjawab pertanyaan-pertanyaan bodoh dari para wartawan. Di dalam &lt;i&gt;diary&lt;/i&gt;nya, Heffley menceritakan banyak kejadian lucu bersama orang-orang di sekililingnya -antara lain sahabat bernama Rowley yang polos dan tidak bisa menggambar hidung, kakak lelaki bernama Rodrick yang selalu menjailinya, serta adik lelaki kecil bernama Manny yang pernah membawa majalah bergambar wanita-berbalut-bikini-yang-sedang-berbaring-di-atas-mobil-kap ke tempat penitipan anak untuk acara tunjukkan-dan-ceritakan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNTJQr5TII/AAAAAAAAAPs/Lisf1nACnss/s1600-h/bocahtengil3.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNTJQr5TII/AAAAAAAAAPs/Lisf1nACnss/s320/bocahtengil3.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360219400064027778" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun bukan diangkat dari kisah nyata, kejadian-kejadian yang dialami oleh tokoh fiktif Greg Heffley dekat dengan realita dalam kehidupan kita sehari-hari. Tidak hanya berupa tulisan, &lt;i&gt;diary&lt;/i&gt; Heffley ini juga menyertakan gambar-gambar yang 'seolah' digambar sendiri oleh Heffley untuk memperjelas ceritanya. Perpaduan cerita dan gambar-gambar tersebut menjadi humor yang sangat menarik. Tidak asal membuat kita tertawa, komedi yang ditawarkan dalam buku ini juga disajikan secara cerdas. Hal tersebut memang sempat membuat saya tidak langsung '&lt;i&gt;nge&lt;/i&gt;h' dengan apa yang dimaksud penulis -&lt;i&gt;yah, antara tulisannya yang cerdas atau sayanya yang kurang cerdas&lt;/i&gt;. Namun, setelah berhasil mencerna apa yang dimaksud, saya dibuat terbahak-bahak oleh tulisan ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Humor yang cerdas dalam diary Greg Heffley ini justru mungkin saja membuat buku ini kurang cocok untuk dibaca oleh anak-anak Indonesia pada umumnya. Selain membuat pembacanya berpikir, beberapa istilah juga akan 'lucu' jika disajikan dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu, terdapat beberapa &lt;i&gt;footnot&lt;/i&gt;e dalam buku ini yang menjelaskan maksud dari beberapa istilah yang ada. Terlepas dari hal tersebut, Diary si Bocah Tengil benar-benar menjadi buku favorit saya saat ini. Sangat menghibur dan fantastis!&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNTbJ2fhTI/AAAAAAAAAP0/lUu1HdCU6pI/s1600-h/bocahtengil2.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNTbJ2fhTI/AAAAAAAAAP0/lUu1HdCU6pI/s320/bocahtengil2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360219707467072818" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-4251872297402415839?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/4251872297402415839/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/diary-fantastis-yang-tidak.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/4251872297402415839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/4251872297402415839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/diary-fantastis-yang-tidak.html' title='Diary Fantastis yang Tidak Radityadikasentris'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNWd8TRh0I/AAAAAAAAAP8/LBKcD1Ue8m8/s72-c/bocahtengil1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-887078472692621787</id><published>2009-07-12T00:20:00.007+07:00</published><updated>2009-07-23T13:27:03.501+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Competition'/><title type='text'>Menang Sayembara Berhadiah Kaos Gratisan!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljPt0xWNXI/AAAAAAAAAPM/blyZA4r7xWw/s1600-h/kutubuku_a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 181px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljPt0xWNXI/AAAAAAAAAPM/blyZA4r7xWw/s320/kutubuku_a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357260142923887986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Senang sekali rasanya, setelah mengklik halaman web &lt;a href="http://blog.kutukutubuku.com/2009/06/19/pemenang-5-t-shirt-gratis-gantibajucom/"&gt;ini&lt;/a&gt;. Di situ, tertera jelas, bahwa saya menjadi salah seorang &lt;a href="http://blog.kutukutubuku.com/2009/06/19/pemenang-5-t-shirt-gratis-gantibajucom/"&gt;pemenang sayembara '5 alasan ganti baju setiap hari'&lt;/a&gt; yang diadakan oleh kutubuku.com dan gantibaju.com. Udah gitu, nama saya ada di urutan pertama loh!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sayembara apaan sih tuh?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Singkatnya, pada pertengahan Juni lalu, kutubuku.com akan membagikan 5 kaos gratis gantibaju.com bagi mereka yang bisa memberi 5 alasan mengapa harus ganti baju setiap hari. 5 alasan itu kemudian kita share di wall facebook. Nah, berhubung saya sangat menyadari pentingnya ganti baju setiap hari dan ditambah dengan motivasi menambah baju saya -yang cuma itu-itu aja-, iseng-iseng saya ikutan sayembara ini. Inilah 5 alasan ganti baju setiap hari versi saya:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;1. Mencintai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengganti baju berarti menjaga kesehatan diri. Menjaga kesehatan diri merupakan cerminan cinta diri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;2. Mencintai sesama.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengganti baju mencegah orang2 disekitar kita mengalami kerusakan hidung. Itu artinya, kita turut menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan mereka. Sebuah bukti bahwa kita mencintai sesama manusia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;3. Mencintai Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengganti baju berarti turut berkontribusi mengatasi permasalahan lingkungan di negeri ini, dimulai dari hal terkecil: menjaga kebersihan diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;4. Mencintai akhlak yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada nilai-nilai spriritual dimana kita turut mengganti akhlak buruk kita dengan akhlak yang mulia seiring digantinya baju dengan baju yang baru/yang telah dicuci.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;5. Mencintai kreatifitas dan karya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan mengganti baju setiap hari, berarti kita menghargai kreatifitas dan karya manusia yang terus berkembang dengan menunjukannya pada dunia.&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljQKJAx36I/AAAAAAAAAPU/EGV9zXByTa4/s1600-h/kutubuku.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljQKJAx36I/AAAAAAAAAPU/EGV9zXByTa4/s400/kutubuku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357260629393661858" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 226px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan alasan-alasan sederhana itu, ternyata saya bisa menjadi salah satu pemenangnya dari sekitar 70-an peserta (mungkin). Oh iya, nama saya bertengger di urutan pertama loh dalam daftar pemenang (walaupun di kompetisi ini tidak ada urutan-urutan juaranya). Ini memang bukan pencapaian yang mengagumkan, terlebih untuk dikatakan sebagai sebuah prestasi. Tapi setidaknya, saya telah membuat keluarga saya bangga. Setelah saya memberi tahu ibu saya, ia berkomentar, "oh..." dan kembali meneruskan menonton sinetron. Meskipun demikian, saya tahu dari sorot matanya yang berbinar-binar saat menyimak sinetron yang ceritanya penuh dengan dendam dan ketragisan itu. Sorot matanya yang demikian, pasti dikarenakan ia tengah merasa bangga anaknya meraih sebuah kaos gratisan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya, 5 alasan yang saya tulis di facebook saya saat itu ialah alasan-alasan yang telah saya ringkas. Sebelumnya, saya menuliskan 5 alasan yang lebih panjang mengenai mengapa kita harus ganti baju setiap hari. Sayangnya, space kata di wall facebook tidak muat. Dan bagi Anda yang penasaran, beginilah 5 alasan asli (original) kenapa kita harus ganti baju setiap hari versi saya (sekali lagi, yang original):&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;1. Mencintai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan mengganti baju, artinya kita tidak membiarkan bibit-bibit penyakit bersarang di badan dan di baju yang kita pakai. Ini berguna untuk menjaga kesehatan diri. Seperti halnya bangsa yang besar adalah bangsa yang mencintai pahlawannya, pribadi yang sehat adalah pribadi yang mencintai dirinya. Betapa luar biasa dampak ganti baju pada upaya menumbuhkan kecintaan terhadap diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;2. Mencintai sesama.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan mengganti baju, berarti kita menjaga orang-orang di sekitar kita agar tidak mencium bau-bau aneh yang dapat merusak hidung mereka. Itu artinya, kita turut menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan mereka. Sebuah bukti bahwa kita mencintai mereka. Ya, mengganti baju setiap hari merepresentasikan betapa cintanya kita pada orang-orang di sekitar kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;3. Mencintai Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Negara ini terus didera permasalahan lingkungan yang luar biasa. Berbagai upaya dalam menganggulangi permasalahan lingkungan terus dilakukan oleh pemerintah. Permasalahan lingkungan juga sering menjadi komoditas kampanye banyak caleg dan capres dalam Pemilu di Indonesia. Tahukah Anda, kita sebagai Bangsa Indonesia bisa melakukan hal yang sebenarnya sangat sederhana namun berdampak besar bagi kebersihan negeri ini: mengganti baju setiap hari. Ya, benar: mengganti baju setiap hari. Dengan mengganti baju, kita turut menciptakan kebersihan negeri dimulai dari menjaga kebersihan yang ruang lingkupnya paling kecil, yakni kebersihan diri sendiri. Segala yang besar dimulai dari hal kecil, bukan? Itu artinya, dengan mengganti baju setiap hari, kita menyatakan perasaan cinta kita yang luar biasa terhadap Indonesia. Untuk itu, kita perlu mendorong para capres untuk menelurkan program ganti baju setiap hari!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;4. Mencintai akhlak yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadang kita melakukan kesalahan. Kesalahan-kesalahan tersebut mengotori akhlak kita. Kita harus mengganti akhlak kita yang buruk dengan akhlak yang baru: akhlak yang mulia. Hal tersebut dapat direpresentasikan dengan mengganti baju setiap hari. Dengan mengganti baju, ada nilai-nilai spriritual dimana kita turut mengganti dan mencuci akhlak buruk kita seiring digantinya dan dicucinya baju yang telah kita pakai tersebut. Dengan mengganti baju dan memakai baju yang baru atau yang telah dicuci, secara nilai spiritual berarti kita turut membersihkan akhlak kita menuju akhlak yang mulia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;5. Mencintai kreatifitas dan karya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baju adalah salah satu mahakarya ciptaan manusia. Baju merupakan sebuah budaya. Kreatifitas manusia menjadikan baju tidak hanya seperti itu-itu saja. Cipta, rasa, dan karya manusia menjadikan baju dedesain dengan unik dan yahud, yang kelak menjadikan pemakainya terlihat spektakuler. Mengganti baju adalah salah satu cara menghargai dan mencintai kreatifitas serta karya manusia. Karena jika kita memakai bajunya hanya yang itu-itu saja setiap hari dan setiap harinya terus-menerus-selama-bertahun-tahun-tidak-ganti-ganti, percayalah kawan, selain membuat orang muak, hal itu juga mencerminkan kita tidak mencintai kreatifitas manusia yang senantiasa berkembang. Hargai kreatifitas dan karya manusia dengan mengganti baju Anda setiap hari!&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana?&lt;br /&gt;Versi originalnya lebih &lt;s&gt;menarik&lt;/s&gt; memusingkan bukan?&lt;br /&gt;Untunglah saya telah meringkasnya sebelum mengikuti sayembara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya sudah, sampai di sini dulu postingan saya ini. Sekarang saya sedang menunggu kaos gratisan itu datang ke rumah. Sudah tak sabar rasanya, ingin segera ganti baju.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-887078472692621787?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/887078472692621787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/menang-sayembara-berhadiah-kaos.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/887078472692621787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/887078472692621787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/menang-sayembara-berhadiah-kaos.html' title='Menang Sayembara Berhadiah Kaos Gratisan!'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljPt0xWNXI/AAAAAAAAAPM/blyZA4r7xWw/s72-c/kutubuku_a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-6321258472792027290</id><published>2009-07-12T00:10:00.006+07:00</published><updated>2009-07-12T01:13:37.840+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Books'/><title type='text'>Nge-blog dengan Hati: Belajar Berbagi melalui Nge-blog</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Resensi Buku&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Judul : Nge-blog dengan Hati&lt;br /&gt;Penulis : Ndoro Kakung (Wicaksono)&lt;br /&gt;Penerbit : Gagasmedia&lt;br /&gt;Tebal : 142 + xviii halaman&lt;br /&gt;Cetakan pertama, 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljO1rHl_4I/AAAAAAAAAO8/wvbIIQhY3vo/s1600-h/IMG0171A.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljO1rHl_4I/AAAAAAAAAO8/wvbIIQhY3vo/s200/IMG0171A.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357259178260168578" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan percaya Enda Nasution. Begitu bunyi salah satu subjudul di buku ini. Mengapa? Hal tersebut, menurut &lt;a href="http://www.ndorokakung.com"&gt;Ndoro Kakung&lt;/a&gt;, dikarenakan semua posting Enda Nasution -sang Bapak Blogger Indonesia- berisi kebohongan. Enda tidak pernah serius ngeblog, tulisannya asal-asalan, dan datanya ngawur. Seriuskah Ndoro Kakung dengan pernyataannya itu? Tenyata Ndoro Kakung tidak sedang berbicara fakta. Ia sengaja memberi judul seperti itu hanya untuk memberi contoh bagaimana taktik memancing pengunjung di ranah blog dengan mengecoh calon pembaca melalui cara memasang judul yang menggoda. Penipuankah? Dalam penjelasannya, Ndoro Kakung mengatakan ia hanya menunjukkan bahwa di ranah blog ada yang menggunakan taktik seperti itu. Dan ia menilai, taktik semacam itu sah-sah saja asal bukan dengan tujuan benar-benar menipu pembaca. Penjelasan taktik di atas hanyalah bagian kecil dari seluruh isi buku yang ditulis oleh Ndoro Kakung ini. Masih banyak hal lain yang dikemukakan oleh Noro Kakung di bukunya ini, mulai dari cara membuat posting yang nendang, cara mengatasi bosan ngeblog, pentingnya memperhatikan &lt;i&gt;content&lt;/i&gt; blog, hingga seputar etika dan kode etik ngeblog.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam bagian &lt;i&gt;Rahasia Uang dan Kemasyhuran&lt;/i&gt;, Ndoro Kakung menyinggung orang-orang yang menginginkan ketenaran dari sebuah blog. Ia mengatakan, dirinya membuat blog bukan untuk menarik perhatian semua orang, melainkan untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan informasi. Sehingga ia menghimbau agar kita tidak terlalu pusing dengan jumlah pengunjung, berapa banyak komentar, &lt;i&gt;page rank&lt;/i&gt;, atau singkatnya, seberapa populer blog kita -dan kita sebagai pemiliknya. Ndoro Kakung juga menyentil para blogger yang hanya berburu uang di blog mereka dengan menggunakan &lt;i&gt;adsense&lt;/i&gt; dan sejenisnya, tanpa memperhatikan content blog mereka. Terkait hal ini, Ndoro Kakung mengutip pernyataan Matt Mullenweg -sang pendiri Worpress-, "&lt;i&gt;You can make more money because of your blog, not from your blog&lt;/i&gt;". Seorang blogger mendapat rezeki bukan dari blognya, melainkan mendapat peluang ekonomi dari kegiatan merawat blog, misalnya menjadi pembicara, pengajar, penulisan buku, dan sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljPJNHUDKI/AAAAAAAAAPE/P48JtWIORt0/s1600-h/IMG0172A.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljPJNHUDKI/AAAAAAAAAPE/P48JtWIORt0/s200/IMG0172A.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357259513803312290" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahasa yang enak dan mudah dipahami khas tulisan Ndoro Kakung sangat menjadi nilai plus buku ini. Pesan-pesan yang bermanfaat dan langsung bisa dipraktekkan dalam tatanan praktis membuat saya tidak menyesal membelinya. Walaupun demikian, isi buku ini terlalu luas. Mengambil satu tema besar, ngeblog, buku ini terangkum dengan kurang sistematis dan pembahasan yang melebar. Selain memberikan tips ngeblog, buku ini juga berbicara mengenai cara memilih blog hosting, peran blogger dalam mempromosikan Pulau Komodo, sampai pembahasan tentang wi-max. Hal tersebut menjadikan tidak semua bagian di buku ini penting bagi pembaca. Selain hal tersebut, kekecewaan saya juga datang dari cover buku ini. Bukan karena desainnya yang tidak bagus -&lt;i&gt;kalau desainnya sih saya suka&lt;/i&gt;-, melainkan karena bahannya yang terbuat dari -saya tidak tahu kertas jenis apa-, yang jelas, perpaduan kertas tersebut dengan warna dominan putihnya membuat buku ini cepat kotor. Saran saya, segeralah menyampulnya dengan sampul plastik setelah Anda membelinya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimanapun juga, buku Nge-blog dengan Hati mengajarkan kita agar tidak selamanya berpikir 'picik' tentang ngeblog: tidak selalu berharap mendapatkan uang dan dibayar untuk ngeblog. Ndoro Kakung menyemangati kita agar terus menulis di blog, dengan mendayagunakan seluruh sumber daya yang kita miliki secara efektif dan efisien, tapi tetap menyadarkan pada hati nurani -atau dalam istilah Ndoro Kakung, &lt;i&gt;smart blogger&lt;/i&gt;. Jika selama ini kita mengambil banyak hal dari internet, kini saatnya kita berbagi. Ngeblog dengan hati adalah salah satu cara kita berbagi pada dunia.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-6321258472792027290?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/6321258472792027290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/resensi-ngeblog-dengan-hati.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/6321258472792027290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/6321258472792027290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/resensi-ngeblog-dengan-hati.html' title='Nge-blog dengan Hati: Belajar Berbagi melalui Nge-blog'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljO1rHl_4I/AAAAAAAAAO8/wvbIIQhY3vo/s72-c/IMG0171A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-217104180137133351</id><published>2009-07-12T00:05:00.008+07:00</published><updated>2009-07-12T01:17:59.934+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>Ngobrol Bareng Pak Prabowo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Pagi itu, 3 Februari 2009, saya dikejutkan sebuah sms:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;From : +6281564230xx&lt;br /&gt;03-Feb-2009&lt;br /&gt;09:32&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat pagi, saya Rully Gozali dari tim FbPS, mohon untuk cek message-nya di FB..&lt;/div&gt;Untuk konfirmasinya silahkan hubungi saya. Thanks.&lt;br /&gt;Salam Indonesia Raya!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setahu saya, FbPS adalah sebutan untuk Facebook milik Prabowo Subianto, salah seorang tokoh nasional yang saat itu menjadi bakal calon presiden negeri ini. Hmmh, ada apa yah, tiba-tiba saya mendapat message dari tim FbPS? saya menerka-nerka apa isi pesan yang dikirim oleh tim FbPS ke inbox message facebook saya. Dugaan terkuat saya, saya akan diminta menjadi bintang iklan Partai Gerindra untuk memerankan seorang pengangguran yang memasang tampang memelas dan berkata, "Sekarang cari kerja susah, kondisi perekonomian tak menentu. Sampai-sampai, saya sudah tiga hari tidak dugem."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata dugaan saya salah. Pesan di inbox saya tidak berisi ajakan untuk menjadi bintang di iklan Gerindra terbaru, melainkan sebuah undangan. Ya, sebuah undangan untuk nonton bareng film &lt;i&gt;Red Cliff 2&lt;/i&gt;, bersama Pak Prabowo di The Premiere, EX Jakarta, pada malam harinya. Siang hari, saya kembali mendapat SMS yang meminta saya segera mengonfirmasi perihal kehadiran saya di acara tersebut. Sebenarnya saya bingung, akan datang atau tidak ke acara nonton bareng yang baru dimulai pukul setengah sepuluh malam itu. Akhirnya saya membalas SMS dari tim FbPS dengan sebuah pertanyaan yang saat itu saya anggap wajar ditanyakan oleh seorang mahasiswa kere -tapi kece. Sebuah pertanyaan yang kelak saya sadari betapa memalukan dan hinanya: "Gratis gak mas?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljNcFmg9zI/AAAAAAAAAOk/gGAv90FZRlQ/s1600-h/red-cliff-2.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljNcFmg9zI/AAAAAAAAAOk/gGAv90FZRlQ/s320/red-cliff-2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357257639180957490" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 218px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mendapat kepastian bahwa saya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tiket masuk serta akan diantar pulang setelah acara berlangsung, saya memutuskan untuk hadir di acara itu. Berdiri dan berdesak-desakkan di bus kota ditambah macet sialan saat menuju EX cukup membuat saya terlihat lusuh dan kumel. Saat itu mungkin sudah tidak dapat dibedakan lagi mana yang Rifa dan mana yang kernet busnya. Bedanya hanya saya pake kawat gigi, dia pake handuk kecil (Walaupun berbeda, keduanya sama-sama bisa digunakan untuk membersihkan kuku). Sesampainya di The Premiere EX, saya berniat mencuci muka kumel ini terlebih dahulu. Namun seorang kerabat Pak Prabowo -yang belakangan diketahui bernama Pak Boyke- langsung menyambut saya dan berkata, "Wah, Rifa yah? Hayo masuk, Pak Prabowo sudah nunggu kamu". Pak Boyke menarik tangan saya untuk memasuki sebuah kafe di bioskop itu. Saat itu saya dilanda kebingungan sekaligus kepanikan. Bingung, karena saya heran: &lt;i&gt;ngapain Pak Prabowo nunggu saya?&lt;/i&gt; Panik, karena saya tidak mungkin akan berhadapan dengan Pak Prabowo dengan wajah kumel-lusuh-kucel-lecek-kusam-imut ini. "Saya mau ke toilet dulu ya, Pak," saya memohon izin pada Pak Boyke dengan maksud mencuci muka terlebih dahulu. "Udah, gak usah, ntar aja..." jawab Pak Boyke sambil terus menggiring saya ke dalam kafe. Bagus, sebentar lagi Pak Prabowo akan bertemu saya yang sedang lusuh ini dan saya tinggal menunggu beliau bertanya, "Sehari-hari kamu ngamen dimana?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljNyToUecI/AAAAAAAAAO0/3ndkC1WyqHw/s1600-h/prabowo1.gif"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljNyToUecI/AAAAAAAAAO0/3ndkC1WyqHw/s200/prabowo1.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357258020903745986" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 149px; height: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya dan Pak Boyke masuk ke dalam kafe. Dan tampak di depan muka saya, seorang yang selama ini cuma saya lihat di TV, koran, dan internet, siapa lagi kalo bukan Prabu Angling Dharma. &lt;i&gt;Enggak deng&lt;/i&gt;, siapa lagi kalo bukan Prabowo Subianto. "Ini Pak, Rifa, juara satu nya," demikian pernyataan Pak Boyke saat memperkenalkan saya ke Pak Prabowo. Saat itu saya benar-benar kaget. Saya memang menjadi salah satu pemenang dalam &lt;i&gt;Prabowo Blogging Competition&lt;/i&gt; atas tulisan saya yang berjudul &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.rifamulyawan.com/2008/12/mps-metode-penelitian-sosial-atau.html"&gt;MPS: Metode Penelitian Sosial atau Memimpikan Prabowo Subianto?&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, namun saya belum pernah diberi tahu sebelumnya kalau sayalah juara satunya. Terlebih, katanya, Pak Prabowo sendirilah yang memilih pemenang-pemenangnya. Saat itu saya cuma berharap saya gak salah ngomong yang berpotensi membuat Pak Prabowo menyesal telah memilih saya sebagai juara satunya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pak Boyke meninggalkan kami di ruangan. Saya dan Pak Prabowo duduk. Semua waiter kafe tampak melihat ke arah kami. Mungkin menurut mereka, mereka sedang menyaksikan si Brondong dan si Om senang sedang berkencan di kafe. Tapi saya cuek aja. Saya terdiam. Sebenarnya banyak yang ingin saya tanyakan sebelumnya: mengenai Undang-undang BHP, pertumbuhan ekonomi dua digit, kemandirian energi, teori lepas landas Rustow (kalau Indonesia beralih ke pertanian lagi, apakah itu berarti kita mundur dari tahap 'lepas landas' kembali ke tahap 'tradisional'? -itu adalah pertanyaan titipan dari seorang teman), sampai masalah pelanggaran HAM. Tapi tiba-tiba otak saya nge-blank. Saya terdiam, speechless, dan takut salah ngomong. Sambil terdiam, yang saya lakukan saat itu ialah menatap Pak Prabowo mulai dari ujung kepala hingga ujung sepatunya. Semuanya terlihat MAHAL. Sebenernya saya ingin memujinya dengan mengatakan, "wah, pakaian Bapak terlihat mahal." Tapi saya takut itu termasuk salah ngomong. Jadi saya memutuskan untuk diam saja.&lt;/div&gt;"Siapa nama kamu? Rifa, ya?" Tanya Pak Prabowo.&lt;br /&gt;"Iya, pak," Jawab saya.&lt;br /&gt;"Kamu kemana waktu itu turun lapangannya? Saya lupa,"&lt;br /&gt;"Ke Garut, Pak,"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Oh, iya ke Garut ya. Nah, kamu jadi juara satu karena kamu sampai wawancara petani di lapangan,"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Oh..." saya kaget. Padahal saya wawancara sama petani di Garut kan bukan karena saya niat banget ikutan lomba ini, tetapi itu untuk mata kuliah MPS saya.&lt;/div&gt;"Orang tua kamu kerja di mana?"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kalau Bapak pensiunan swasta, kalau Ibu di Pengadilan Tinggi Jakarta," jawab saya. Sebenarnya saya juga ingin balas bertanya, "kalau Bapak sendiri kerja dimana?" Tapi nggak jadi. Sekali lagi, takut salah ngomong.&lt;/div&gt;"Kuliah dimana?"&lt;br /&gt;"UI, Pak,"&lt;br /&gt;"di Depok?"&lt;br /&gt;"Iya, Pak,"&lt;br /&gt;"Jurusan apa?"&lt;br /&gt;"Politik, Pak,"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Wah, politik ya? Kalau politik, bahasa Inggris kamu harus bagus," kata Pak Prabowo. Lantas saya berpikir: perasaan sih mau jurusan apa juga ya emang harus bagus bahasa Inggrisnya. Haha, kadang-kadang orang besar itu aneh juga, ya.&lt;/div&gt;"Kamu udah jago bahasa Inggrisnya?" Tanyanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anjrit. Pertanyaan yang sangat susah saya jawab. Kalo bohong, saya takut ketahuan. Kalau jujur, ntar saya malu sendiri. Akhirnya saya memutuskan mengambil jalan tengah, "masih belajar Pak, hehe," jawab saya, cengegesan.&lt;/div&gt;"Kamu udah pernah nonton di sini sebelumnya?"&lt;br /&gt;"Belum, Pak," mampus. Ketahuan dah, saya bukan anak gaul.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Saya juga baru pertama kali nih nonton di sini. Ya, karena ada film bagus aja. Udah pernah nonton &lt;i&gt;Red Cliff&lt;/i&gt; yang pertamanya?"&lt;/div&gt;"Belum, pak," sekali lagi. Skak mat. Ketahuan saya bukan anak gaul.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Wah, kamu harus nonton tuh yang bagian pertamanya. Biar nanti nyambung nontonnya. Bagus itu filmnya. Apalagi kamu anak politik," saran Pak Prabowo.&lt;/div&gt;"Iya, Pak. Nanti saya akan nonton film yang bagian pertamanya."&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan saudara-saudara sekalian, kita akan segera memasuki bagian paling gak penting dari obrolan bareng Capres:&lt;/div&gt;"Kost-nya dimana?" Tanya Pak Prabowo.&lt;br /&gt;"di Srengseng Sawah, Pak."&lt;br /&gt;"Wah, lumayan jauh ya. Naik apa kamu ke kampus?"&lt;br /&gt;"Motor, Pak,"&lt;br /&gt;"Oh, bawa motor?"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Bukan, Pak. Jadi kost-kost-an saya nyediain fasilitas ojek kost-an. Jadi saya dianter jemput pake ojek kost-kostan..."&lt;/div&gt;"Oh, ada ojek kost-annya. Enak ya kost-annya," tanggap Pak Prabowo.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langka sekali kesempatan yang saya dapat ini. Mengobrol akrab di sebuah kafe bersama seorang capres. Tetapi mengapa oh mengapa, sekali-kalinya dapat kesempatan itu, malah ngomongin ojek kost-an. Gak ada bahan obrolan yang lebih penting.&lt;/div&gt;Pak Prabowo memanggil waiter dan meminta saya untuk memesan minuman.&lt;br /&gt;"Hot Chocolate aja, Mbak," pesan saya.&lt;br /&gt;"Itu aja, makannya nggak? Sandwich?" tawar Pak Prabowo.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Hmmmh, nggak usah pak, minum aja," jawab saya, jaim tingkat tinggi. Sumpah sebenarnya saya lapar saat itu. Tetapi saya ingat pesan ibu saya: ingat, jaga sikapmu nak, jangan sampai memalukan nama keluarga. Hal tersebut menjadikan saya lebih memilih untuk menahan lapar. Obrolan santai yang langka dengan topik-sangat-ringan-sekali-seperti-ngobrol-bareng-teman-baru-kenal kembali dilanjutkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Maaf Pak, Rifa-nya dipanggil sama Pak Boyke," kata seorang pemuda kepada Pak Prabowo. Wah, sepertinya waktu mengobrol bareng Pak Prabowonya sudah selesai, pikir saya. Sambil mengeluarkan kamera dari dalam tas, saya berkata pada seorang pemuda yang bernama Mas Eko tersebut, "tapi mas, saya foto dulu yah."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Oh, iya ntar aja, Mas. Soalnya tadi Pak Boyke manggilnya kayanya penting," jawab Mas Eko. Pak Prabowo yang sudah bersiap berfoto bareng saya, eh terbalik, saya yang sudah siap berfoto bareng Pak Prabowo akhirnya harus menunda rencana itu. Saya lantas pamit kepada Pak Prabowo dan keluar dari kafe.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mas Eko mengantar saya untuk 'menghadap' Pak Boyke.&lt;br /&gt;"Ini Rifanya, Pak," kata Mas Eko. Lantas ia pergi meninggalkan saya dan Pak Boyke.&lt;br /&gt;"Iya, kenapa pak?" tanya saya pada Pak Boyke.&lt;br /&gt;"Oh, nggak, tadi katanya kamu mau ke toilet? Takutnya sudah kebelet,"&lt;br /&gt;GUBRAK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film telah dimulai.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya duduk manis, menonton film itu. &lt;i&gt;Red Cliff 2&lt;/i&gt;, sebuah film yang jalan ceritanya penuh dengan intrik politik dan peperangan. Tapi saya nggak ngerti dan bingung sendiri: &lt;i&gt;ini film apanya yang bagus?&lt;/i&gt; Terus kenapa kayaknya semua orang suka film ini yah. Pasti ada yang salah dengan otak saya. Saat menonton film itu, saya malah memikirkan hal lain: menyesal mengapa tadi tidak cuci muka terlebih dahulu sebelum masuk The Premiere. Gara-gara itu, saya jadi tidak berfoto bareng Pak Prabowo di suasana yang penuh dengan keakraban layaknya ayah dan anak yang sedang makan malam di kafe. &lt;i&gt;Ughh... &lt;/i&gt;Namun, bagaimanapun juga, saya sangat bersyukur. Salah satu mimpi saya beberapa bulan sebelumnya -berbincang akrab dengan Pak Prabowo- telah menjadi kenyataan. Saya tersenyum, melanjutkan menonton film di layar lebar yang ada di hadapan saya sambil menenggak hot chocolate. Sesekali menelan french fries.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-217104180137133351?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/217104180137133351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/ngobrol-bareng-pak-prabowo.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/217104180137133351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/217104180137133351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/ngobrol-bareng-pak-prabowo.html' title='Ngobrol Bareng Pak Prabowo'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljNcFmg9zI/AAAAAAAAAOk/gGAv90FZRlQ/s72-c/red-cliff-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-484889424588000971</id><published>2009-07-12T00:01:00.000+07:00</published><updated>2009-07-12T00:15:45.061+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sports'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Events'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musics'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Books'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Organization'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politics'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Competition'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Movies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TV'/><title type='text'>Lagi-lagi Ngeblog Lagi (Sambutan Launching Rifamulyawan Online)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Huah&lt;/span&gt;, sudah lama sekali saya tidak menulis di blog. Entah mengapa, semangat saya untuk menulis kerap kali menurun. Saya suka merasa malas dan &lt;i&gt;mood-mood-&lt;/i&gt;an dalam hal tulis-menulis. Kadang menggebu-gebu untuk menulis, tapi kadang malas menulis. Kadang bergelora untuk ngeblog, tapi kadang malas shalat lima waktu. Sebenarnya, vakumnya saya ngeblog selama beberapa bulan belakangan tidak hanya dikarena perasaan malas dan &lt;i&gt;mood-mood-&lt;/i&gt;an yang melanda, tetapi juga karena terhalang oleh tugas kuliah yang juga erat kaitannya dengan tulis-menulis. Jadi, walaupun beberapa bulan belakangan ini saya tidak aktif nulis di blog, sesungguhnya saya juga menulis loh. Esai, makalah, review, dan kawan-kawannya -yang sama keparatnya- adalah santapan saya sehari-hari kala itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada yang hilang! Begitulah yang saya rasakan saat tidak ngeblog. Ya, saya merasakan sesuatu yang hilang -namun sulit dijelaskan- saat saya tidak lagi ngeblog. Hilang, bagai sebuah melati yang kehilangan putiknya. Bagai sebuah kucing yang kehilangan induknya. Bagai Ibu yang kehilangan anaknya di mall. Dan juga bagai seorang Rifa yang kehilangan ketampanannya. Semua terasa hambar dan tak lengkap. Itulah sebabnya saya ingin mengembalikan ketampanan saya yang telah hilang. Ya bukanlah -&lt;i&gt;kalau itu sih gak akan hilang&lt;/i&gt;-, maksudnya, mengembalikan "spirit" ngeblog saya yang hilang itu. Intinya, saya ingin ngeblog lagi!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rifamulyawan Online! Itulah nama blog saya yang (dikemas) baru ini. Sebuah blog yang akan terus saya &lt;i&gt;update&lt;/i&gt;. Sebuah blog yang akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Blog ini akan menjadi &lt;i&gt;official site&lt;/i&gt; seorang Rifa Mulyawan. Dan yang paling penting, blog ini adalah satu-satunya website di dunia yang ada foto Rifa di &lt;i&gt;header&lt;/i&gt;nya. Sungguh menakjubkan, bukan? &lt;i&gt;cuih.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di akhir sambutan kali ini, saya mengajak rekan-rekan semua untuk berdoa agar blog ini terus eksis dan &lt;i&gt;update&lt;/i&gt;, tidak menjadi seperti kuburan yang sunyi senyap, tanpa kegiatan, dan jarang dilalui orang. Semoga saya terus semangat untuk belajar menulis dan ngeblog. Siapa tahu, kelak bisa membantu orang lain. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat membaca! Sering sering kunjungi ya!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tangerang, 12 Juli 2009&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam hangat-sayang-peluk-cium-cinta-mesra-dan-bergairah dari saya,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rifa Mulyawan,&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;pemuda tampan berbokong imut&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sli-YLZo7XI/AAAAAAAAANk/4PfAFoXdJ80/s1600-h/Graphic2.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sli-YLZo7XI/AAAAAAAAANk/4PfAFoXdJ80/s200/Graphic2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357241079343672690" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 95px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-484889424588000971?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/484889424588000971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/lagi-lagi-ngeblog-lagi-sambutan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/484889424588000971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/484889424588000971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/07/lagi-lagi-ngeblog-lagi-sambutan.html' title='Lagi-lagi Ngeblog Lagi (Sambutan Launching Rifamulyawan Online)'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sli-YLZo7XI/AAAAAAAAANk/4PfAFoXdJ80/s72-c/Graphic2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1753011215451122478</id><published>2009-06-29T22:00:00.004+07:00</published><updated>2009-07-11T23:29:10.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Competition'/><title type='text'>Asuransi: Adakah Manfaatnya bagi Saya?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Asuransi? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Duh&lt;/span&gt;, untuk apa&lt;span style="font-style: italic;"&gt; sih&lt;/span&gt;! Demikian gumam saya saat ditawari seorang wanita cantik untuk mengikuti program asuransi. “Maaf &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mbak&lt;/span&gt;, tidak tertarik” saya berkata pada wanita tersebut dan lantas meninggalkannya seorang diri dalam kenestapaan. Dengan menegakkan kepala, saya pun mempercepat langkah saya agar tidak dibuntuti olehnya, sambil mengeluarkan senyuman licik seperti tokoh antagonis di sinetron, seolah berkata, “saya tidak butuh asuransi!”. Itulah pengalaman saya beberapa bulan lalu saat saya berada di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Saya memang tidak mengerti dan tidak tertarik untuk mengerti -terlebih mengikuti- program asuransi. Adakah kegunaannya?  Bukankah hal itu hanya membuang-buang uang saja? Ya, menurut saya demikian. Kalaupun saya memegang uang, lebih baik saya gunakan untuk berbelanja barang-barang yang saya inginkan atau menyimpannya di bank. Sepengetahuan saya, asuransi akan berguna jika manusia mengalami musibah. Lantas saya berpikir, jika demikian, untuk apa mengikuti program asuransi? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Toh&lt;/span&gt;, tidak ada orang yang mengharapkan dirinya tertimpa musibah. Lagipula, jika memang seseorang tertimpa musibah, itu adalah kehendak Tuhan, jadi tidak perlu dipermasalahkan. Pemikiran saya tersebut membuat saya semakin bingung mengapa semakin hari orang-orang semakin ramai membicarakan asuransi.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tidak menarik dan tidak penting, demikian anggapan saya mengenai asuransi. Namun, saya kerap bingung ketika menemukan banyak sekali kantor-kantor asuransi dengan berbagai nama di banyak tempat. Ruko-ruko di pinggir jalan yang saya lalui pun tak jarang terdapat kantor asuransi. Bukankah ini tanda bahwa bisnis asuransi semakin berkembang? Bagaimana bisa? Jika memang pemikiran saya benar bahwa asuransi itu tidak penting dan tidak menarik, seharusnya tidak banyak kantor-kantor asuransi seperti kondisi yang saya temui saat ini. Seharusnya, mereka semua mengalami kebangkrutan dan bukannya terus tumbuh. Pertanyaan demi pertanyaan muncul dalam benak saya. Tidak mungkin, asuransi tidak mungkin bisa berkembang di negeri ini, terlebih masih sangat banyak rakyat Indonesia yang hidup dalam garis kemisikinan. Untuk makan saja susah, terlebih untuk mengikuti program asuransi. Namun, mengapa saya menemui banyak perusahaan asuransi kian bermunculan di negeri ini? Mengapa asuransi terus berkembang? Mengapa iklan mereka semakin banyak ditemui? Apakah asuransi memberi keuntungan yang besar bagi nasabahnya? Mengapa mereka kerap menggunakan wanita cantik sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sales&lt;/span&gt; mereka -dan menutup peluang saya yang tampan ini bekerja untuk itu? Dan mengapa juga sampai-sampai nama auditorium di kampus saya -FISIP UI- pun bernama Auditorium AJB Bumiputera? Sebegitu 'heboh'nya kah asuransi? Apakah asuransi memang benar-benar penting? Lebih penting daripada mengagumi ketampanan diri saya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut kerap kali merasuki otak saya, hingga akhirnya membuat saya memutuskan untuk mencari tahu sebuah fakta: apa pentingnya mengikuti asuransi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencari tahu manfaat mengikuti program asuransi, saya berniat menelepon sebuah perusahaan asuransi. Saya melihat nama AJB Bumiputera 1912 di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yellow Pages&lt;/span&gt;. Mungkin tepat jika saya menelepon ke perusahaan ini. Hal tersebut tak terlepas dari status AJB Bumiputera 1912 yang merupakan perusahaan asuransi terbesar dan tertua di Indonesia. Sebenarnya, saya terkejut ketika mengetahui AJB Bumiputera 1912 benar-benar berdiri pada tahun 1912. Berdiri pada tahun 1912, dan perusahaan ini masih tegak hingga kini. Seharusnya mereka sudah bangkrut sebelum tahun 1945 jika asuransi memang tidak bermanfaat dan tidak menguntungkan. Tetapi faktanya AJB Bumiputera 1912 masih ada hingga saat ini dan usianya telah mencapai hampir seratus tahun. Fenomena ini semakin membuat saya penasaran dan ingin tahu mengenai apa sebenarnya manfaat asuransi. 2512154, saya tekan tombol-tombol angka tersebut dari telepon rumah saya. Saat nada sambung berbunyi, muncul perasaan ragu di benak saya: apakah saya akan terus menelepon dan mencari tahu informasi mengenai asuransi, atau menutup saja teleponnya? Saya takut sekali saat itu karena saya akan menelepon sebuah perusahaan asuransi, bukan untuk menanyakan layanan tentang asuransi di perusahaan tersebut, malah bertanya tentang manfaat asuransi. Saya berpikir, pasti saya akan dicaci-maki, dibilang bodoh atau merepotkan oleh pengangkat telepon nanti. Saya semakin takut. Namun, karena saya adalah pemuda perkasa dan gagah berani layaknya Prabu Angling Darma, saya memberanikan diri untuk melanjutkan niat semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selamat siang, Bumiputera,?” suara di seberang telepon. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Uhmm&lt;/span&gt;... ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mbak&lt;/span&gt;... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ehmm&lt;/span&gt;... saya ingin bertanya,” sahut saya di telepon dengan malu-malu. Jujur, saya bukan malu karena sedang berbincang dengan suara seksi wanita diujung telepon, tetapi saya malu menanyakan pertanyaan terbesar yang menghantui pikiran saya saat ini: apa manfaat ikut asuransi. Namun, saya tetap memberanikan diri -sudah saya bilang, saya gagah berani dan perkasa. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mbak&lt;/span&gt;, saya mau tanya-tanya tentang asuransi, boleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mbak&lt;/span&gt;?” tanya saya kepada wanita tersebut. Tanpa disangka-sangka, telepon saya kemudian disambungkan pada Bapak Rizki, staf Departemen Komunikasi Perusahaan AJB Bumiputera 1912. Saya pun menanyakan berbagai pertanyaan singkat mengenai asuransi kepada Bapak Rizki. Tetapi sayang sekali, saya malah lupa menanyakan pertanyaan utama saya: apakah manfaat asuransi. Saya baru saja melakukan hal yang sangat bodoh: sudah berkesempatan berbincang dengan salah seorang staf departemen komunikasi dari perusahaan asuransi ternama, tetapi justru tidak bertanya perihal pertanyaan utama yang ada dalam benak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena malu untuk kembali menelepon Bapak Rizki, saya memutuskan untuk terus mencari tahu tentang asuransi dengan menelusurinya di internet dan membaca buku-buku di perpustakaan. “Hidup itu penuh dengan resiko,” demikian pernyataan Scott E. Harrington dan Gregory R. Niehaus dalam bukunya yang berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Risk Management and Insurance&lt;/span&gt;. Harrington dan Niehaus -yang merupakan profesor dari University of South Carolina- mendefinisikan resiko sebagai situasi yang penuh dengan ketidakpastian perihal apa yang akan terjadi. Untuk menghadapi resiko tersebut, perlu dilakukan manajemen resiko, dan asuransi adalah salah satu aplikasi manajemen resiko yang terbaik. Selain dari Harrington dan Niehaus, saya juga menemukan pendapat dari Riedel dan Miller mengenai manfaat asuransi. Dalam buku mereka yang berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Insurance Principles and Practices&lt;/span&gt;, Riedel dan Miller menyatakan berbagai manfaat asuransi, antara lain dapat membuat seseorang berada dalam keadaan aman serta dapat menjadi alat penabung. Lantas, bagaimana dengan pendapat akademisi dari Indonesia? Herman Darmawi, seorang akademisi dari Universitas Andalas, dalam bukunya yang berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Manajemen Asuransi&lt;/span&gt; juga menyatakan hal yang senada dengan Riedel dan Miller. Herman menyatakan fungsi primer dari asuransi ialah mengurangi kekhawatiran akibat ketidakpastian. Ia menambahkan, perushaaan asuransi memang tidak kuasa mencegah kerugian-kerugian akibat hal yang tak terduga seperti badai, kecelakaan, kematian, atau sakit, namun perusahaan asuransi dapat mengurangi beban ekonomi dari kerugian-kerugian tersebut. Dari berbagai penelusuran data yang telah saya lakukan, saya berkesimpulan ternyata asuransi memang penting dan bermanfaat, terlebih bagi rakyat Indonesia yang wilayah tempat tinggalnya rentan terjadi bencana alam. Setelah melakukan riset sederhana demi menjawab pertanyaan yang menggerayangi hati dan pikiran saya ini, saya menjadi tertawa sendiri dengan pemikiran awal saya yang menyatakan bahwa asuransi tidak penting dan tidak menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang berubah menjadi malam, kepompong berubah menjadi kupu-kupu, dan kecebong berubah menjadi katak. Saya pun demikian. Saya juga berubah menjadi katak. Ya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;enggaklah&lt;/span&gt;, memangnya saya kecebong? Maksud saya, saya pun berubah pikiran mengenai asuransi. Saya yang semula tidak tertarik sama sekali, tampaknya mulai memiliki ketertarikan terhadap hal tersebut. Saya telah mengetahui berbagai manfaat asuransi, dan kini sedang mempertimbangkan untuk mengikuti program asuransi. Tapi... uang darimana? Nah, ini dia permasalahannya. Saya tidak tahu darimana saya mendapatkan uang sebagai premi yang akan saya bayarkan. Uang di dompet nampaknya hanya cukup membeli kebutuhan sehari-hari seperti sesuap nasi dan sebuah tiket bioskop. Tetapi, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;when there is a will, there is a way&lt;/span&gt;,” demikian seru &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Om&lt;/span&gt; Rizal Malarangeng dalam iklannya yang sempat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booming&lt;/span&gt; tahun lalu. Saya mungkin memang belum bisa bergabung dengan program asuransi untuk saat ini. Tetapi saya yakin, niat saya akan membuka jalan bagi saya nantinya untuk mengikuti program asuransi. Saya mendapat informasi ada sebuah lomba penulisan esai yang diadakan oleh AJB Bumiputera 1912. Mungkin, inilah jalannya! Hadiah dari lomba ini mungkin saja bisa saya gunakan untuk premi saya, bukan begitu?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1753011215451122478?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/1753011215451122478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/06/asuransi-adakah-manfaatnya-bagi-saya.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1753011215451122478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/1753011215451122478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/06/asuransi-adakah-manfaatnya-bagi-saya.html' title='Asuransi: Adakah Manfaatnya bagi Saya?'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-2277636573653310834</id><published>2009-06-20T13:21:00.013+07:00</published><updated>2009-06-20T14:05:41.976+07:00</updated><title type='text'>Hubungi Rifa</title><content type='html'>Anda ingin menghubungi Rifa? Ingin bertanya? Memberi saran? Kritik? Kurang kerjaan? Butuh kasih sayang? Kelebihan uang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silahkan kontak Rifa di&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="mailto:rifamulyawan@gmail.com"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyBxgaCjCI/AAAAAAAAAMs/c1I0FvbYVAY/s200/Icon-Gmail_large.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349293144922033186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="mailto:rifamulyawan@gmail.com"&gt;rifamulyawan@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.facebook.com/rifamulyawan"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyDKnmYRqI/AAAAAAAAANE/p8UbQX5RVjQ/s200/facebook-logo.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349294675861194402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;               &lt;a href="http://www.facebook.com/rifamulyawan"&gt;http://www.facebook.com/rifamulyawan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.twitter.com/rifamulyawan"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyDZcFaD6I/AAAAAAAAANM/8wI0pQJ1uVg/s200/twitter-logo.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349294930468147106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.twitter.com/rifamulyawan"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.twitter.com/rifamulyawan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.plurk.com/rifamulyawan"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyC8WkM3II/AAAAAAAAAM8/HkPz5xt4ouY/s200/plurk-fluidapp-icon.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349294430770486402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;a href="http://www.plurk.com/rifamulyawan"&gt;http://www.plurk.com/rifamulyawan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.rifamulyawan.com/"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 90px; height: 90px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyD3MCBNQI/AAAAAAAAANc/0jq0EVg5kIw/s400/faviconrifa2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349295441555043586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;" class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://www.rifamulyawan.com/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.rifamulyawan.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-2277636573653310834?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/2277636573653310834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/06/hubungi-rifa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/2277636573653310834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/2277636573653310834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/06/hubungi-rifa.html' title='Hubungi Rifa'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyBxgaCjCI/AAAAAAAAAMs/c1I0FvbYVAY/s72-c/Icon-Gmail_large.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-2985912527077914634</id><published>2009-06-20T12:36:00.015+07:00</published><updated>2009-07-18T12:48:11.557+07:00</updated><title type='text'>Jasa dan Layanan</title><content type='html'>Ada yang bisa saya bantu?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konsultan dalam Pemilihan Ketua OSIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Strategic and Political Consulting for Student Board Chairman Election&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin menjadi ketua OSIS di sekolahmu?&lt;br /&gt;Rifa menawarkan jasa konsultasi dan perencanaan strategis bagi calon Ketua OSIS di tingkat SMA dan SMP, untuk memenangkan persaingan dalam pemilihan. Rifa akan membantu para kandidat untuk memenangi pemilihan dengan berbagai perencanaan dan teknik dalam suatu sistem yang terpadu. Pelayanan jasa ini termasuk diantaranya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;network building&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;media campaign&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Land&lt;/span&gt;:&lt;span style="font-style: italic;"&gt; banner, poster, flier, etc&lt;/span&gt;; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Air&lt;/span&gt;: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;internet&lt;/span&gt; -&lt;span style="font-style: italic;"&gt;web, social networking site, etc&lt;/span&gt;-, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;school radio ad, video, etc&lt;/span&gt;), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PR-ing, event organizing, survey, debate simulation, public speaking training&lt;/span&gt;, dan lain sebagainya. Kampanye kandidat juga akan memperhatikan konsep &lt;span style="font-style: italic;"&gt;marketing mix&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;product, price, place, promotion&lt;/span&gt;), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;positioning&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;after sales service&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pelayanan ini, calon klien diharapkan menghubungi Rifa minimal dua bulan menjelang masa kampanye pemilihan Ketua OSIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Desain Grafis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rifa bersedia membantu mendesain berbagai hal berikut: poster, spanduk, baliho, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;digital year book&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;corporate identity&lt;/span&gt; (kop surat, kartu nama, amplop, dll), dan lain sebagainya. Harga sangat terjangkau. Jika Anda tidak puas dengan hasilnya, Anda bisa mencari desainer lain, namun uang tetap tidak kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx5-A-HuXI/AAAAAAAAAL8/5Pm7LR-DMpM/s1600-h/cover+dyb+bem+fisip.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 227px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx5-A-HuXI/AAAAAAAAAL8/5Pm7LR-DMpM/s320/cover+dyb+bem+fisip.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349284563728710002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;        &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx6JFnZOjI/AAAAAAAAAME/bDX63KwMnbE/s1600-h/dyb+bem+fisip+1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 222px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx6JFnZOjI/AAAAAAAAAME/bDX63KwMnbE/s320/dyb+bem+fisip+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349284753954126386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;digital year book&lt;/span&gt; BEM FISIP UI 2008)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx6pFWrpfI/AAAAAAAAAMM/2KwTo-Vz8DE/s1600-h/cover+sosmagz.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 248px; height: 357px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx6pFWrpfI/AAAAAAAAAMM/2KwTo-Vz8DE/s320/cover+sosmagz.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349285303639844338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;"&gt;presentation slide&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Depsosmas BEM FISIP UI 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MC&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rifa menawarkan diri menjadi MC acara-acara Anda (halah, MC macam apa ini, menawarkan diri secara ekstrim begini). Dengan pengalaman menjadi MC acara skala kecil hingga besar, informal, semi formal dan formal, Rifa dapat menjadi pilihan bagi Anda yang sedang membutuhkan MC berkualitas namun anggaran terbatas. Dalam kondisi tertentu, Rifa juga bersedia menjadi MC secara ikhlas ta'ala, alias gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx8B_xNQCI/AAAAAAAAAMU/uUC40mgAwpw/s1600-h/KFPAM.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx8B_xNQCI/AAAAAAAAAMU/uUC40mgAwpw/s320/KFPAM.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349286831148843042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;MC Kompetisi Film Pendek Anak Muda CIVED 2008 bersama Andari (penyiar Radio Prambors Jakarta).&lt;br /&gt;Acara ini diselenggarakan oleh CIVED, KPU dan UNDP di Lapangan Parkir Timur Senayan Jakarta, Agustus 2008.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Web Development&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rifa menawarkan jasa pembuatan web/blog bagi perorangan dan organisasi tingkat sekolah atau kampus. Dengan harga yang terjangkau, Rifa akan membuat konsep, mendesain, dan membuat web/blog untuk Anda, disertai dengan domain .com, .net, .web.id, .co.id, bila Anda menginginkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx9yh3_O4I/AAAAAAAAAMc/SG5Srgo__rA/s1600-h/sosline.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 181px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx9yh3_O4I/AAAAAAAAAMc/SG5Srgo__rA/s320/sosline.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349288764449438594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sosline (Sosmas Online)&lt;br /&gt;Website Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx_ZwxTvuI/AAAAAAAAAMk/YC9Q5aJfvHo/s1600-h/old+sosline.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 181px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx_ZwxTvuI/AAAAAAAAAMk/YC9Q5aJfvHo/s320/old+sosline.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349290537974480610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;"&gt;old&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Sosline (Soslink Online)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Website Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Price and Quality&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pelayanan jasa dari Rifa dikenakan harga yang terjangkau dan negotiable. Kualitas (kadang) tidak diragukan (semoga). Terima kasih banyak atas kepercayaan Anda menggunakan jasa Rifa. Rifa akan berusaha memuaskan Anda, sesuai moto kami: “Anda puas, kami lemas” (standar abis). Maksudnya, bila Anda puas tolong sampaikan pada orang lain, bila Anda tidak puas, tolong beritahu saya (ini lebih standar lagi *kayak tulisan-tulisan di rumah makan padang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*Walau kelihatannya main-main, tetapi semua bentuk pelayanan yang tertera di atas adalah serius.&lt;br /&gt;Untuk informasi dan pemesanan silahkan hubungi Rifa di rifamulyawan@gmail.com, atau melalui facebook di http://www.facebook.com/rifamulyawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-2985912527077914634?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.rifamulyawan.com/feeds/2985912527077914634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/06/jasa-dan-layanan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/2985912527077914634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3474561591071620301/posts/default/2985912527077914634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.rifamulyawan.com/2009/06/jasa-dan-layanan.html' title='Jasa dan Layanan'/><author><name>Rifa</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp3.blogger.com/_-e4MnBKTk-Q/R2e-hCFKpjI/AAAAAAAAAAU/v94DxllSKq4/S220/1_620819502l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx5-A-HuXI/AAAAAAAAAL8/5Pm7LR-DMpM/s72-c/cover+dyb+bem+fisip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
