Rifa Mulyawan, lelaki bertampang biasa tetapi kadang-kadang rada ganteng ini dilahirkan di Bandar Lampung, pada hari Sabtu yang cerah, 7 Januari 1989. Teman-temannya, biasa memanggilnya Rifa (ya iyalah, masa Gatot), tetapi kadang-kadang ada juga yang memanggilnya Peter. Rifa memulai pendidikannya di TK Sejahtera, Tangerang, kemudian dilanjutkan ke SDN Cipondoh 4 Tangerang, SLTPN 1 Tangerang, SMAN 1 Tangerang dan kini sedang menjalani studinya di program studi Ilmu Politik Universitas Indonesia, yang sudah ia dambakan sejak duduk di bangku kelas 1 SD. Karena lebih dari 12 tahun sekolah di Tangerang, ia agak culture lag saat harus melanjutkan pendidikannya di Depok.
Selain bergelantungan dan bermain benteng, Rifa mempunyai hobi membaca, terutama membaca majalah-majalah pria dewasa yang banyak memuat foto wanita cantik dan seksi. Hobi membaca menjadikan Rifa sewaktu duduk di bangku SMA sangat suka membaca buku-buku pelajaran, tetapi hanya pada saat ulangan saja (bukunya ditaruh di kolong meja). Desain grafis, juga menjadi salah satu dunia yang menarik minatnya, namun penggemar warna merah yang tidak bisa membedakan warna merah dan coklat ini tidak bercita-cita menjadi seorang desainer grafis profesional. Ia lebih memilih untuk berusaha menjadi news presenter, agar kelak dapat muncul di televisi dan wajahnya sudah dikenal banyak orang sebelum mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.
Lelaki yang mengaku cupu padahal imut ini pernah mengikuti berbagai organisasi. MPK, KIR, Rasta (radio sekolah), Fiesta Teater, Paskibra, Pramuka, ITnC, Rohis (iya, Rohis), hingga DPD KNPI Kota Tangerang, adalah beberapa organisasi yang pernah diikutinya semasa sekolah di SMAN 1 Tangerang. Dan yang cukup mengagetkan dunia perdebusan di Banten ialah ia pernah menjadi ketua umum OSIS yang ke-gap (dan difoto) guru agama saat manjat dinding sekolah. Di kampus, ia pernah tergabung dalam beberapa organisasi, antara lain sebagai Kepala Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI dan wakil kepala Biro Humas Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik FISIP UI. Kegiatan Rifa lainnya yang sedang dijalani saat ini ialah sebagai seorang penyiar di 107.9 RTC UI FM dan freelancer apapun, yang penting menghasilkan uang. Ya, guncangan krisis global saat ini menuntut Rifa untuk terus dapat bertahan hidup dan mencari uang demi sesuap burger. Uang oh uang...
Rifa pernah meraih beberapa prestasi yang sebenarnya tidak bergengsi, tapi cukup membanggakan...... (hanya) di kalangan keluarga. Antara lain dalam bidang web design, baris-berbaris, budaya, akting, dan dalam bidang akademis (sebenarnya sih dari semua pencapaian yang pernah diraihnya, sama sekali tidak ada yang bergengsi, tetapi biarlah, mungkin belum saatnya).
“Teman-teman semua ayo kita mulai dari diri sendiri dulu untuk peduli terhadap lingungan sosial dan lingkungan alam sekitar kita..” Demikianlah, pesan sok bijak padahal standar dari pria yang bercita-cita menjadi menantunya Jusuf Kalla ini kepada kita semua.
Kamu bisa mengontaknya, untuk berkenalan, memberi kritik, saran, hadiah ataupun uang, di rifamulyawan@gmail.com.
Selain bergelantungan dan bermain benteng, Rifa mempunyai hobi membaca, terutama membaca majalah-majalah pria dewasa yang banyak memuat foto wanita cantik dan seksi. Hobi membaca menjadikan Rifa sewaktu duduk di bangku SMA sangat suka membaca buku-buku pelajaran, tetapi hanya pada saat ulangan saja (bukunya ditaruh di kolong meja). Desain grafis, juga menjadi salah satu dunia yang menarik minatnya, namun penggemar warna merah yang tidak bisa membedakan warna merah dan coklat ini tidak bercita-cita menjadi seorang desainer grafis profesional. Ia lebih memilih untuk berusaha menjadi news presenter, agar kelak dapat muncul di televisi dan wajahnya sudah dikenal banyak orang sebelum mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.
Lelaki yang mengaku cupu padahal imut ini pernah mengikuti berbagai organisasi. MPK, KIR, Rasta (radio sekolah), Fiesta Teater, Paskibra, Pramuka, ITnC, Rohis (iya, Rohis), hingga DPD KNPI Kota Tangerang, adalah beberapa organisasi yang pernah diikutinya semasa sekolah di SMAN 1 Tangerang. Dan yang cukup mengagetkan dunia perdebusan di Banten ialah ia pernah menjadi ketua umum OSIS yang ke-gap (dan difoto) guru agama saat manjat dinding sekolah. Di kampus, ia pernah tergabung dalam beberapa organisasi, antara lain sebagai Kepala Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI dan wakil kepala Biro Humas Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik FISIP UI. Kegiatan Rifa lainnya yang sedang dijalani saat ini ialah sebagai seorang penyiar di 107.9 RTC UI FM dan freelancer apapun, yang penting menghasilkan uang. Ya, guncangan krisis global saat ini menuntut Rifa untuk terus dapat bertahan hidup dan mencari uang demi sesuap burger. Uang oh uang...
Rifa pernah meraih beberapa prestasi yang sebenarnya tidak bergengsi, tapi cukup membanggakan...... (hanya) di kalangan keluarga. Antara lain dalam bidang web design, baris-berbaris, budaya, akting, dan dalam bidang akademis (sebenarnya sih dari semua pencapaian yang pernah diraihnya, sama sekali tidak ada yang bergengsi, tetapi biarlah, mungkin belum saatnya).
“Teman-teman semua ayo kita mulai dari diri sendiri dulu untuk peduli terhadap lingungan sosial dan lingkungan alam sekitar kita..” Demikianlah, pesan sok bijak padahal standar dari pria yang bercita-cita menjadi menantunya Jusuf Kalla ini kepada kita semua.
Kamu bisa mengontaknya, untuk berkenalan, memberi kritik, saran, hadiah ataupun uang, di rifamulyawan@gmail.com.
Klik di sini untuk membaca biodata Rifa


busett..
hahaa kocak abis..
huhu...seru bacanya...
makin penasaran ma Rifa yg punya segudang prestasi namun tetap rendah hati.
salam kenal yah...
narsis gila si ka rifa. hha.
Anonim: hehe, thanks ya..
Mba Narti:
haduh mba, terimakasih (lagi).
Haha, kok penasaran gitu sih mba? apanya yang berprestasi namun rendah hati mba?
yang ada malah tidak berprestasi tapi tinggi hati... hehe...
tapi semoga punya-segudang-prestasi-namun-tetap-rendah-hati nya itu doa yang jadi kenyataan.. x)
Mica: hah, narsis? emang saya narsis di bagian mananya sih? jadi bingung.... xp
ka rifa lebih cocok jadi pelawak deh kayaknya. hahahaha. saya dukung deh! :p
Dasar Rifa! (don't know what to say.. hehe2)
Sukses deh pak, jangan lupa ma gw klo udah sukses, hehehe..
Mica: haha pelawak macam apa ganteng kayak gw? (Hueeek), hehe...
Djaru: thanks Djaru, sukses juga buat lo!
waaa... sama tu fa, ratih juga pengen banget jadi news presenter... keren soalnya... jadi penyiar radio juga,, tapi karena ratih pemalu, gak jadi-jadi dah.. hakhakk :D
btw,,, salam kenal ya fa.. :)
Iya, news presenter emang terkesan keren, banget!
udah mulai membayangkan nih gimana ya sebaiknya rambut rifa pas lagi jadi news presenter nanti, biar semakin menimbulkan kesan kerennya.. haha
yah, gak usah malu-malu atuh. Ikutan RTC aja dulu..
x)
salam kenal juga, thanks bgt udah berkunjung ke sini...
kayknya prestasinya cemerlang ni...
n narsis pula..
hehehe...
Haha, Teguh lebay nih...
Good Luck SNMPTN/STAN/STIS-nya!
salam kenal...
mantebs nih propilnya!! :)
wew.. tangerang... ckckc.. sama dunk.. bagus web nya. lanjutkan... ;D
salam kenal.....
kocak abizzzz ^_^
hehe baru lyat ka..
hohoho blog yang autis
mantap lah. salam kenal bro.