<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301</atom:id><lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 06:20:31 +0000</lastBuildDate><title>Rifa Mulyawan</title><description>Welcome to the Personal Website of Rifa Mulyawan</description><link>http://www.rifamulyawan.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Rifa)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>51</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-8636867204293916943</guid><pubDate>Tue, 29 Sep 2009 10:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-18T11:45:23.598+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Love Indonesia</category><title>Sayang Rasa Sayange: Rasa Sayang yang Muncul dan (Kembali) Tenggelam</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suasana peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke 64 terusik oleh isu pengklaiman Tari Pendet oleh Malaysia.  Tari Pendet muncul dalam iklan promosi pariwisata Malaysia, yang ditayangkan oleh stasiun televisi internasional &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Discovery Channel&lt;/span&gt;. Menurut pihak pemerintah Malaysia, materi iklan tersebut merupakan tanggung jawab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Discovery Channel&lt;/span&gt;, dan bukan disengaja oleh pemerintah Malaysia. Walaupun demikian, Malaysia secara resmi mengucapkan permohonan maafnya kepada bangsa Indonesia.  Tentu saja ini bukan pertama kali pengklaiman hasil karya budaya bangsa Indonesia oleh Malaysia. Kesenian reog ponorogo, batik, dan angklung adalah beberapa sedikit contohnya. Bahkan, belum lama ini pemerintah Malaysia –melalui situsnya yang beralamat di &lt;a href="http://www.warisan.gov.my/"&gt;http://www.warisan.gov.my&lt;/a&gt;- mengklaim bahwa gamelan dan wayang kulit  adalah warisan budaya bangsa Malaysia. Demikian pula dengan rendang, ketupat, laksa, dan cendol yang diakui sebagai warisan makanan bangsa Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masih teringat dalam ingatan saya, beberapa tahun lalu, ketika isu pengklaiman lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; oleh Malaysia sangat ramai diberitakan dan diperbincangkan oleh banyak orang. Kala itu, Malaysia menggunakan lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;theme song&lt;/span&gt; iklan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Visit Malaysia&lt;/span&gt;. Tak pelak, hal tersebut memancing kemarahan bangsa Indonesia. Berbagai protes muncul menentang klaim yang dilakukan oleh Malaysia tersebut. Selain itu, lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; tiba-tiba menjadi lagu favorit para penyanyi Indonesia yang tampil di televisi. Di berbagai acara, mereka menyanyikan lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; dengan berbagai macam variasi. Tak lupa, mereka juga mengingatkan pemirsa agar mengenali dan mencintai lagu tersebut. Kasus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; tersebut memang pada akhirnya turut memberikan pelajaran bagi bangsa Indonesia sendiri agar lebih menjaga, melestarikan, serta mencintai budaya bangsanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun pada kenyataannya, lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; yang bertransformasi menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayang Hey&lt;/span&gt; itu sangat kental dalam kehidupan sehari-hari rakyat Malaysia. Setidaknya itulah pengakuan warga Malaysia saat itu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayang Hey&lt;/span&gt; adalah lagu yang sering dinyanyikan oleh anak-anak kecil hingga orang dewasa di sana sejak dahulu. Lagu ini juga dinyanyikan oleh para pengamen di jalan, hingga penyanyi di kafe-kafe.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian, pertanyaan yang timbul adalah, adakah gema &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; di negeri ini? Sebelum adanya ribut-ribut lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; yang diklaim Malaysia, sepertinya hampir seluruh rakyat negeri ini tidak ada yang ingat mengenai lagu itu, tidak mempedulikannya, terlebih menyanyikannya. Barulah saat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; diklaim oleh negeri tetangga, para mahasiswa, pegawai kantor, penjaga toko, hingga pejabat kelas atas mempunyai rasa kepemilikan atas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt;. Orang-orang ramai  memperbincangkan lagu itu dan para penyanyi menyanyikannya saat tampil di televisi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sabtu, 10 November 2007. Saat itu saya menjadi MC acara bakti sosial di sebuah SD negeri di Kota Depok. Tentunya pada saat itu saya berinteraksi dengan para siswa, yang sebagian besar adalah siswa kelas 3. Di satu kesempatan, saya memandu sebuah kuis dengan mengajukan pertanyaan kepada mereka. “Ada yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tau nggak&lt;/span&gt;, lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; dari daerah mana?” Tanya saya. Tidak sesuai perkiraan saya, seisi kelas hening. Tidak ada satupun siswa yang bisa menjawabnya walau saya sudah mengulang pertanyaannya berkali-kali. Akhirnya saya memberitahu jawaban yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; itu dari Maluku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya melanjutkan, “Jadi kalau ada yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bilang&lt;/span&gt; lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; itu dari Malaysia, berarti itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;boooo.&lt;/span&gt;....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ooong...!&lt;/span&gt;” sambung para siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Terus ada yang bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyanyiin&lt;/span&gt; lagunya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggak, hayoo dapet&lt;/span&gt; hadiah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lhoo...&lt;/span&gt;,” ucap saya memancing mereka agar berani tampil ke depan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun kelas kembali diam. Tidak ada satu pun siswa yang menyambar pancingan saya. Ada dua kemungkinan: tidak ada yang berani bernyanyi di depan kelas, atau tidak ada yang tahu lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt;. Kabar buruknya, ternyata kemungkinan kedua lah yang sedang terjadi. Tidak ada satupun dari mereka yang tau atau sekedar pernah mendengar lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian saya kembali mengajukan sebuah pertanyaan, “kelau lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kekasih Gelapku &lt;/span&gt;tau nggak?”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Tauuuu...! Ungu kak Unguuuuu...!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya hanya tertawa kecil, miris. Bagi saya, tidak masalah mereka mengenal dekat lagu milik Ungu yang memang saat itu selalu diputar stasiun televisi dan dinyanyikan banyak orang. Namun, hal yang menyedihkan ialah mereka jauh lebih mengenal lagu-lagu populer orang dewasa ketimbang lagu daerah dari Bangsa ini. Terlebih, saat itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; sedang menjadi pembahasan orang banyak. Itu adalah kejadian yang saya alami di sebuah SD negeri yang letaknya tak jauh dari ibukota negara. Jika mereka saja tak mengenal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt;, saya tak bisa membayangkan bagaimana dengan anak-anak yang berada di daerah-daerah terpencil di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kejadian yang baru saja saya alami tersebut semakin menyadarkan saya mengapa negara tetangga kita berani mengklaim lagu rakyat yang selama ini diyakini berasal dari Indonesia sebagai milik mereka. Jika pun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; adalah makhluk yang bernyawa dan diberikan kebebasan memilih untuk menentukan lebih ingin ‘tinggal’ di Malaysia atau di Indonesia, sepertinya saya sudah tau jawabannya. Adakah kemegahan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; di negeri kita?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua tahun telah berlalu. Pada tanggal 17 Agustus 2009 lalu, saya bertemu dengan seorang anak berpakaian seragam SD di sebuah angkutan kota. Iseng-iseng, saya memulai perbincangan dengan anak lelaki yang ingin mengikuti upacara bendera di sekolahnya itu. Setelah bertanya beberapa hal mengenai sekolahnya, saya pun bertanya tentang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt;. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tau&lt;/span&gt; lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange, nggak&lt;/span&gt;?” Tanya saya. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Enggak&lt;/span&gt; kak, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;emangnya kenapa?&lt;/span&gt;” jawabnya. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hehe... gak apa-apa&lt;/span&gt;,” jawab saya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, dua tahun telah berlalu. Namun sepertinya belum ada peningkatan mengenai ‘eksistensi’ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa Sayange&lt;/span&gt; di mata siswa SD, generasi muda pewaris bangsa ini. Memang ini bukan berarti membuktikan bahwa rakyat negeri ini tidak mencintai negaranya. Namun, bagaimana mau menjaga harta bangsa ini kalau para pewarisnya saja tak sayang? Dan bagaimana mau menyayanginya kalau tak mengenalinya? Saat ini, saya pun hanya bisa terdiam. Berusaha menikmati video wayang kulit yang dari tadi (masih) membuat saya mengantuk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-8636867204293916943?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/09/sayang-rasa-sayange-rasa-sayang-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>13</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1658641739507945158</guid><pubDate>Mon, 10 Aug 2009 04:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-10T11:42:08.367+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Review</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Books</category><title>Jakarta Transportation Guide: Keliling Jakarta dengan Modal Nekat</title><description>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Resensi Buku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul : The Pelancong Nekat Jakarta Transportation Guide&lt;br /&gt;Penulis : Rizal Khadafi&lt;br /&gt;Editor : Raditya Dika&lt;br /&gt;Penerbit : Bukuné&lt;br /&gt;Cetakan pertama, April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-iXXuEOvI/AAAAAAAAAQ0/y2gGtnDRs4o/s1600-h/IMG0180A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-iXXuEOvI/AAAAAAAAAQ0/y2gGtnDRs4o/s320/IMG0180A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368187803236842226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Dengan buku ini, kamu hanya butuh nekat,” demikian pernyataan si Nekat, Rizal Khadafi, dalam salam nekatnya. Menurut Rizal, buku ini akan menjadi obat ampuh bagi Kamu yang sering bingung dalam memakai jasa angkutan umum di Jakarta. Dalam pengantarnya tersebut Rizal juga menambahakan bahwa berkeliling Jakarta dengan angkutan umum juga membutuhkan persiapan agar tidak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyasar&lt;/span&gt; dan bingung. Oleh karena itu, ia menyarankan agar kita membawa buku ini saat ingin jalan-jalan di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana dengan saya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya termasuk salah seorang yang dikatakan Rizal. Ya, saya adalah penguna angkutan umum, namun sering kebingungan akan jalur angkutan umum di Jakarta. Selain itu, saya juga bukan orang yang hafal wilayah dan jalan-jalan di Jakarta. Itu juga yang menjadi alasan saya membeli buku ini. Lantas apakah buku ini cukup berhasil menjadi obat kebingungan saya –seperti yang dijanjikan Rizal? Kabar baiknya, iya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Pelancong Nekat: Jakarta Transportation Guide&lt;/span&gt; diawali dengan 16 halaman yang memuat peta DKI Jakarta. Memang bukan peta lengkap: hanya ada jalan-jalan besar, ditambah peta jalur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;busway&lt;/span&gt; serta rel kereta api. Walaupun tidak detail, namun peta ini cukup membantu, terutama bagi orang-orang seperti saya yang sering kebingungan dimana sebenarnya letak Pulo Gading, Kelapa Gadung, dan wilayah-wilayah di Jakarta lainnya. Setelah menghadirkan peta DKI Jakarta, pada bagian berikutnya buku ini menyajikan sekilas tentang transportasi di Jakarta. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lumayan&lt;/span&gt;, untuk menambah wawasan. Terlebih ada beberapa hal yang baru saya ketahui dari pembahasan tersebut, seperti fakta-fakta tentang kapan pertama kalinya berbagai macam angkutan umum mulai beroperasi di ibukota.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah membahas sejarah transportasi Jakarta, bagian selanjutnya baru kita akan menemukan pembahasan mengenai berbagai alat transportasi umum di Jakarta: bajaj, kancil, ojek, bus besar, bus sedang, angkutan kota, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;busway&lt;/span&gt;, kereta rel listrik, dan taksi. Pembahasan yang disajikan cukup lengkap dan bermanfaat, mulai dari trayek angkot dan bus, lokasi terminal dan stasiun, tarif angkutan, hingga jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api di Jabodetabek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-igx8NddI/AAAAAAAAAQ8/v-snt2_RjXI/s1600-h/IMG0182A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-igx8NddI/AAAAAAAAAQ8/v-snt2_RjXI/s320/IMG0182A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368187964894311890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak hanya itu, Rizal juga menambahkan tips bagi kita yang ingin menumpang di masing-masing kendaraan umum yang dibahasnya. Banyak sekali tips yang berguna yang diberikan oleh Rizal, seperti tips menumpang kereta api berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Pisahkan uang untuk ongkos kereta dengan uang pecahan besar. Uang untuk ongkos bisa ditaruh di saku, sedangkan uang dengan pecahan besar ditaruh di dompet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpan dompet dengan uang pecahan besar, ponsel, dan dokumen penting lainnya di tas bagian dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegang tas ke arah depan, jangan ke belakang. Kalau di belakang si Copet malah kesenengan. Kalau bisa tas mau dipeluk yang erat, terutama ketika kamu berdesak-desakkan dengan penumpang di dalam gerbong kereta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mengeluarkan dompet atau ponsel ketika masih berada di kereta. Entar si Copet tahu letak di mana kamu menaruh dompet atau ponsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengelabui si Copet, samarkan saja dompet atau ponsel dengan daun pisang. Pasti si Copet bakal mengira itu adalah pepes ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak copet yang menggunakan silet untuk menyobek tas korban. Sebelum kamu menjadi korban, akan lebih baik kalau kamu membawa magner ketika di kereta. Ketika si Copet melakukan aksinya, siletnya nempel di magnet yang telah kamu bawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu takut dicopet, mending kamu duduk saja di atap gerbong kereta. Pastinya aman, karena copet juga males nyopet di atap gerbong. Selain karena takut kesetrum, buat kabur juga susah. Tapi kamu juga mesti hati-hati, karena duduk di atap gerbong itu sangatlah dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kereta kamu datang, jangan sekali-kali mencoba untuk memberhentikan kereta dengan cara apapun, karena kereta akan berhenti dengan sendirinya.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yah, memang tidak semuanya serius sih, tetapi justru menurut saya hal tersebut menjadi salah satu keunggulan buku ini. Selain bermanfaat, juga menghibur pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada intinya, saya merasa buku ini sangat bermanfaat dan tidak menyesal telah membelinya. Sekarang, buku ini selalu bersama saya jika saya hendak bepergian menggunakan kendaraan umum di Jakarta. Sekali lagi, dengan buku ini, kita hanya tinggal menyiapkan ongkos... dan nekat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-iozwk7jI/AAAAAAAAARE/ZnykVA8WVzc/s1600-h/IMG0181A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-iozwk7jI/AAAAAAAAARE/ZnykVA8WVzc/s320/IMG0181A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368188102821342770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1658641739507945158?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/08/jakarta-transportation-guide-keliling.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sn-iXXuEOvI/AAAAAAAAAQ0/y2gGtnDRs4o/s72-c/IMG0180A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1181678017222860571</guid><pubDate>Mon, 03 Aug 2009 14:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-03T21:50:16.029+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Review</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Books</category><title>Cado-Cado: Humor dan Pesan Moral dari Sang (calon) Dokter</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Resensi Buku&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Judul : Cado-cado (&lt;i&gt;Catatan Dodol Calon Dokter&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;Penulis : Ferdiriva Hamzah&lt;br /&gt;Editor : Raditya Dika, Dewi Fita&lt;br /&gt;Penerbit : Bukuné&lt;br /&gt;Cetakan pertama, Mei 2008&lt;br /&gt;Harga : Rp 22.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Snb24NYpjjI/AAAAAAAAAQs/byZSs8xsgtg/s1600-h/Cadocado.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Snb24NYpjjI/AAAAAAAAAQs/byZSs8xsgtg/s400/Cadocado.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365747451584679474" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 217px; height: 360px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Apa cita-citamu kalau sudah besar nanti?”&lt;br /&gt;“Dokteeer...”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Percakapan antara seorang dewasa dengan seorang anak tersebut mungkin sudah lazim kita temui, bahkan hingga sampai saat ini. Ya, memang banyak sekali anak-anak Indonesia yang bercita-cita menjadi dokter. Dulu, saya sendiri demikian. Ketika teman ayah atau ibu menanyakan cita-cita saya, saat itu dengan lugas dan imutnya saya menjawab ‘dokter anak’. “Biar uangnya banyak,” begitu alasan saya. Dokter memang pekerjaan yang mulia. Menjadi dokter, berarti membantu banyak orang. Tidak hanya itu, pundi-pundi harta pun terus mengalir deras. Namun sayangnya, bukanlah hal yang mudah untuk menjadi seorang dokter. Ada banyak perjuangan dan perjalanan panjang yang harus dilalui seseorang sebelum dapat meraih gelar dokter umum, salah satunya ialah menjadi ko-ass di sebuah rumah sakit/poliklinik.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku &lt;i&gt;Cado-cado: Catatan Dodol Seorang Dokter&lt;/i&gt; ditulis oleh seorang dokter bernama Ferdiriva Hamzah berdasarkan pengalaman pribadinya saat menjadi ko-ass di rumah sakit sekitar sepuluh tahun yang lalu. Riva -begitu sapaan Ferdiriva- memaparkan, masa-masa menjadi ko-ass adalah masa terindah untuk dikenang dalam melintasi perjalanan menjadi seorang dokter. Itu jugalah yang menjadi salah satu latar belakang alasan Riva menulis buku ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Buku ini terdiri dari sembilan bagian, yang dibagi berdasarkan pengalaman Riva menjadi ko-ass ilmu kedokteran berbagai bidang: kedokteran jiwa, forensik, ilmu penyakit dalam, ilmu bedah, THT, ilmu kesehatan anak, neurologi, ilmu kesehatan masyarakat, dan mata. Total, terdapat empat belas cerita yang terbagi-bagi dalam sembilan bagian tersebut. Sebelum memulai ceritanya, Riva tak lupa memberikan sedikit penjelasan mengenai ko-ass:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;blockquote&gt;Ko-ass atau co-ass. Artinya bukan “bersama-sama bokong”, tapi kepanjangan dari ko-asisten atau asisten dokter/dokter spesialis yang praktek di rumah sakit. Ko-ass atau kepaniteraan klinik ini adalah pendidikan lanjutan untuk mahasiswa kedokteran yang ingin mencapai gelar dokter umum.&lt;/blockquote&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Cado-cado: Catatan Dodol Seorang Dokter&lt;/i&gt; termasuk buku yang bergenre personal literature, yakni buku yang ditulis berdasarkan catatan harian/blog pribadi penulisnya. Untuk Kamu yang sudah bosan dengan buku ‘radityadikasentris’ seperti ini, saya sarankan untuk tidak membacanya, karena Kamu akan berkata, “&lt;i&gt;Yah, lawakan beginian lagi&lt;/i&gt;”. Tetapi jika Kamu mencari alternatif bacaan pembunuh penat dikala senggang, antri, atau duduk di kendaraan, bolehlah buku ini menjadi santapanmu. Di bagian awal tulisannya, humor yang disajikan buku ini memang agak &lt;i&gt;garing &lt;/i&gt;dan belum sukses membuat saya tertawa. Namun setelah beranjak ke bagian-bagian tengah hingga akhir, kita akan menemui beberapa cerita yang cukup &lt;i&gt;kocak&lt;/i&gt; dan menghibur.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya, saya membeli buku ini karena tidak sengaja menghadiri acara bedah buku bersama penulisnya di Festival Buku Jakarta, Istora Senayan, pada bulan Juni lalu. Beberapa cerita yang disampaikan langsung oleh penulisnya dalam acara tersebut turut menarik perhatian saya. Selain itu nama penulis -Riva- yang kebetulan sama (pengucapannya) dengan nama saya juga menjadi salah satu alasan yang menjadikan saya membeli buku ini. Terdengar tidak penting &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt;, tetapi bagi saya itu merupakan sebuah kebanggan tersendiri. Setelah membaca buku ini, wawasan saya sedikit bertambah: saya mengenal istilah-istilah baru dalam bidang kesehatan, seperti &lt;i&gt;skizorfrenia&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;hiperdens&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;ablatio retina&lt;/i&gt;, hingga &lt;i&gt;chepalgia suspek tumor intra kranial&lt;/i&gt;. Tak kalah menyenangkan, saya juga turut sedikit mengetahui cerita seru menjadi seorang &lt;i&gt;anak kedokteran&lt;/i&gt;: berhubungan dengan mayat, akrab dengan feses dan air seni, hingga memasukkan &lt;i&gt;kateter foley&lt;/i&gt; ke dalam lubang kemaluan laki-laki.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ferdiriva ternyata tidak hanya berbagi untuk sekedar menghibur pembacanya. Secara tak langsung -dalam beberapa tulisan- ia juga menyelipkan pesan-pesan moral yang cukup menyentuh, seperti dalam cerita berjudul &lt;i&gt;Sesuatu yang Terlupakan&lt;/i&gt;. Cerita ini mengisahkan seorang senior ko-ass ‘&lt;i&gt;norak&lt;/i&gt;’ bernama Bang Hendra yang selalu menjadi bahan ejekan para juniornya. Diluar ‘kehinaannya’, ternyata Bang Hendra memiliki sesuatu yang terlupakan oleh para dokter, yakni sikap empati. Bang Hendra mengajarkan bahwa pasien juga merupakan seorang manusia yang butuh perhatian untuk menghadapi keadaannya. Hal tersebut sangat berbeda dengan kebanyakan dokter yang tidak peduli dengan curhatan para pasiennya, hanya terburu-buru memberi resep, lantas mempersilahkan mereka keluar ruangan. Namun sayangnya, Bang Hendra ternyata gagal meraih cita-citanya untuk menjadi dokter umum. Kisah yang cukup mengharukan tersebut sekaligus menjadi penutup buku ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku &lt;i&gt;Personal literature&lt;/i&gt; satu ini memang tidak membuat saya terbahak-bahak menggelegar seperti saat membaca &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.rifamulyawan.com/2009/07/diary-fantastis-yang-tidak.html"&gt;diary si bocah tengil&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; atau buku-buku karangan &lt;a href="http://www.radityadika.com/"&gt;Raditya Dika&lt;/a&gt;. Namun setidaknya, &lt;i&gt;Cado-cado: Catatan Dodol Seorang Dokter&lt;/i&gt; bisa membawa kita menelusuri serunya menjadi seorang &lt;i&gt;anak kedokteran&lt;/i&gt;. Tak hanya itu, cerita-ceritanya juga akan membuat kita &lt;i&gt;cengar-cengir&lt;/i&gt; sendiri, ditambah sesekali merenungkan pesan-pesan moral yang ada di dalamnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1181678017222860571?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/08/cado-cado-humor-dan-pesan-moral-dari.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Snb24NYpjjI/AAAAAAAAAQs/byZSs8xsgtg/s72-c/Cadocado.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-7048818891126754561</guid><pubDate>Tue, 28 Jul 2009 09:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-28T17:35:52.440+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Review</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Blogging</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Competition</category><title>Blogspottemplate.com: Tidak Sekedar Gratis</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;♫...&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sekolah gratis ada dimana-mana, sekolah gratis ada dimana-mana&lt;/span&gt;...♫&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagu itu masih terngiang-ngiang dalam ingatan saya. Sebuah lagu dalam iklan pemerintah yang mengatakan bahwa rakyat Indonesia sudah dapat menikmati pendidikan secara gratis. Sekarang ini memang semakin banyak saja hal-hal yang tersedia secara gratis. Namun biasanya, terdapat hal-hal yang ‘tersembunyi’ dibalik titel gratis tersebut. Sebagai contoh, sekolah gratis. Memang &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt;, di beberapa sekolah, uang iuran sekolah digratiskan, tapi nyatanya, orang tua siswa masih dikenakan biaya lain-lain, seperti biaya ekstrakurikuler, biaya gedung, dan tak ketinggalan biaya seragam sekolah serta buku pelajaran yang harus beli di sekolah. Selain itu, sudah menjadi bahan perbincangan orang banyak jika sekolah gratis, maka dapat diperkirakan guru-gurunya sering ‘bolos’, gedungnya sudah mau rubuh, dan perpustakaannya lebih sering dihuni kecoa serta tikus ketimbang siswanya sendiri –karena ruangannya mirip sarang gendoruwo. &lt;i&gt;Wajarlah, namanya juga gratis.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak hanya sekolah yang tersedia ‘gratisan’. Untuk para blogger, juga tersedia sebuah fasilitas yang bernama &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; blog gratis (&lt;i&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/"&gt;free blogger templates&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;). Di internet, jumlahnya sangat banyak: ribuan, atau bahkan mungkin mencapai jutaan. Seperti halnya sekolah gratis, &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; gratis juga bisa kita temui dimana-mana. Layaknya sekolah gratis pula, tentunya template-template gratis memiliki berbagai kekurangan, seperti tidak bisa memuat &lt;i&gt;widget&lt;/i&gt; tertentu, seringkali tidak &lt;i&gt;compatible &lt;/i&gt;dengan &lt;i&gt;browser&lt;/i&gt; internet tertentu, penempatan objek yang tidak pada tempatnya, hingga muncul berbagai iklan yang tak diinginkan. Mengapa demikian? &lt;i&gt;Yah, namanya juga gratis.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan terlalu berharap banyak pada hal-hal yang ‘berbau’ gratisan, begitu kata orang kebanyakan. Itu artinya, janganlah Anda berharap &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; gratisan akan benar-benar sesuai dengan harapan Anda. Yah, walau demikian bukan berarti tidak ada &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; gratis yang –setidaknya- sesuai dengan karakter Anda -dan blog Anda tentunya. Di dunia maya, kita masih bisa menemukan &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; blog yang fantastis, walau bertitel gratis.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/"&gt;Blogspottemplate.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; adalah salah satu tempatnya. Dikelola oleh seorang Blogger bernama &lt;a href="http://www.isnaini.com/"&gt;Isnaini&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;website&lt;/i&gt; tersebut memiliki banyak koleksi &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; blog –khususnya &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;blogspot&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;- yang menawan. Secara sekilas, saya melihat aneka ragam &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; blogspot dengan berbagai tema yang bisa mewakili karakter kita, dan blog kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apa sih yang menjadi kehebatan &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/"&gt;Blogspottemplate.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; ini?&lt;br /&gt;Anda penasaran?&lt;br /&gt;Saya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu saya melihat-lihat berbagai &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; yang tersedia. Ada banyak pilihan tema &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; di tempat ini, yang bisa Anda sesuakan dengan karakter blog Anda, seperti olahraga, bunga, futuristik, kartun Jepang (anime), futuristik, dan lain sebagainya. Saya sendiri menyukai template yang berjudul &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/classic-blogger-template/the-city.html"&gt;The City&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm7QrpP2JDI/AAAAAAAAAQc/CL6gpqK69pw/s1600-h/city.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm7QrpP2JDI/AAAAAAAAAQc/CL6gpqK69pw/s400/city.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363453654470108210" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 226px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/classic-blogger-template/the-city.html"&gt;http://www.blogspottemplate.com/classic-blogger-template/the-city.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantas, saya mengklik &lt;a href="http://blogspottemplate-the-city.blogspot.com/"&gt;demo &lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://blogspottemplate-the-city.blogspot.com/"&gt;template&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;a href="http://blogspottemplate-the-city.blogspot.com/"&gt; tersebut&lt;/a&gt; (fasilitas demo yang tersedia di &lt;b&gt;Bloggertemplate.com&lt;/b&gt; memungkinkan kita bisa melihat &lt;i&gt;template&lt;/i&gt; tersebut secara jelas tanpa harus terlebih dahulu men-&lt;i&gt;downloadnya&lt;/i&gt;).  Gambar dan nuansanya memang cocok untuk saya dan juga Anda yang menyukai desain minimalis tetapi futuristik. &lt;i&gt;Template&lt;/i&gt; ini merupakan template berjenis 3-kolom, namun terlihat lebih &lt;i&gt;simple&lt;/i&gt; ketimbang template 3-kolom pada umumnya. Sederhana, tetapi justru itulah kekuatannya. Tidak hanya itu, ternyata saya juga tidak menemukan iklan yang menjengkelkan. Namun, terdapat dua hal yang mengganggu saya: tulisan di kolom kiri yang jaraknya merapat dengan garis kolom, dan masih adanya &lt;i&gt;navigation bar&lt;/i&gt;  blogspot di bagian atas &lt;i&gt;template&lt;/i&gt;. Saya juga berharap agar ukuran &lt;i&gt;font &lt;/i&gt;sedikit lebih kecil dan dengan spasi antar baris yang sedikit lebih besar, agar &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;ini menimbulkan kesan elegan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm7QsOCcpoI/AAAAAAAAAQk/xZbsDjBLavo/s1600-h/city+demo.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm7QsOCcpoI/AAAAAAAAAQk/xZbsDjBLavo/s400/city+demo.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363453664346023554" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 226px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Demo &lt;i&gt;template The City &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;(&lt;a href="http://blogspottemplate-the-city.blogspot.com/"&gt;http://blogspottemplate-the-city.blogspot.com/&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;ini layak mendapat apresiasi yang tinggi. Tidak berlebihan jika saya mengatakan &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;ini bagus. Terlebih, kita bisa mendapatkannya secara gratis. Ya, gratis, mudah diaplikasikan, serta tanpa syarat dan ketentuan yang berlaku. Cukup dengan pengetahuan men-&lt;i&gt;download &lt;/i&gt;serta meng-&lt;i&gt;upload &lt;/i&gt;&lt;i&gt;template&lt;/i&gt;, kita bisa mendapatkan sebuah &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;yang menarik.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♫...&lt;i&gt;Template gratis ada dimana-mana, template gratis ada dimana-mana.&lt;/i&gt;..♫&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang lirik lagu yang saya nyanyikan sudah berubah. Ya, &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;gratis ada dimana-mana, dan kini bahkan sudah ada yang berasal dari negeri ini. Kita sebagai bangsa Indonesia, boleh turut berbangga dengan kehadiran &lt;b&gt;Blogspottemplate.com&lt;/b&gt;, yang di dalamnya berisi karya anak bangsa yang tidak hanya dipakai oleh blogger nusantara, tetapi juga digunakan oleh para blogger mancanegara. Semoga &lt;b&gt;Blogspottemplate.com&lt;/b&gt; terus menghasilkan karya-karya yang lebih fantastis. Saya juga berharap agar terdapat desain-desain yang mencerminkan ke-Indonesiaan dalam &lt;b&gt;Blogspottemplate.com&lt;/b&gt;, yang mungkin saja akan menjadi salah satu penambah keunggulan &lt;b&gt;Blogspottemplate.com&lt;/b&gt; dibandingkan penyedia &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;gratis lainnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Template &lt;/i&gt;gratis tapi fantastis? &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/"&gt;Blogspottemplate.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; jawabanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-7048818891126754561?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/07/blogspottemplatecom-tidak-sekedar.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm7QrpP2JDI/AAAAAAAAAQc/CL6gpqK69pw/s72-c/city.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-3748399231736851981</guid><pubDate>Mon, 27 Jul 2009 07:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-30T23:01:02.640+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Review</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Blogging</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Competition</category><title>Mengapa Harus Pilih Acer Aspire One AOP531H dari Alnect Komputer?</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;"&lt;i&gt;Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk&lt;br /&gt;Tuk tik tak tik tuk tik tak...&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, bunyinya memang mirip suara sepatu kuda. Tetapi bukan itu maksud saya. Saya bermaksud menuliskan suara ketikan &lt;i&gt;tuts keyboard&lt;/i&gt;. Ya, ketik, ketik, dan ketik. Status saya sebagai mahasiswa memang tidak pernah terlepas dari komputer dan ketik-mengetik. Esai, makalah, &lt;i&gt;review&lt;/i&gt; buku, dan apapun itu namanya –yang sama-sama menyebalkan-, menjadi makanan pokok saya sehari-hari.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya bukannya tidak suka dengan tugas-tugas tersebut. Tetapi masalahnya, jumlah tugas yang diberikan oleh dosen saya terlalu banyak. Belum lagi ditambah dengan tugas-tugas yang harus saya kerjakan berhubungan dengan kegiatan kemahasiswaan, seperti membuat proposal kegiatan, laporan pertanggungjawaban, surat undangan, dan lain sebagainya. Hal-hal seperti itu tentunya menuntut saya untuk selalu siap mengerjakannya, kapan saja dan dimana saja: tidak hanya di kamar kost ataupun di kampus, tetapi juga harus siap mengerjakannya saat duduk di mobil, saat antri, saat berpiknik, dan sebagainya. Tentunya hal tersebut tidak mampu saya kerjakan bila saya menggunakan komputer PC biasa. Tidak mungkin saya &lt;i&gt;tak gendong&lt;/i&gt; PC kemana-mana. Mantap &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt;, tapi tentu akan terlihat seperti orang bodoh. Kalau sudah begini, tentunya saya membutuhkan sebuah benda bernama &lt;i&gt;netbook&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbicara mengenai netbook, benda ini sebenarnya merupakan salah satu varian dari komputer jinjing (&lt;i&gt;laptop&lt;/i&gt;) yang berukuran mini dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang tidak terlalu membutuhkan komputer berspesifikasi tinggi namun suka mengakses internet. Sebenarnya saya mempunyai sebuah &lt;i&gt;laptop&lt;/i&gt;. Tapi sayangnya, ukurannya sebesar dan seberat ikan paus. Hal tersebut membuat saya sangat tidak fleksibel membawanya kemana-mana. Kadang, saya juga takut dituduh membawa sebuah bom saat sedang menjinjing laptop tersebut. Selain itu, saya seringkali dibuat geram oleh kemampuannya yang tidak baik dalam menerima sinyal jaringan &lt;i&gt;hotspot&lt;/i&gt; di kampus. Padahal, saya sangat membutuhkan akses intenet untuk mengerjakan tugas-tugas saya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini, saya sedang mencari-cari, produk apa yang akan menjadi alternatif pengganti &lt;strike&gt;ikan paus&lt;/strike&gt; laptop saya tersebut. Saat mencarinya di internet, saya  menemukan sebuah benda yang saya pikir cocok untuk saya, dan juga untuk Anda yang mengalami kondisi seperti saya. Ia bernama &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/products.php?/1/3/3/734/Computer/Notebook/ACER/Netbook_Acer_Aspire_One_AOP531H"&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm1iu24TCkI/AAAAAAAAAQE/eSd399u2FUo/s1600-h/aspire+one.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm1iu24TCkI/AAAAAAAAAQE/eSd399u2FUo/s320/aspire+one.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363051288413276738" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 280px; height: 300px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/products.php?/1/3/3/734/Computer/Notebook/ACER/Netbook_Acer_Aspire_One_AOP531H"&gt;http://www.alnect.net/products.php?/1/3/3/734/Computer/Notebook/ACER/Netbook_Acer_Aspire_One_AOP531H&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ukuran &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; yang mini dan memiliki berat hanya sekitar 1,12 kg menjadikan &lt;i&gt;netbook&lt;/i&gt; ini cocok untuk orang-orang yang &lt;i&gt;mobile&lt;/i&gt; dan membutuhkan komputer untuk mengerjakan tugas-tugasnya kapanpun, dimanapun. Layarnya yang berukuran 10,1” tidak akan menjadikannya terlihat sebesar ikan paus, namun juga tak perlu kaca pembesar untuk menggunakannya. Sangat pas bagi kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun ukurannya mini, bukan berarti &lt;i&gt;netbook&lt;/i&gt; ini dapat diremehkan kemampuannya.&lt;b&gt; Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; menggunakan &lt;i&gt;Intel® Atom™ processor N270&lt;/i&gt; sebagai prosesornya, lebih dari cukup bagi para pengguna yang membutuhkan komputer untuk sekedar mengerjakan pekerjaan mereka di &lt;i&gt;Microsoft Office&lt;/i&gt; dan mengakses internet. Dengan segala sistem komunikasi yang dimiliki oleh &lt;i&gt;netbook&lt;/i&gt; ini (antara lain &lt;i&gt;LAN 10/100 Ethernet BASE-T&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;WLAN 802.11 b/g&lt;/i&gt;), kita tidak akan mengalami masalah yang menyebalkan saat mengakses internet melalui &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; semakin lengkap dengan kehadiran &lt;i&gt;bluetooth&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;webcam&lt;/i&gt;, dua fitur yang menjadikan &lt;i&gt;netbook&lt;/i&gt; ini lebih bermanfaat. &lt;i&gt;Multi-in-one card reader&lt;/i&gt; (SD/MMC/XD/MS/MS Pro)  adalah fitur yang sangat berguna lainnya yang terdapat pada &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt;. Salah satu kegunaan fitur tersebut ialah ketika kapasitas internal &lt;i&gt;harddisk&lt;/i&gt; tak lagi mencukupi, Anda tinggal menancapkan kartu memori &lt;i&gt;SD card&lt;/i&gt;. Setelah itu, kapasitas kartu memori yang Anda tancapkan langsung dianggap sebagai satu kesatuan dengan &lt;i&gt;internal harddisk&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berikut, rincian lebih lengkap mengenai &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 100%;" width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Processor&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 289.2pt;" width="386"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Intel® Atom™ processor N270 (1.60 GHz, 667 MHz FSB, 512 KB   L2 cache) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Chipset&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mobile Intel® 945GSE Express Chipset  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;System Memory&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;1GB x 1 DDR2 SO-DIMM (1GB/2GB Single Channel Supported)  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Video Controller&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Intel® GMA 945GSE, 3D/2D Graphics Accelarator, Shared   memory  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;HDD&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;160GB 2.5''/9.5mm SATA 5400rpm (Supported capacities of   120/160/250GB)  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;LCD&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;10.1'' SD (WSVGA 1024 x 600), High-Brightness (200-nit),   LED-backlit TFT &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Optical Drive&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;External ODD by USB connection (Optional)  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Webcam&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Integrated Acer Crystal Eye, 0.3 megapixels, Acer   PrimaLite™ Technology  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Card Reader&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Multi-in-1 card reader (SD/MMC/XD/MS/MS Pro)  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Communication&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;LAN 10/100 Ethernet BASE-T, WLAN 802.11 b/g, Bluetooth  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;I/O Ports&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;3x USB 2.0, 1x RJ45 Port, 1x (Microphone,   Lineout/Earphone), 1x VGA Port, DC-in  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Input Device&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;80 key keyboard, Touch Pad  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Audio System&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;High-Definition Audio, Built-in 2x Stereo Speakers and   Digital Microphone  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Bluetooth&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bluetooth® 2.0+EDR (Enhanced Data Rate) Support  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Battery&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;24.4 W 2200mAh 3-cell Li-ion Battery Pack, Up to 3-Hour   Battery Life  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Operating System&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Genuine Windows® XP Home Edition  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Other Feature&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kensington Secure Lock Integrated  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Dimension (WHD)&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;259.41(W) x 186.8/206.37(D) x 26.1/33.09(H) mm  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt; width: 130.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Weight&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color rgb(204, 204, 204); border-width: medium medium 1pt; padding: 2.25pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;1.12 Kg (with 3-cell battery)  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segala hal tersebut dibalut dengan desain yang elegan, membuat &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; terlihat begitu mewah. Kemewahan memang tampak dari produk ini, namun bukan berarti harga yang ditawarkan juga ‘mewah’. Anda mungkin tak mengira, segala keunggulan tersebut dapat diperoleh hanya dengan &lt;b&gt;Rp. 4.085.760,00&lt;/b&gt; saja.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentunya tidak semua toko komputer menawarkan harga spesial seperti itu. Itu adalah harga yang lebih murah dibandingkan penawaran dari toko-toko lainnya. Anda bisa mendapatkan&lt;b&gt; Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; seharga &lt;b&gt;Rp. 4.085.760,00&lt;/b&gt; hanya di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;. Selain itu dengan berbelanja &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, Anda juga akan mendapat garansi dari &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; (&lt;i&gt;Alnect Care Warranty&lt;/i&gt;) selama 180 hari (6 bulan), tentunya diluar garansi standar dari &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.acer.co.id/"&gt;Acer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; selama 1 tahun. Untuk memesan &lt;b&gt;Acer Aspire One AOP531H&lt;/b&gt; di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Computer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, silahkan klik &lt;a href="http://www.alnect.net/products.php?/1/3/3/734/Computer/Notebook/ACER/Netbook_Acer_Aspire_One_AOP531H"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; adalah sebuah toko komputer di Yogyakarta yang kini juga hadir secara &lt;i&gt;online&lt;/i&gt;, sehingga Anda tinggal memesan produk yang Anda inginkan, dan &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; akan mengirimkannya untuk Anda. Di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; selain tersedia aneka macam produk dan perlengkapan komputer, juga terdapat berbagai &lt;i&gt;gadget&lt;/i&gt; lainnya seperti kamera digital, &lt;i&gt;camcorder&lt;/i&gt;, kamera DSLR, MP6 &lt;i&gt;player&lt;/i&gt;, dan lain sebagainya. Sekali lagi, Anda tidak perlu keluar rumah untuk membeli produk-produk tersebut. Cukup klik, dan &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; akan mengirim produk yang Anda pesan. &lt;i&gt;Baik yah?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan yang lebih baik lagi, &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; saat ini sedang berbagi kepada para blogger. Cukup me-&lt;i&gt;review&lt;/i&gt; salah satu produk yang ada di &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.alnect.net/"&gt;Alnect Komputer&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, para blogger berkesempatan mendapatkan berbagai macam hadiah, yakni  1 Unit Notebook Acer Aspire, 1 Unit Netbook Advan A1N70T, 1 Unit Camera Digital Shitel DB702C, 5 Unit Modem HSDPA Prolink PHS100, 10 Unit USB Flash Disk Kingston DT-G2 Kapasitas 8GB, dan 100 Unit USB Flash Disk Kingston DT-G2 Kapasitas 4GB. &lt;i&gt;Wah, luar biasa baik yah?&lt;/i&gt; Ayo ikut kontes blog ini, siapa tahu Anda lah yang menjadi pemenangnya, selain saya (&lt;i&gt;pede&lt;/i&gt;). &lt;i&gt;Mau?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://alnect.net/blogcontest/?ref=rifamulyawan@gmail.com"&gt;&lt;img src="http://alnect.net/blogcontest/ticket.php?u=rifamulyawan@gmail.com" alt="Alnect computer Blog Contest" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-3748399231736851981?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/07/mengapa-harus-pilih-acer-aspire-one.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sm1iu24TCkI/AAAAAAAAAQE/eSd399u2FUo/s72-c/aspire+one.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-2349879666261799810</guid><pubDate>Thu, 23 Jul 2009 15:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-31T19:05:13.344+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>My Life</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Competition</category><title>Karena Setiap Detik Begitu Berharga</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat itu, sekitar pertengahan tahun 2000, usia saya masih 11 tahun. Saya baru saja menyelesaikan pendidikan dasar dan menjadi siswa sebuah SMP di pusat kota. Saya tinggal di sebuah kota, yang tidak terlalu besar, tetapi juga tidak terlalu kecil. Tangerang namanya. Sebuah kawasan industri yang juga padat akan penduduk. Di tengah hiruk pikuk kesibukan kota ini pada awal masa milenium, tidak semua warga di dalamnya menjadi lebih 'milenia', termasuk saya. Saat itu, sebutan ‘anak kota yang kampungan’ lumayan pas disandingkan untuk saya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak perlu menunggu program &lt;i&gt;Internet Goes to School&lt;/i&gt; -atau yang lebih dikenal dengan sebutan '&lt;i&gt;pssttt, Internet mo dateng ke sekolah&lt;/i&gt;!'- bagi saya untuk mendengar istilah 'internet'. Saya sendiri sudah mengenal istilah 'internet' sejak duduk di bangku SD, kalau tidak salah sewaktu duduk di kelas 5, namun belum mengetahui apa dan bagaimana rupanya si internet itu. Awalnya, saya pikir internet hanyalah 'sesuatu' yang dimiliki oleh kalangan tertentu saja, dan tidak akan membuat saya rugi jika tidak 'menggunakannya', oleh karena itu saya tak begitu khawatir walau saat itu saya tak mengenal internet. Internet, internet, dan internet: memasuki tahun 2000, gaung internet semakin membahana, seiring gaung bumi memasuki milenium ketiga. Warung-warung internet (warnet) bermunculan di kota saya, menjajakan internet. Namun, saya tidak berani memasuki salah satu dari sekian warnet tersebut karena saya sendiri tidak tahu siapa, bagaimana, dan untuk apa itu internet. Saya berpikir, internet itu pastilah hanya konsumsi untuk orang-orang kaya, dan bukan untuk saya, yang masih menggunakan aplikasi &lt;i&gt;wordstar&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;lotus&lt;/i&gt; di komputer rumah. Saya takut, tidak kenal, dan tidak berani untuk kenal dengannya, hingga akhirnya seorang teman mengajak saya bermain internet.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada masa awal duduk di bangku SMP, saya diajak bermain ke warnet oleh salah seorang teman saya yang, sebutlah, bernama Nanda (bukan nama sebenarnya, nama sebenarnya Iskandarsyah). Kami memasuki sebuah warnet yang tak jauh dari sekolah. Saya melihat banyak komputer di tempat itu, yang tersekat oleh bilik-bilik kayu. Saya dan Nanda masuk ke dalam salah satu bilik tersebut. Setelah duduk, Nanda mulai menyentuh &lt;i&gt;mouse&lt;/i&gt;, dan saya hanya duduk terdiam. Saya tidak mengerti apa yang harus saya lakukan saat itu, jadi saya lebih memilih untuk hanya melihat-lihat saja, &lt;i&gt;stay cool&lt;/i&gt;, dan &lt;i&gt;stay cute&lt;/i&gt; tentunya. Jari-jari Nanda mulai menyentuh &lt;i&gt;k&lt;/i&gt;&lt;i&gt;eyboard&lt;/i&gt; yang ada di hadapannya, ia mengetik sesuatu di sebuah kolom yang belakangan saya ketahui bernama &lt;i&gt;address bar&lt;/i&gt;. Saya tak ingat nama alamat situs yang ia ketik, tetapi yang jelas, saya merasa ada yang janggal dengan kata-katanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Nan, gambar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;apaaan&lt;/span&gt; itu? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ih&lt;/span&gt;, mereka lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngapain&lt;/span&gt;? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kok gak pake&lt;/span&gt; baju &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih&lt;/span&gt;? Yang itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kok rame-rame gitu&lt;/span&gt;?" tanya saya, polos. "Udah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;diem aja&lt;/span&gt;. Liat dan nikmatin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aja&lt;/span&gt;," jawab Nanda. &lt;i&gt;Oh, my God&lt;/i&gt;, berontak saya dalam hati. Nanda memperlihatkan pada saya ‘sesuatu’, yang belakangan saya ketahui bernama situs khusus dewasa. Memang sih nikmat, tetapi... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;apakah ini yang namanya internet&lt;/span&gt;? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hal-hal seperti ini yang dilihat di komputer?&lt;/span&gt; Saya melihat ke arah Nanda. Matanya &lt;i&gt;merem-melek&lt;/i&gt;. Sesekali memajukan kepalanya hingga berjarak 15 senti dari layar monitor. "Biar lebih jelas," katanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;'Permainan' selesai. Kami pulang ke rumah masing-masing. Sesampainya di rumah, saya bertanya-tanya pada diri saya sendiri: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;apalagi yang bisa saya peroleh dari internet? Hanya hal-hal seperti tadikah?&lt;/span&gt; Saya menghubungi Nanda melalui telepon rumah -zaman saya kelas 1 dulu, anak SMP belum banyak yang memakai handphone untuk SMS-an. "Nanda, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;emang&lt;/span&gt; kita bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;liat&lt;/span&gt; apalagi selain '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;begituan&lt;/span&gt;' di internet?" tanya saya. "Intinya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kalo&lt;/span&gt; ada tulisan-tulisan yang depannya 'www' &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gitu&lt;/span&gt;, artinya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lo&lt;/span&gt; bisa buka di internet. Itu namanya alamat situs, tulis aja di kolom tempat nulis alamatnya, yang di bagian atas itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;loh&lt;/span&gt;" jawab Nanda. Wah, si Nanda ini modern sekali, pikir saya. Saat saya baru tahu bagaimana cara bermain kelereng, dia sudah bisa menjelaskan saya tentang menggunakan internet. Setelah menutup telepon, lantas saya mencari alamat situs –apapun- yang bisa saya buka di internet. Tak lama setelah itu, saya menemukan alamat situs di sebuah koran dan di kemasan sebuah produk minuman.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Esoknya saya kembali ke warnet, seorang diri. Sesuai apa yang dikatakan Nanda, saya mengetikkan tulisan ‘yang ada www-nya’ di kolom address bar. &lt;i&gt;Www.kompas.com&lt;/i&gt;, saya ketik alamat tersebut setelah melihatnya di sebuah koran nasional. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wah&lt;/span&gt;, ajaib. Ternyata saya bisa membaca koran di komputer! Saya juga mencoba mengetik alamat situs yang ada dalam sebuah kemasan minuman. &lt;i&gt;Waw&lt;/i&gt;, ternyata di internet kita juga bisa menemukan rincian mengenai minuman tersebut. Selanjutnya, saya mencoba-coba klik sana-klik sini. Artikel tentang pengetahuan umum, permainan-permainan, hingga gambar-gambar kartun yang menarik bisa saya temukan di sini: komputer yang ada di hadapan saya. Luar biasa!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bermain internet lagi dan internet lagi. Ya, saya ketagihan berinternet, hal yang membuat saya belajar dengan sendirinya mengenai internet. Perlahan saya menguasai fasilitas-fasilitas lain –yang belum pernah saya ketahui sebelumnya- di internet, seperti mengirim &lt;i&gt;e-mail &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;chatting&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Yuhuuu&lt;/i&gt;, saya bisa mengobrol dengan orang-orang, menambah teman dan wawasan! Oh iya, ada satu lagi hal yang sangat penting yang saya dapat dari internet: Internet membantu tugas sekolah saya! &lt;i&gt;Aha&lt;/i&gt;! Internet menjadi faktor yang besar bagi saya dalam usaha meraih prestasi di kelas saat itu. Peringkat pertama di kelas adalah salah satu hal yang saya raih berkat memanfaatkan internet. Internet juga membuat saya menjadi (merasa) lebih kreatif: saya mulai membuat-buat jadwal pelajaran dan jadwal piket yang keren di kelas. Teman-teman saya mengatakan itu &lt;i&gt;cool&lt;/i&gt;, padahal saya cuma menambahkan lembar jadwal itu dengan gambar-gambar menarik dari internet.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup saya menjadi lebih baik begitu mengenal internet. Mengirim surat saya lakukan dengan lebih praktis dan lebih cepat. Mencari informasi dan berita pun demikian. Begitu halnya dengan artikel pengetahuan umum, dan bahkan hingga teman-teman baru, semuanya saya dapatkan dengan mudah, praktis dan cepat! Semua hanya tinggal klik, dan dalam hitungan detik, saya mendapatkan yang saya inginkan. Kini, semuanya dapat dilakukan dengan praktis dan cepat. Hal tersebut tentulah sangat bermanfaat dan menguntungkan, karena setiap detik begitu berharga.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-2349879666261799810?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/07/karena-setiap-detik-begitu-berharga.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-4251872297402415839</guid><pubDate>Sun, 19 Jul 2009 17:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-20T00:23:36.368+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Review</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Books</category><title>Diary Fantastis yang Tidak Radityadikasentris</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Resensi Buku&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Judul  : Diary si Bocah Tengil&lt;br /&gt;Pengarang : Jeff Kinney&lt;br /&gt;Penerjemah : Ferry Halim&lt;br /&gt;Penyunting : Annisa W.&lt;br /&gt;Penerbit  : Atria&lt;br /&gt;Cetakan kedua, Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNWd8TRh0I/AAAAAAAAAP8/LBKcD1Ue8m8/s1600-h/bocahtengil1.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNWd8TRh0I/AAAAAAAAAP8/LBKcD1Ue8m8/s320/bocahtengil1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360223053904185154" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengunjungi toko buku hari ini, kita akan menemukan banyak buku bergenre &lt;i&gt;personal literature&lt;/i&gt;, yakni buku yang ditulis berdasarkan &lt;i&gt;diary&lt;/i&gt;/catatan harian seseorang. Apakah Kamu termasuk penggemar buku jenis tersebut? Atau sebaliknya, sudah merasa jenuh dengan buku-buku semacam itu yang gayanya seperti itu-itu saja -radityadikasentris, atau lupusentris? Kalau kamu menjawab iya untuk pertanyaan pertama atau kedua atau keduanya, tampaknya kamu harus baca buku yang baru saja saya baca ini. &lt;i&gt;Diary si Bocah Tengil&lt;/i&gt;, begitu judulnya. Mengangkat kisah seorang anak bernama Greg Heffley yang diambil dari catatan hariannya selama satu tahun ajaran di sekolah, buku ini bisa menjadi alternatif bagi kita yang menyukai buku komedi. Humor yang disajikan benar-benar dapat membuat saya terpingkal-pingkal.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di awal &lt;i&gt;diary-&lt;/i&gt;nya, Greg Heffley sudah menegaskan bahwa sebenarnya ia mengharapkan tidak ada tulisan '&lt;i&gt;diary&lt;/i&gt;' pada sampul buku catatan hariannya. Ia lebih senang menyebutnya 'jurnal', dan bukan '&lt;i&gt;diary&lt;/i&gt;'. Hal tersebut antara lain karena dirinya khawatir akan ada seorang bajingan yang memergokinya membawa '&lt;i&gt;diary&lt;/i&gt;' dan lantas menyebutnya banci. Heffley juga menyatakan bahwa menulis &lt;i&gt;diary&lt;/i&gt; bukanlah murni atas kemauan dirinya, melainkan gagasan ibunya. Satu-satunya alasan yang membuatnya setuju menulis &lt;i&gt;diary&lt;/i&gt; ialah jika suatu saat nanti dirinya kaya dan terkenal, ada hal lain yang lebih baik dilakukannya daripada menjawab pertanyaan-pertanyaan bodoh dari para wartawan. Di dalam &lt;i&gt;diary&lt;/i&gt;nya, Heffley menceritakan banyak kejadian lucu bersama orang-orang di sekililingnya -antara lain sahabat bernama Rowley yang polos dan tidak bisa menggambar hidung, kakak lelaki bernama Rodrick yang selalu menjailinya, serta adik lelaki kecil bernama Manny yang pernah membawa majalah bergambar wanita-berbalut-bikini-yang-sedang-berbaring-di-atas-mobil-kap ke tempat penitipan anak untuk acara tunjukkan-dan-ceritakan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNTJQr5TII/AAAAAAAAAPs/Lisf1nACnss/s1600-h/bocahtengil3.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNTJQr5TII/AAAAAAAAAPs/Lisf1nACnss/s320/bocahtengil3.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360219400064027778" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun bukan diangkat dari kisah nyata, kejadian-kejadian yang dialami oleh tokoh fiktif Greg Heffley dekat dengan realita dalam kehidupan kita sehari-hari. Tidak hanya berupa tulisan, &lt;i&gt;diary&lt;/i&gt; Heffley ini juga menyertakan gambar-gambar yang 'seolah' digambar sendiri oleh Heffley untuk memperjelas ceritanya. Perpaduan cerita dan gambar-gambar tersebut menjadi humor yang sangat menarik. Tidak asal membuat kita tertawa, komedi yang ditawarkan dalam buku ini juga disajikan secara cerdas. Hal tersebut memang sempat membuat saya tidak langsung '&lt;i&gt;nge&lt;/i&gt;h' dengan apa yang dimaksud penulis -&lt;i&gt;yah, antara tulisannya yang cerdas atau sayanya yang kurang cerdas&lt;/i&gt;. Namun, setelah berhasil mencerna apa yang dimaksud, saya dibuat terbahak-bahak oleh tulisan ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Humor yang cerdas dalam diary Greg Heffley ini justru mungkin saja membuat buku ini kurang cocok untuk dibaca oleh anak-anak Indonesia pada umumnya. Selain membuat pembacanya berpikir, beberapa istilah juga akan 'lucu' jika disajikan dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu, terdapat beberapa &lt;i&gt;footnot&lt;/i&gt;e dalam buku ini yang menjelaskan maksud dari beberapa istilah yang ada. Terlepas dari hal tersebut, Diary si Bocah Tengil benar-benar menjadi buku favorit saya saat ini. Sangat menghibur dan fantastis!&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNTbJ2fhTI/AAAAAAAAAP0/lUu1HdCU6pI/s1600-h/bocahtengil2.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNTbJ2fhTI/AAAAAAAAAP0/lUu1HdCU6pI/s320/bocahtengil2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360219707467072818" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-4251872297402415839?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/07/diary-fantastis-yang-tidak.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SmNWd8TRh0I/AAAAAAAAAP8/LBKcD1Ue8m8/s72-c/bocahtengil1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-887078472692621787</guid><pubDate>Sat, 11 Jul 2009 17:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-23T13:27:03.501+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>My Life</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Competition</category><title>Menang Sayembara Berhadiah Kaos Gratisan!</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljPt0xWNXI/AAAAAAAAAPM/blyZA4r7xWw/s1600-h/kutubuku_a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 181px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljPt0xWNXI/AAAAAAAAAPM/blyZA4r7xWw/s320/kutubuku_a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357260142923887986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Senang sekali rasanya, setelah mengklik halaman web &lt;a href="http://blog.kutukutubuku.com/2009/06/19/pemenang-5-t-shirt-gratis-gantibajucom/"&gt;ini&lt;/a&gt;. Di situ, tertera jelas, bahwa saya menjadi salah seorang &lt;a href="http://blog.kutukutubuku.com/2009/06/19/pemenang-5-t-shirt-gratis-gantibajucom/"&gt;pemenang sayembara '5 alasan ganti baju setiap hari'&lt;/a&gt; yang diadakan oleh kutubuku.com dan gantibaju.com. Udah gitu, nama saya ada di urutan pertama loh!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sayembara apaan sih tuh?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Singkatnya, pada pertengahan Juni lalu, kutubuku.com akan membagikan 5 kaos gratis gantibaju.com bagi mereka yang bisa memberi 5 alasan mengapa harus ganti baju setiap hari. 5 alasan itu kemudian kita share di wall facebook. Nah, berhubung saya sangat menyadari pentingnya ganti baju setiap hari dan ditambah dengan motivasi menambah baju saya -yang cuma itu-itu aja-, iseng-iseng saya ikutan sayembara ini. Inilah 5 alasan ganti baju setiap hari versi saya:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;1. Mencintai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengganti baju berarti menjaga kesehatan diri. Menjaga kesehatan diri merupakan cerminan cinta diri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;2. Mencintai sesama.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengganti baju mencegah orang2 disekitar kita mengalami kerusakan hidung. Itu artinya, kita turut menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan mereka. Sebuah bukti bahwa kita mencintai sesama manusia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;3. Mencintai Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengganti baju berarti turut berkontribusi mengatasi permasalahan lingkungan di negeri ini, dimulai dari hal terkecil: menjaga kebersihan diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;4. Mencintai akhlak yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada nilai-nilai spriritual dimana kita turut mengganti akhlak buruk kita dengan akhlak yang mulia seiring digantinya baju dengan baju yang baru/yang telah dicuci.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;5. Mencintai kreatifitas dan karya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan mengganti baju setiap hari, berarti kita menghargai kreatifitas dan karya manusia yang terus berkembang dengan menunjukannya pada dunia.&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljQKJAx36I/AAAAAAAAAPU/EGV9zXByTa4/s1600-h/kutubuku.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljQKJAx36I/AAAAAAAAAPU/EGV9zXByTa4/s400/kutubuku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357260629393661858" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 226px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan alasan-alasan sederhana itu, ternyata saya bisa menjadi salah satu pemenangnya dari sekitar 70-an peserta (mungkin). Oh iya, nama saya bertengger di urutan pertama loh dalam daftar pemenang (walaupun di kompetisi ini tidak ada urutan-urutan juaranya). Ini memang bukan pencapaian yang mengagumkan, terlebih untuk dikatakan sebagai sebuah prestasi. Tapi setidaknya, saya telah membuat keluarga saya bangga. Setelah saya memberi tahu ibu saya, ia berkomentar, "oh..." dan kembali meneruskan menonton sinetron. Meskipun demikian, saya tahu dari sorot matanya yang berbinar-binar saat menyimak sinetron yang ceritanya penuh dengan dendam dan ketragisan itu. Sorot matanya yang demikian, pasti dikarenakan ia tengah merasa bangga anaknya meraih sebuah kaos gratisan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya, 5 alasan yang saya tulis di facebook saya saat itu ialah alasan-alasan yang telah saya ringkas. Sebelumnya, saya menuliskan 5 alasan yang lebih panjang mengenai mengapa kita harus ganti baju setiap hari. Sayangnya, space kata di wall facebook tidak muat. Dan bagi Anda yang penasaran, beginilah 5 alasan asli (original) kenapa kita harus ganti baju setiap hari versi saya (sekali lagi, yang original):&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;1. Mencintai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan mengganti baju, artinya kita tidak membiarkan bibit-bibit penyakit bersarang di badan dan di baju yang kita pakai. Ini berguna untuk menjaga kesehatan diri. Seperti halnya bangsa yang besar adalah bangsa yang mencintai pahlawannya, pribadi yang sehat adalah pribadi yang mencintai dirinya. Betapa luar biasa dampak ganti baju pada upaya menumbuhkan kecintaan terhadap diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;2. Mencintai sesama.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan mengganti baju, berarti kita menjaga orang-orang di sekitar kita agar tidak mencium bau-bau aneh yang dapat merusak hidung mereka. Itu artinya, kita turut menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan mereka. Sebuah bukti bahwa kita mencintai mereka. Ya, mengganti baju setiap hari merepresentasikan betapa cintanya kita pada orang-orang di sekitar kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;3. Mencintai Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Negara ini terus didera permasalahan lingkungan yang luar biasa. Berbagai upaya dalam menganggulangi permasalahan lingkungan terus dilakukan oleh pemerintah. Permasalahan lingkungan juga sering menjadi komoditas kampanye banyak caleg dan capres dalam Pemilu di Indonesia. Tahukah Anda, kita sebagai Bangsa Indonesia bisa melakukan hal yang sebenarnya sangat sederhana namun berdampak besar bagi kebersihan negeri ini: mengganti baju setiap hari. Ya, benar: mengganti baju setiap hari. Dengan mengganti baju, kita turut menciptakan kebersihan negeri dimulai dari menjaga kebersihan yang ruang lingkupnya paling kecil, yakni kebersihan diri sendiri. Segala yang besar dimulai dari hal kecil, bukan? Itu artinya, dengan mengganti baju setiap hari, kita menyatakan perasaan cinta kita yang luar biasa terhadap Indonesia. Untuk itu, kita perlu mendorong para capres untuk menelurkan program ganti baju setiap hari!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;4. Mencintai akhlak yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadang kita melakukan kesalahan. Kesalahan-kesalahan tersebut mengotori akhlak kita. Kita harus mengganti akhlak kita yang buruk dengan akhlak yang baru: akhlak yang mulia. Hal tersebut dapat direpresentasikan dengan mengganti baju setiap hari. Dengan mengganti baju, ada nilai-nilai spriritual dimana kita turut mengganti dan mencuci akhlak buruk kita seiring digantinya dan dicucinya baju yang telah kita pakai tersebut. Dengan mengganti baju dan memakai baju yang baru atau yang telah dicuci, secara nilai spiritual berarti kita turut membersihkan akhlak kita menuju akhlak yang mulia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;5. Mencintai kreatifitas dan karya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baju adalah salah satu mahakarya ciptaan manusia. Baju merupakan sebuah budaya. Kreatifitas manusia menjadikan baju tidak hanya seperti itu-itu saja. Cipta, rasa, dan karya manusia menjadikan baju dedesain dengan unik dan yahud, yang kelak menjadikan pemakainya terlihat spektakuler. Mengganti baju adalah salah satu cara menghargai dan mencintai kreatifitas serta karya manusia. Karena jika kita memakai bajunya hanya yang itu-itu saja setiap hari dan setiap harinya terus-menerus-selama-bertahun-tahun-tidak-ganti-ganti, percayalah kawan, selain membuat orang muak, hal itu juga mencerminkan kita tidak mencintai kreatifitas manusia yang senantiasa berkembang. Hargai kreatifitas dan karya manusia dengan mengganti baju Anda setiap hari!&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana?&lt;br /&gt;Versi originalnya lebih &lt;s&gt;menarik&lt;/s&gt; memusingkan bukan?&lt;br /&gt;Untunglah saya telah meringkasnya sebelum mengikuti sayembara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya sudah, sampai di sini dulu postingan saya ini. Sekarang saya sedang menunggu kaos gratisan itu datang ke rumah. Sudah tak sabar rasanya, ingin segera ganti baju.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-887078472692621787?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/07/menang-sayembara-berhadiah-kaos.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljPt0xWNXI/AAAAAAAAAPM/blyZA4r7xWw/s72-c/kutubuku_a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-6321258472792027290</guid><pubDate>Sat, 11 Jul 2009 17:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-12T01:13:37.840+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Review</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Blogging</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Books</category><title>Nge-blog dengan Hati: Belajar Berbagi melalui Nge-blog</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Resensi Buku&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Judul : Nge-blog dengan Hati&lt;br /&gt;Penulis : Ndoro Kakung (Wicaksono)&lt;br /&gt;Penerbit : Gagasmedia&lt;br /&gt;Tebal : 142 + xviii halaman&lt;br /&gt;Cetakan pertama, 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljO1rHl_4I/AAAAAAAAAO8/wvbIIQhY3vo/s1600-h/IMG0171A.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljO1rHl_4I/AAAAAAAAAO8/wvbIIQhY3vo/s200/IMG0171A.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357259178260168578" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan percaya Enda Nasution. Begitu bunyi salah satu subjudul di buku ini. Mengapa? Hal tersebut, menurut &lt;a href="http://www.ndorokakung.com"&gt;Ndoro Kakung&lt;/a&gt;, dikarenakan semua posting Enda Nasution -sang Bapak Blogger Indonesia- berisi kebohongan. Enda tidak pernah serius ngeblog, tulisannya asal-asalan, dan datanya ngawur. Seriuskah Ndoro Kakung dengan pernyataannya itu? Tenyata Ndoro Kakung tidak sedang berbicara fakta. Ia sengaja memberi judul seperti itu hanya untuk memberi contoh bagaimana taktik memancing pengunjung di ranah blog dengan mengecoh calon pembaca melalui cara memasang judul yang menggoda. Penipuankah? Dalam penjelasannya, Ndoro Kakung mengatakan ia hanya menunjukkan bahwa di ranah blog ada yang menggunakan taktik seperti itu. Dan ia menilai, taktik semacam itu sah-sah saja asal bukan dengan tujuan benar-benar menipu pembaca. Penjelasan taktik di atas hanyalah bagian kecil dari seluruh isi buku yang ditulis oleh Ndoro Kakung ini. Masih banyak hal lain yang dikemukakan oleh Noro Kakung di bukunya ini, mulai dari cara membuat posting yang nendang, cara mengatasi bosan ngeblog, pentingnya memperhatikan &lt;i&gt;content&lt;/i&gt; blog, hingga seputar etika dan kode etik ngeblog.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam bagian &lt;i&gt;Rahasia Uang dan Kemasyhuran&lt;/i&gt;, Ndoro Kakung menyinggung orang-orang yang menginginkan ketenaran dari sebuah blog. Ia mengatakan, dirinya membuat blog bukan untuk menarik perhatian semua orang, melainkan untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan informasi. Sehingga ia menghimbau agar kita tidak terlalu pusing dengan jumlah pengunjung, berapa banyak komentar, &lt;i&gt;page rank&lt;/i&gt;, atau singkatnya, seberapa populer blog kita -dan kita sebagai pemiliknya. Ndoro Kakung juga menyentil para blogger yang hanya berburu uang di blog mereka dengan menggunakan &lt;i&gt;adsense&lt;/i&gt; dan sejenisnya, tanpa memperhatikan content blog mereka. Terkait hal ini, Ndoro Kakung mengutip pernyataan Matt Mullenweg -sang pendiri Worpress-, "&lt;i&gt;You can make more money because of your blog, not from your blog&lt;/i&gt;". Seorang blogger mendapat rezeki bukan dari blognya, melainkan mendapat peluang ekonomi dari kegiatan merawat blog, misalnya menjadi pembicara, pengajar, penulisan buku, dan sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljPJNHUDKI/AAAAAAAAAPE/P48JtWIORt0/s1600-h/IMG0172A.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljPJNHUDKI/AAAAAAAAAPE/P48JtWIORt0/s200/IMG0172A.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357259513803312290" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahasa yang enak dan mudah dipahami khas tulisan Ndoro Kakung sangat menjadi nilai plus buku ini. Pesan-pesan yang bermanfaat dan langsung bisa dipraktekkan dalam tatanan praktis membuat saya tidak menyesal membelinya. Walaupun demikian, isi buku ini terlalu luas. Mengambil satu tema besar, ngeblog, buku ini terangkum dengan kurang sistematis dan pembahasan yang melebar. Selain memberikan tips ngeblog, buku ini juga berbicara mengenai cara memilih blog hosting, peran blogger dalam mempromosikan Pulau Komodo, sampai pembahasan tentang wi-max. Hal tersebut menjadikan tidak semua bagian di buku ini penting bagi pembaca. Selain hal tersebut, kekecewaan saya juga datang dari cover buku ini. Bukan karena desainnya yang tidak bagus -&lt;i&gt;kalau desainnya sih saya suka&lt;/i&gt;-, melainkan karena bahannya yang terbuat dari -saya tidak tahu kertas jenis apa-, yang jelas, perpaduan kertas tersebut dengan warna dominan putihnya membuat buku ini cepat kotor. Saran saya, segeralah menyampulnya dengan sampul plastik setelah Anda membelinya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimanapun juga, buku Nge-blog dengan Hati mengajarkan kita agar tidak selamanya berpikir 'picik' tentang ngeblog: tidak selalu berharap mendapatkan uang dan dibayar untuk ngeblog. Ndoro Kakung menyemangati kita agar terus menulis di blog, dengan mendayagunakan seluruh sumber daya yang kita miliki secara efektif dan efisien, tapi tetap menyadarkan pada hati nurani -atau dalam istilah Ndoro Kakung, &lt;i&gt;smart blogger&lt;/i&gt;. Jika selama ini kita mengambil banyak hal dari internet, kini saatnya kita berbagi. Ngeblog dengan hati adalah salah satu cara kita berbagi pada dunia.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-6321258472792027290?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/07/resensi-ngeblog-dengan-hati.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljO1rHl_4I/AAAAAAAAAO8/wvbIIQhY3vo/s72-c/IMG0171A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-217104180137133351</guid><pubDate>Sat, 11 Jul 2009 17:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-12T01:17:59.934+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>My Life</category><title>Ngobrol Bareng Pak Prabowo</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Pagi itu, 3 Februari 2009, saya dikejutkan sebuah sms:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;From : +6281564230xx&lt;br /&gt;03-Feb-2009&lt;br /&gt;09:32&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat pagi, saya Rully Gozali dari tim FbPS, mohon untuk cek message-nya di FB..&lt;/div&gt;Untuk konfirmasinya silahkan hubungi saya. Thanks.&lt;br /&gt;Salam Indonesia Raya!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setahu saya, FbPS adalah sebutan untuk Facebook milik Prabowo Subianto, salah seorang tokoh nasional yang saat itu menjadi bakal calon presiden negeri ini. Hmmh, ada apa yah, tiba-tiba saya mendapat message dari tim FbPS? saya menerka-nerka apa isi pesan yang dikirim oleh tim FbPS ke inbox message facebook saya. Dugaan terkuat saya, saya akan diminta menjadi bintang iklan Partai Gerindra untuk memerankan seorang pengangguran yang memasang tampang memelas dan berkata, "Sekarang cari kerja susah, kondisi perekonomian tak menentu. Sampai-sampai, saya sudah tiga hari tidak dugem."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata dugaan saya salah. Pesan di inbox saya tidak berisi ajakan untuk menjadi bintang di iklan Gerindra terbaru, melainkan sebuah undangan. Ya, sebuah undangan untuk nonton bareng film &lt;i&gt;Red Cliff 2&lt;/i&gt;, bersama Pak Prabowo di The Premiere, EX Jakarta, pada malam harinya. Siang hari, saya kembali mendapat SMS yang meminta saya segera mengonfirmasi perihal kehadiran saya di acara tersebut. Sebenarnya saya bingung, akan datang atau tidak ke acara nonton bareng yang baru dimulai pukul setengah sepuluh malam itu. Akhirnya saya membalas SMS dari tim FbPS dengan sebuah pertanyaan yang saat itu saya anggap wajar ditanyakan oleh seorang mahasiswa kere -tapi kece. Sebuah pertanyaan yang kelak saya sadari betapa memalukan dan hinanya: "Gratis gak mas?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljNcFmg9zI/AAAAAAAAAOk/gGAv90FZRlQ/s1600-h/red-cliff-2.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljNcFmg9zI/AAAAAAAAAOk/gGAv90FZRlQ/s320/red-cliff-2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357257639180957490" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 218px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mendapat kepastian bahwa saya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tiket masuk serta akan diantar pulang setelah acara berlangsung, saya memutuskan untuk hadir di acara itu. Berdiri dan berdesak-desakkan di bus kota ditambah macet sialan saat menuju EX cukup membuat saya terlihat lusuh dan kumel. Saat itu mungkin sudah tidak dapat dibedakan lagi mana yang Rifa dan mana yang kernet busnya. Bedanya hanya saya pake kawat gigi, dia pake handuk kecil (Walaupun berbeda, keduanya sama-sama bisa digunakan untuk membersihkan kuku). Sesampainya di The Premiere EX, saya berniat mencuci muka kumel ini terlebih dahulu. Namun seorang kerabat Pak Prabowo -yang belakangan diketahui bernama Pak Boyke- langsung menyambut saya dan berkata, "Wah, Rifa yah? Hayo masuk, Pak Prabowo sudah nunggu kamu". Pak Boyke menarik tangan saya untuk memasuki sebuah kafe di bioskop itu. Saat itu saya dilanda kebingungan sekaligus kepanikan. Bingung, karena saya heran: &lt;i&gt;ngapain Pak Prabowo nunggu saya?&lt;/i&gt; Panik, karena saya tidak mungkin akan berhadapan dengan Pak Prabowo dengan wajah kumel-lusuh-kucel-lecek-kusam-imut ini. "Saya mau ke toilet dulu ya, Pak," saya memohon izin pada Pak Boyke dengan maksud mencuci muka terlebih dahulu. "Udah, gak usah, ntar aja..." jawab Pak Boyke sambil terus menggiring saya ke dalam kafe. Bagus, sebentar lagi Pak Prabowo akan bertemu saya yang sedang lusuh ini dan saya tinggal menunggu beliau bertanya, "Sehari-hari kamu ngamen dimana?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljNyToUecI/AAAAAAAAAO0/3ndkC1WyqHw/s1600-h/prabowo1.gif"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljNyToUecI/AAAAAAAAAO0/3ndkC1WyqHw/s200/prabowo1.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357258020903745986" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 149px; height: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya dan Pak Boyke masuk ke dalam kafe. Dan tampak di depan muka saya, seorang yang selama ini cuma saya lihat di TV, koran, dan internet, siapa lagi kalo bukan Prabu Angling Dharma. &lt;i&gt;Enggak deng&lt;/i&gt;, siapa lagi kalo bukan Prabowo Subianto. "Ini Pak, Rifa, juara satu nya," demikian pernyataan Pak Boyke saat memperkenalkan saya ke Pak Prabowo. Saat itu saya benar-benar kaget. Saya memang menjadi salah satu pemenang dalam &lt;i&gt;Prabowo Blogging Competition&lt;/i&gt; atas tulisan saya yang berjudul &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.rifamulyawan.com/2008/12/mps-metode-penelitian-sosial-atau.html"&gt;MPS: Metode Penelitian Sosial atau Memimpikan Prabowo Subianto?&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, namun saya belum pernah diberi tahu sebelumnya kalau sayalah juara satunya. Terlebih, katanya, Pak Prabowo sendirilah yang memilih pemenang-pemenangnya. Saat itu saya cuma berharap saya gak salah ngomong yang berpotensi membuat Pak Prabowo menyesal telah memilih saya sebagai juara satunya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pak Boyke meninggalkan kami di ruangan. Saya dan Pak Prabowo duduk. Semua waiter kafe tampak melihat ke arah kami. Mungkin menurut mereka, mereka sedang menyaksikan si Brondong dan si Om senang sedang berkencan di kafe. Tapi saya cuek aja. Saya terdiam. Sebenarnya banyak yang ingin saya tanyakan sebelumnya: mengenai Undang-undang BHP, pertumbuhan ekonomi dua digit, kemandirian energi, teori lepas landas Rustow (kalau Indonesia beralih ke pertanian lagi, apakah itu berarti kita mundur dari tahap 'lepas landas' kembali ke tahap 'tradisional'? -itu adalah pertanyaan titipan dari seorang teman), sampai masalah pelanggaran HAM. Tapi tiba-tiba otak saya nge-blank. Saya terdiam, speechless, dan takut salah ngomong. Sambil terdiam, yang saya lakukan saat itu ialah menatap Pak Prabowo mulai dari ujung kepala hingga ujung sepatunya. Semuanya terlihat MAHAL. Sebenernya saya ingin memujinya dengan mengatakan, "wah, pakaian Bapak terlihat mahal." Tapi saya takut itu termasuk salah ngomong. Jadi saya memutuskan untuk diam saja.&lt;/div&gt;"Siapa nama kamu? Rifa, ya?" Tanya Pak Prabowo.&lt;br /&gt;"Iya, pak," Jawab saya.&lt;br /&gt;"Kamu kemana waktu itu turun lapangannya? Saya lupa,"&lt;br /&gt;"Ke Garut, Pak,"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Oh, iya ke Garut ya. Nah, kamu jadi juara satu karena kamu sampai wawancara petani di lapangan,"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Oh..." saya kaget. Padahal saya wawancara sama petani di Garut kan bukan karena saya niat banget ikutan lomba ini, tetapi itu untuk mata kuliah MPS saya.&lt;/div&gt;"Orang tua kamu kerja di mana?"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kalau Bapak pensiunan swasta, kalau Ibu di Pengadilan Tinggi Jakarta," jawab saya. Sebenarnya saya juga ingin balas bertanya, "kalau Bapak sendiri kerja dimana?" Tapi nggak jadi. Sekali lagi, takut salah ngomong.&lt;/div&gt;"Kuliah dimana?"&lt;br /&gt;"UI, Pak,"&lt;br /&gt;"di Depok?"&lt;br /&gt;"Iya, Pak,"&lt;br /&gt;"Jurusan apa?"&lt;br /&gt;"Politik, Pak,"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Wah, politik ya? Kalau politik, bahasa Inggris kamu harus bagus," kata Pak Prabowo. Lantas saya berpikir: perasaan sih mau jurusan apa juga ya emang harus bagus bahasa Inggrisnya. Haha, kadang-kadang orang besar itu aneh juga, ya.&lt;/div&gt;"Kamu udah jago bahasa Inggrisnya?" Tanyanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anjrit. Pertanyaan yang sangat susah saya jawab. Kalo bohong, saya takut ketahuan. Kalau jujur, ntar saya malu sendiri. Akhirnya saya memutuskan mengambil jalan tengah, "masih belajar Pak, hehe," jawab saya, cengegesan.&lt;/div&gt;"Kamu udah pernah nonton di sini sebelumnya?"&lt;br /&gt;"Belum, Pak," mampus. Ketahuan dah, saya bukan anak gaul.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Saya juga baru pertama kali nih nonton di sini. Ya, karena ada film bagus aja. Udah pernah nonton &lt;i&gt;Red Cliff&lt;/i&gt; yang pertamanya?"&lt;/div&gt;"Belum, pak," sekali lagi. Skak mat. Ketahuan saya bukan anak gaul.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Wah, kamu harus nonton tuh yang bagian pertamanya. Biar nanti nyambung nontonnya. Bagus itu filmnya. Apalagi kamu anak politik," saran Pak Prabowo.&lt;/div&gt;"Iya, Pak. Nanti saya akan nonton film yang bagian pertamanya."&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan saudara-saudara sekalian, kita akan segera memasuki bagian paling gak penting dari obrolan bareng Capres:&lt;/div&gt;"Kost-nya dimana?" Tanya Pak Prabowo.&lt;br /&gt;"di Srengseng Sawah, Pak."&lt;br /&gt;"Wah, lumayan jauh ya. Naik apa kamu ke kampus?"&lt;br /&gt;"Motor, Pak,"&lt;br /&gt;"Oh, bawa motor?"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Bukan, Pak. Jadi kost-kost-an saya nyediain fasilitas ojek kost-an. Jadi saya dianter jemput pake ojek kost-kostan..."&lt;/div&gt;"Oh, ada ojek kost-annya. Enak ya kost-annya," tanggap Pak Prabowo.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langka sekali kesempatan yang saya dapat ini. Mengobrol akrab di sebuah kafe bersama seorang capres. Tetapi mengapa oh mengapa, sekali-kalinya dapat kesempatan itu, malah ngomongin ojek kost-an. Gak ada bahan obrolan yang lebih penting.&lt;/div&gt;Pak Prabowo memanggil waiter dan meminta saya untuk memesan minuman.&lt;br /&gt;"Hot Chocolate aja, Mbak," pesan saya.&lt;br /&gt;"Itu aja, makannya nggak? Sandwich?" tawar Pak Prabowo.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Hmmmh, nggak usah pak, minum aja," jawab saya, jaim tingkat tinggi. Sumpah sebenarnya saya lapar saat itu. Tetapi saya ingat pesan ibu saya: ingat, jaga sikapmu nak, jangan sampai memalukan nama keluarga. Hal tersebut menjadikan saya lebih memilih untuk menahan lapar. Obrolan santai yang langka dengan topik-sangat-ringan-sekali-seperti-ngobrol-bareng-teman-baru-kenal kembali dilanjutkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Maaf Pak, Rifa-nya dipanggil sama Pak Boyke," kata seorang pemuda kepada Pak Prabowo. Wah, sepertinya waktu mengobrol bareng Pak Prabowonya sudah selesai, pikir saya. Sambil mengeluarkan kamera dari dalam tas, saya berkata pada seorang pemuda yang bernama Mas Eko tersebut, "tapi mas, saya foto dulu yah."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Oh, iya ntar aja, Mas. Soalnya tadi Pak Boyke manggilnya kayanya penting," jawab Mas Eko. Pak Prabowo yang sudah bersiap berfoto bareng saya, eh terbalik, saya yang sudah siap berfoto bareng Pak Prabowo akhirnya harus menunda rencana itu. Saya lantas pamit kepada Pak Prabowo dan keluar dari kafe.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mas Eko mengantar saya untuk 'menghadap' Pak Boyke.&lt;br /&gt;"Ini Rifanya, Pak," kata Mas Eko. Lantas ia pergi meninggalkan saya dan Pak Boyke.&lt;br /&gt;"Iya, kenapa pak?" tanya saya pada Pak Boyke.&lt;br /&gt;"Oh, nggak, tadi katanya kamu mau ke toilet? Takutnya sudah kebelet,"&lt;br /&gt;GUBRAK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film telah dimulai.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya duduk manis, menonton film itu. &lt;i&gt;Red Cliff 2&lt;/i&gt;, sebuah film yang jalan ceritanya penuh dengan intrik politik dan peperangan. Tapi saya nggak ngerti dan bingung sendiri: &lt;i&gt;ini film apanya yang bagus?&lt;/i&gt; Terus kenapa kayaknya semua orang suka film ini yah. Pasti ada yang salah dengan otak saya. Saat menonton film itu, saya malah memikirkan hal lain: menyesal mengapa tadi tidak cuci muka terlebih dahulu sebelum masuk The Premiere. Gara-gara itu, saya jadi tidak berfoto bareng Pak Prabowo di suasana yang penuh dengan keakraban layaknya ayah dan anak yang sedang makan malam di kafe. &lt;i&gt;Ughh... &lt;/i&gt;Namun, bagaimanapun juga, saya sangat bersyukur. Salah satu mimpi saya beberapa bulan sebelumnya -berbincang akrab dengan Pak Prabowo- telah menjadi kenyataan. Saya tersenyum, melanjutkan menonton film di layar lebar yang ada di hadapan saya sambil menenggak hot chocolate. Sesekali menelan french fries.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-217104180137133351?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/07/ngobrol-bareng-pak-prabowo.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SljNcFmg9zI/AAAAAAAAAOk/gGAv90FZRlQ/s72-c/red-cliff-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-484889424588000971</guid><pubDate>Sat, 11 Jul 2009 17:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-12T00:15:45.061+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Love Indonesia</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Sports</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Events</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Musics</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Books</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>My Life</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Organization</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Politics</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Competition</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Review</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Blogging</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Movies</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>TV</category><title>Lagi-lagi Ngeblog Lagi (Sambutan Launching Rifamulyawan Online)</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Huah&lt;/span&gt;, sudah lama sekali saya tidak menulis di blog. Entah mengapa, semangat saya untuk menulis kerap kali menurun. Saya suka merasa malas dan &lt;i&gt;mood-mood-&lt;/i&gt;an dalam hal tulis-menulis. Kadang menggebu-gebu untuk menulis, tapi kadang malas menulis. Kadang bergelora untuk ngeblog, tapi kadang malas shalat lima waktu. Sebenarnya, vakumnya saya ngeblog selama beberapa bulan belakangan tidak hanya dikarena perasaan malas dan &lt;i&gt;mood-mood-&lt;/i&gt;an yang melanda, tetapi juga karena terhalang oleh tugas kuliah yang juga erat kaitannya dengan tulis-menulis. Jadi, walaupun beberapa bulan belakangan ini saya tidak aktif nulis di blog, sesungguhnya saya juga menulis loh. Esai, makalah, review, dan kawan-kawannya -yang sama keparatnya- adalah santapan saya sehari-hari kala itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada yang hilang! Begitulah yang saya rasakan saat tidak ngeblog. Ya, saya merasakan sesuatu yang hilang -namun sulit dijelaskan- saat saya tidak lagi ngeblog. Hilang, bagai sebuah melati yang kehilangan putiknya. Bagai sebuah kucing yang kehilangan induknya. Bagai Ibu yang kehilangan anaknya di mall. Dan juga bagai seorang Rifa yang kehilangan ketampanannya. Semua terasa hambar dan tak lengkap. Itulah sebabnya saya ingin mengembalikan ketampanan saya yang telah hilang. Ya bukanlah -&lt;i&gt;kalau itu sih gak akan hilang&lt;/i&gt;-, maksudnya, mengembalikan "spirit" ngeblog saya yang hilang itu. Intinya, saya ingin ngeblog lagi!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rifamulyawan Online! Itulah nama blog saya yang (dikemas) baru ini. Sebuah blog yang akan terus saya &lt;i&gt;update&lt;/i&gt;. Sebuah blog yang akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Blog ini akan menjadi &lt;i&gt;official site&lt;/i&gt; seorang Rifa Mulyawan. Dan yang paling penting, blog ini adalah satu-satunya website di dunia yang ada foto Rifa di &lt;i&gt;header&lt;/i&gt;nya. Sungguh menakjubkan, bukan? &lt;i&gt;cuih.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di akhir sambutan kali ini, saya mengajak rekan-rekan semua untuk berdoa agar blog ini terus eksis dan &lt;i&gt;update&lt;/i&gt;, tidak menjadi seperti kuburan yang sunyi senyap, tanpa kegiatan, dan jarang dilalui orang. Semoga saya terus semangat untuk belajar menulis dan ngeblog. Siapa tahu, kelak bisa membantu orang lain. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat membaca! Sering sering kunjungi ya!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tangerang, 12 Juli 2009&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam hangat-sayang-peluk-cium-cinta-mesra-dan-bergairah dari saya,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rifa Mulyawan,&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;pemuda tampan berbokong imut&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sli-YLZo7XI/AAAAAAAAANk/4PfAFoXdJ80/s1600-h/Graphic2.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sli-YLZo7XI/AAAAAAAAANk/4PfAFoXdJ80/s200/Graphic2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357241079343672690" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 95px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-484889424588000971?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/07/lagi-lagi-ngeblog-lagi-sambutan.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sli-YLZo7XI/AAAAAAAAANk/4PfAFoXdJ80/s72-c/Graphic2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1753011215451122478</guid><pubDate>Mon, 29 Jun 2009 15:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-11T23:29:10.548+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>My Life</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Competition</category><title>Asuransi: Adakah Manfaatnya bagi Saya?</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Asuransi? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Duh&lt;/span&gt;, untuk apa&lt;span style="font-style: italic;"&gt; sih&lt;/span&gt;! Demikian gumam saya saat ditawari seorang wanita cantik untuk mengikuti program asuransi. “Maaf &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mbak&lt;/span&gt;, tidak tertarik” saya berkata pada wanita tersebut dan lantas meninggalkannya seorang diri dalam kenestapaan. Dengan menegakkan kepala, saya pun mempercepat langkah saya agar tidak dibuntuti olehnya, sambil mengeluarkan senyuman licik seperti tokoh antagonis di sinetron, seolah berkata, “saya tidak butuh asuransi!”. Itulah pengalaman saya beberapa bulan lalu saat saya berada di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Saya memang tidak mengerti dan tidak tertarik untuk mengerti -terlebih mengikuti- program asuransi. Adakah kegunaannya?  Bukankah hal itu hanya membuang-buang uang saja? Ya, menurut saya demikian. Kalaupun saya memegang uang, lebih baik saya gunakan untuk berbelanja barang-barang yang saya inginkan atau menyimpannya di bank. Sepengetahuan saya, asuransi akan berguna jika manusia mengalami musibah. Lantas saya berpikir, jika demikian, untuk apa mengikuti program asuransi? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Toh&lt;/span&gt;, tidak ada orang yang mengharapkan dirinya tertimpa musibah. Lagipula, jika memang seseorang tertimpa musibah, itu adalah kehendak Tuhan, jadi tidak perlu dipermasalahkan. Pemikiran saya tersebut membuat saya semakin bingung mengapa semakin hari orang-orang semakin ramai membicarakan asuransi.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tidak menarik dan tidak penting, demikian anggapan saya mengenai asuransi. Namun, saya kerap bingung ketika menemukan banyak sekali kantor-kantor asuransi dengan berbagai nama di banyak tempat. Ruko-ruko di pinggir jalan yang saya lalui pun tak jarang terdapat kantor asuransi. Bukankah ini tanda bahwa bisnis asuransi semakin berkembang? Bagaimana bisa? Jika memang pemikiran saya benar bahwa asuransi itu tidak penting dan tidak menarik, seharusnya tidak banyak kantor-kantor asuransi seperti kondisi yang saya temui saat ini. Seharusnya, mereka semua mengalami kebangkrutan dan bukannya terus tumbuh. Pertanyaan demi pertanyaan muncul dalam benak saya. Tidak mungkin, asuransi tidak mungkin bisa berkembang di negeri ini, terlebih masih sangat banyak rakyat Indonesia yang hidup dalam garis kemisikinan. Untuk makan saja susah, terlebih untuk mengikuti program asuransi. Namun, mengapa saya menemui banyak perusahaan asuransi kian bermunculan di negeri ini? Mengapa asuransi terus berkembang? Mengapa iklan mereka semakin banyak ditemui? Apakah asuransi memberi keuntungan yang besar bagi nasabahnya? Mengapa mereka kerap menggunakan wanita cantik sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sales&lt;/span&gt; mereka -dan menutup peluang saya yang tampan ini bekerja untuk itu? Dan mengapa juga sampai-sampai nama auditorium di kampus saya -FISIP UI- pun bernama Auditorium AJB Bumiputera? Sebegitu 'heboh'nya kah asuransi? Apakah asuransi memang benar-benar penting? Lebih penting daripada mengagumi ketampanan diri saya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut kerap kali merasuki otak saya, hingga akhirnya membuat saya memutuskan untuk mencari tahu sebuah fakta: apa pentingnya mengikuti asuransi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencari tahu manfaat mengikuti program asuransi, saya berniat menelepon sebuah perusahaan asuransi. Saya melihat nama AJB Bumiputera 1912 di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yellow Pages&lt;/span&gt;. Mungkin tepat jika saya menelepon ke perusahaan ini. Hal tersebut tak terlepas dari status AJB Bumiputera 1912 yang merupakan perusahaan asuransi terbesar dan tertua di Indonesia. Sebenarnya, saya terkejut ketika mengetahui AJB Bumiputera 1912 benar-benar berdiri pada tahun 1912. Berdiri pada tahun 1912, dan perusahaan ini masih tegak hingga kini. Seharusnya mereka sudah bangkrut sebelum tahun 1945 jika asuransi memang tidak bermanfaat dan tidak menguntungkan. Tetapi faktanya AJB Bumiputera 1912 masih ada hingga saat ini dan usianya telah mencapai hampir seratus tahun. Fenomena ini semakin membuat saya penasaran dan ingin tahu mengenai apa sebenarnya manfaat asuransi. 2512154, saya tekan tombol-tombol angka tersebut dari telepon rumah saya. Saat nada sambung berbunyi, muncul perasaan ragu di benak saya: apakah saya akan terus menelepon dan mencari tahu informasi mengenai asuransi, atau menutup saja teleponnya? Saya takut sekali saat itu karena saya akan menelepon sebuah perusahaan asuransi, bukan untuk menanyakan layanan tentang asuransi di perusahaan tersebut, malah bertanya tentang manfaat asuransi. Saya berpikir, pasti saya akan dicaci-maki, dibilang bodoh atau merepotkan oleh pengangkat telepon nanti. Saya semakin takut. Namun, karena saya adalah pemuda perkasa dan gagah berani layaknya Prabu Angling Darma, saya memberanikan diri untuk melanjutkan niat semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selamat siang, Bumiputera,?” suara di seberang telepon. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Uhmm&lt;/span&gt;... ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mbak&lt;/span&gt;... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ehmm&lt;/span&gt;... saya ingin bertanya,” sahut saya di telepon dengan malu-malu. Jujur, saya bukan malu karena sedang berbincang dengan suara seksi wanita diujung telepon, tetapi saya malu menanyakan pertanyaan terbesar yang menghantui pikiran saya saat ini: apa manfaat ikut asuransi. Namun, saya tetap memberanikan diri -sudah saya bilang, saya gagah berani dan perkasa. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mbak&lt;/span&gt;, saya mau tanya-tanya tentang asuransi, boleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mbak&lt;/span&gt;?” tanya saya kepada wanita tersebut. Tanpa disangka-sangka, telepon saya kemudian disambungkan pada Bapak Rizki, staf Departemen Komunikasi Perusahaan AJB Bumiputera 1912. Saya pun menanyakan berbagai pertanyaan singkat mengenai asuransi kepada Bapak Rizki. Tetapi sayang sekali, saya malah lupa menanyakan pertanyaan utama saya: apakah manfaat asuransi. Saya baru saja melakukan hal yang sangat bodoh: sudah berkesempatan berbincang dengan salah seorang staf departemen komunikasi dari perusahaan asuransi ternama, tetapi justru tidak bertanya perihal pertanyaan utama yang ada dalam benak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena malu untuk kembali menelepon Bapak Rizki, saya memutuskan untuk terus mencari tahu tentang asuransi dengan menelusurinya di internet dan membaca buku-buku di perpustakaan. “Hidup itu penuh dengan resiko,” demikian pernyataan Scott E. Harrington dan Gregory R. Niehaus dalam bukunya yang berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Risk Management and Insurance&lt;/span&gt;. Harrington dan Niehaus -yang merupakan profesor dari University of South Carolina- mendefinisikan resiko sebagai situasi yang penuh dengan ketidakpastian perihal apa yang akan terjadi. Untuk menghadapi resiko tersebut, perlu dilakukan manajemen resiko, dan asuransi adalah salah satu aplikasi manajemen resiko yang terbaik. Selain dari Harrington dan Niehaus, saya juga menemukan pendapat dari Riedel dan Miller mengenai manfaat asuransi. Dalam buku mereka yang berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Insurance Principles and Practices&lt;/span&gt;, Riedel dan Miller menyatakan berbagai manfaat asuransi, antara lain dapat membuat seseorang berada dalam keadaan aman serta dapat menjadi alat penabung. Lantas, bagaimana dengan pendapat akademisi dari Indonesia? Herman Darmawi, seorang akademisi dari Universitas Andalas, dalam bukunya yang berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Manajemen Asuransi&lt;/span&gt; juga menyatakan hal yang senada dengan Riedel dan Miller. Herman menyatakan fungsi primer dari asuransi ialah mengurangi kekhawatiran akibat ketidakpastian. Ia menambahkan, perushaaan asuransi memang tidak kuasa mencegah kerugian-kerugian akibat hal yang tak terduga seperti badai, kecelakaan, kematian, atau sakit, namun perusahaan asuransi dapat mengurangi beban ekonomi dari kerugian-kerugian tersebut. Dari berbagai penelusuran data yang telah saya lakukan, saya berkesimpulan ternyata asuransi memang penting dan bermanfaat, terlebih bagi rakyat Indonesia yang wilayah tempat tinggalnya rentan terjadi bencana alam. Setelah melakukan riset sederhana demi menjawab pertanyaan yang menggerayangi hati dan pikiran saya ini, saya menjadi tertawa sendiri dengan pemikiran awal saya yang menyatakan bahwa asuransi tidak penting dan tidak menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang berubah menjadi malam, kepompong berubah menjadi kupu-kupu, dan kecebong berubah menjadi katak. Saya pun demikian. Saya juga berubah menjadi katak. Ya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;enggaklah&lt;/span&gt;, memangnya saya kecebong? Maksud saya, saya pun berubah pikiran mengenai asuransi. Saya yang semula tidak tertarik sama sekali, tampaknya mulai memiliki ketertarikan terhadap hal tersebut. Saya telah mengetahui berbagai manfaat asuransi, dan kini sedang mempertimbangkan untuk mengikuti program asuransi. Tapi... uang darimana? Nah, ini dia permasalahannya. Saya tidak tahu darimana saya mendapatkan uang sebagai premi yang akan saya bayarkan. Uang di dompet nampaknya hanya cukup membeli kebutuhan sehari-hari seperti sesuap nasi dan sebuah tiket bioskop. Tetapi, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;when there is a will, there is a way&lt;/span&gt;,” demikian seru &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Om&lt;/span&gt; Rizal Malarangeng dalam iklannya yang sempat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booming&lt;/span&gt; tahun lalu. Saya mungkin memang belum bisa bergabung dengan program asuransi untuk saat ini. Tetapi saya yakin, niat saya akan membuka jalan bagi saya nantinya untuk mengikuti program asuransi. Saya mendapat informasi ada sebuah lomba penulisan esai yang diadakan oleh AJB Bumiputera 1912. Mungkin, inilah jalannya! Hadiah dari lomba ini mungkin saja bisa saya gunakan untuk premi saya, bukan begitu?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1753011215451122478?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/06/asuransi-adakah-manfaatnya-bagi-saya.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>5</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-2277636573653310834</guid><pubDate>Sat, 20 Jun 2009 06:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-20T14:05:41.976+07:00</atom:updated><title>Hubungi Rifa</title><description>Anda ingin menghubungi Rifa? Ingin bertanya? Memberi saran? Kritik? Kurang kerjaan? Butuh kasih sayang? Kelebihan uang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silahkan kontak Rifa di&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="mailto:rifamulyawan@gmail.com"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyBxgaCjCI/AAAAAAAAAMs/c1I0FvbYVAY/s200/Icon-Gmail_large.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349293144922033186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="mailto:rifamulyawan@gmail.com"&gt;rifamulyawan@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.facebook.com/rifamulyawan"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyDKnmYRqI/AAAAAAAAANE/p8UbQX5RVjQ/s200/facebook-logo.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349294675861194402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;               &lt;a href="http://www.facebook.com/rifamulyawan"&gt;http://www.facebook.com/rifamulyawan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.twitter.com/rifamulyawan"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyDZcFaD6I/AAAAAAAAANM/8wI0pQJ1uVg/s200/twitter-logo.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349294930468147106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.twitter.com/rifamulyawan"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.twitter.com/rifamulyawan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.plurk.com/rifamulyawan"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyC8WkM3II/AAAAAAAAAM8/HkPz5xt4ouY/s200/plurk-fluidapp-icon.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349294430770486402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;a href="http://www.plurk.com/rifamulyawan"&gt;http://www.plurk.com/rifamulyawan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.rifamulyawan.com/"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 90px; height: 90px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyD3MCBNQI/AAAAAAAAANc/0jq0EVg5kIw/s400/faviconrifa2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349295441555043586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;" class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://www.rifamulyawan.com/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.rifamulyawan.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-2277636573653310834?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/06/hubungi-rifa.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SjyBxgaCjCI/AAAAAAAAAMs/c1I0FvbYVAY/s72-c/Icon-Gmail_large.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-2985912527077914634</guid><pubDate>Sat, 20 Jun 2009 05:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-18T12:48:11.557+07:00</atom:updated><title>Jasa dan Layanan</title><description>Ada yang bisa saya bantu?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konsultan dalam Pemilihan Ketua OSIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Strategic and Political Consulting for Student Board Chairman Election&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin menjadi ketua OSIS di sekolahmu?&lt;br /&gt;Rifa menawarkan jasa konsultasi dan perencanaan strategis bagi calon Ketua OSIS di tingkat SMA dan SMP, untuk memenangkan persaingan dalam pemilihan. Rifa akan membantu para kandidat untuk memenangi pemilihan dengan berbagai perencanaan dan teknik dalam suatu sistem yang terpadu. Pelayanan jasa ini termasuk diantaranya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;network building&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;media campaign&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Land&lt;/span&gt;:&lt;span style="font-style: italic;"&gt; banner, poster, flier, etc&lt;/span&gt;; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Air&lt;/span&gt;: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;internet&lt;/span&gt; -&lt;span style="font-style: italic;"&gt;web, social networking site, etc&lt;/span&gt;-, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;school radio ad, video, etc&lt;/span&gt;), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PR-ing, event organizing, survey, debate simulation, public speaking training&lt;/span&gt;, dan lain sebagainya. Kampanye kandidat juga akan memperhatikan konsep &lt;span style="font-style: italic;"&gt;marketing mix&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;product, price, place, promotion&lt;/span&gt;), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;positioning&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;after sales service&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pelayanan ini, calon klien diharapkan menghubungi Rifa minimal dua bulan menjelang masa kampanye pemilihan Ketua OSIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Desain Grafis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rifa bersedia membantu mendesain berbagai hal berikut: poster, spanduk, baliho, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;digital year book&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;corporate identity&lt;/span&gt; (kop surat, kartu nama, amplop, dll), dan lain sebagainya. Harga sangat terjangkau. Jika Anda tidak puas dengan hasilnya, Anda bisa mencari desainer lain, namun uang tetap tidak kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx5-A-HuXI/AAAAAAAAAL8/5Pm7LR-DMpM/s1600-h/cover+dyb+bem+fisip.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 227px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx5-A-HuXI/AAAAAAAAAL8/5Pm7LR-DMpM/s320/cover+dyb+bem+fisip.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349284563728710002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;        &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx6JFnZOjI/AAAAAAAAAME/bDX63KwMnbE/s1600-h/dyb+bem+fisip+1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 222px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx6JFnZOjI/AAAAAAAAAME/bDX63KwMnbE/s320/dyb+bem+fisip+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349284753954126386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;digital year book&lt;/span&gt; BEM FISIP UI 2008)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx6pFWrpfI/AAAAAAAAAMM/2KwTo-Vz8DE/s1600-h/cover+sosmagz.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 248px; height: 357px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx6pFWrpfI/AAAAAAAAAMM/2KwTo-Vz8DE/s320/cover+sosmagz.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349285303639844338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;"&gt;presentation slide&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Depsosmas BEM FISIP UI 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MC&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rifa menawarkan diri menjadi MC acara-acara Anda (halah, MC macam apa ini, menawarkan diri secara ekstrim begini). Dengan pengalaman menjadi MC acara skala kecil hingga besar, informal, semi formal dan formal, Rifa dapat menjadi pilihan bagi Anda yang sedang membutuhkan MC berkualitas namun anggaran terbatas. Dalam kondisi tertentu, Rifa juga bersedia menjadi MC secara ikhlas ta'ala, alias gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx8B_xNQCI/AAAAAAAAAMU/uUC40mgAwpw/s1600-h/KFPAM.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx8B_xNQCI/AAAAAAAAAMU/uUC40mgAwpw/s320/KFPAM.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349286831148843042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;MC Kompetisi Film Pendek Anak Muda CIVED 2008 bersama Andari (penyiar Radio Prambors Jakarta).&lt;br /&gt;Acara ini diselenggarakan oleh CIVED, KPU dan UNDP di Lapangan Parkir Timur Senayan Jakarta, Agustus 2008.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Web Development&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rifa menawarkan jasa pembuatan web/blog bagi perorangan dan organisasi tingkat sekolah atau kampus. Dengan harga yang terjangkau, Rifa akan membuat konsep, mendesain, dan membuat web/blog untuk Anda, disertai dengan domain .com, .net, .web.id, .co.id, bila Anda menginginkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx9yh3_O4I/AAAAAAAAAMc/SG5Srgo__rA/s1600-h/sosline.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 181px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx9yh3_O4I/AAAAAAAAAMc/SG5Srgo__rA/s320/sosline.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349288764449438594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sosline (Sosmas Online)&lt;br /&gt;Website Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx_ZwxTvuI/AAAAAAAAAMk/YC9Q5aJfvHo/s1600-h/old+sosline.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 181px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx_ZwxTvuI/AAAAAAAAAMk/YC9Q5aJfvHo/s320/old+sosline.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349290537974480610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;"&gt;old&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Sosline (Soslink Online)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Website Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Price and Quality&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pelayanan jasa dari Rifa dikenakan harga yang terjangkau dan negotiable. Kualitas (kadang) tidak diragukan (semoga). Terima kasih banyak atas kepercayaan Anda menggunakan jasa Rifa. Rifa akan berusaha memuaskan Anda, sesuai moto kami: “Anda puas, kami lemas” (standar abis). Maksudnya, bila Anda puas tolong sampaikan pada orang lain, bila Anda tidak puas, tolong beritahu saya (ini lebih standar lagi *kayak tulisan-tulisan di rumah makan padang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*Walau kelihatannya main-main, tetapi semua bentuk pelayanan yang tertera di atas adalah serius.&lt;br /&gt;Untuk informasi dan pemesanan silahkan hubungi Rifa di rifamulyawan@gmail.com, atau melalui facebook di http://www.facebook.com/rifamulyawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-2985912527077914634?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/06/jasa-dan-layanan.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/Sjx5-A-HuXI/AAAAAAAAAL8/5Pm7LR-DMpM/s72-c/cover+dyb+bem+fisip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-936062258219936196</guid><pubDate>Sat, 20 Jun 2009 05:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-20T13:54:40.942+07:00</atom:updated><title>Frequently Asked Question</title><description>&lt;font style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Question	:&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Siapa itu Rifa?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rifa ialah seorang mahasiswa ilmu politik yang tidak mengerti politik. Terlahir di Bandar Lampung sekitar 20 tahun lalu, saat ini Rifa sedang mengalami masa brondong-brondongnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Rifa buat Blog?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bisa dibilang ikutan trend. Tapi alasan utamanya ialah karena Rifa ingin belajar menulis. Rifa tidak bisa menulis, padahal tugas-tugas kuliahnya selalu berhubungan dengan tulis-menulis, seperti membuat makalah, esai, review, dan kegiatan tulis-menulis lainnya. Ketidakmampuan Rifa dalam tulis-menulislah yang kemudian menyebabkan kehancuran pada nilai-nilai kuliahnya (alasan).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Apakah weblog ini berisi hal yang penting untuk dibaca?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Penting nggak penting, yang penting eksis&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, pembuatan web ini hanya untuk aktualisasi diri belaka? Sebegitu pentingkah aktualisasi diri itu?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Bagi Rifa aktualisasi diri memang penting, tapi pengabdian jauh lebih penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Tidak tahu. Supaya terdengar keren saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Kenapa web ini beralamat di www.rifamulyawan.com?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena kalau web ini beralamat di www.susilobambangyudhoyono.com nanti disangka website ini milik Bapak SBY, bukan websitenya Rifa. Terlebih Pak SBY kan ahlinya klaim-mengklaim (kata Pak Ganjar &amp;amp; Mas Eep Saefulloh). Kan sayang, sudah bikin cape-cape, masa disangkanya website milik orang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Apakah alasan yang menjadikan Rifa membuat weblog ini dengan menggunakan blogspot?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena Rifa memang lebih mengerti memakai fitur-fitur pada blogspot dibanding fasilitas penyedia layanan blog lainnya. Dahulu, Rifa pernah mencoba-coba membuat web CMS menggunakan aplikasi web 2.0 gitu, tetapi ternyata rumit. Blogpot saja, lebih simpel.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Apakah Rifa yakin website ini bisa terus bertahan dan update?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	:  &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rifa memang suka mood-mood-an. Sebentar-sebentar punya niat menggebu-gebu ingin menulis, tetapi sebentar-sebentar sangat malas menulis. Sebentar-sebentar rajin ngeblog, tetapi sebentar-sebentar males shalat. Tapi Insya Allah weblog ini akan terus di-update secara konsisten. Doakan saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Apakah Rifa yakin hubungan antara Yuni Shara dan Raffi Ahmad adalah sepasang kekasih?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak, menurut Rifa itu hanya mencari sensasi. Tahu sendirilah, Raffi Ahmad itu gila sensasi. Sedangkan Yuni Shara saat itu mulai luput dari pemberitaan infotainment. Seiring dengan pemberitaan yang marak antara Yuni Shara dan Raffi Ahmad, maka otomatis nama Yuni Shara kembali mencuat dan menjadi perbincangan banyak orang. Jadi baik Raffi Ahmad maupun Yuni Shara sama-sama mendapat keuntungan dalam pergosipan ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Lah, kok Rifa tahu saja tentang permasalahan begituan?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini karena Rifa adalah mahasiswa ilmu politik. Selain mempelajari tentang perbandingan politik, perubahan politik, metode ilmu politik, dan politik lingkungan, Rifa juga mempelajari politik selebriti. Apa yang dipraktekkan oleh Raffi Ahmad dan Yuni Shara merupakan pengejawantahan salah satu teori dalam ilmu politik selebriti, yakni teori SMS (Simbiosis Mutualis Selebritis).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Apakah Rifa suka terlambat kuliah?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Iya, hal tersebut dikarenakan sumber air so jauh. Akibatnya, susah ambil air untuk bantu ibu mandikan adik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang akan terjadi bila sumber air so dekat?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rifa akan hidup sehat dan tidak terlambat lagi sekolah. Karena lebih mudah bantu ibu ambil air untuk mandi adik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang menyebabkan pertanyaan saya lama kelamaan tidak penting kayak gini?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena itu adalah efek dari mengunjungi web ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Apakah bumi itu bundar?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, iya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Apakah tidak ada pertanyaan lain selain apakah?&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Lah, terserah Anda. Kan Anda yang bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Question	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah pembaca tulisan ini benar-benar tidak ada kerjaan sampai-sampai membaca daftar pertanyaan tidak penting ini sampai habis?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Answer	: &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;*kabur&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-936062258219936196?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/06/frequently-asked-question.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-6203061373729654853</guid><pubDate>Sat, 20 Jun 2009 05:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-20T13:54:39.592+07:00</atom:updated><title>Tentang Rifamulyawan Online</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rifamulyawan Online merupakan sebuah weblog yang dibuat oleh pembuatnya –seorang mahasiswa bertampang biasa tapi kadang rada ganteng bernama Rifa- saat sedang liburan kuliah. Dapat dikatakan, web ini hadir karena pembuatnya sedang tidak ada kerjaan. Diperkirakan, web ini juga akan dibaca oleh mereka yang kurang kerjaan, orang-orang yang mungkin tidak tahu harus melakukan apalagi dalam hidupnya sampai-sampai menyempatkan diri mengunjungi web ini dan membaca hal-hal tidak penting di dalamnya. Jadi apakah rifamulyawan online merupakan sebuah weblog yang tidak penting? Penting gak penting, yang penting eksis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sejarahnya, Rifa pertama kali mencoba-coba membuat website pada saat duduk di bangku kelas 1 SMP.  Saat itu Rifa memakai fasilitas dari boleh.com yang dapat digunakan untuk membuat website sederhana. Menginginkan peningkatan pada websitenya, saat duduk di kelas 3 SMP Rifa mempelajari Microsoft Frontpage untuk membuat website. Halaman-halaman yang dibuat satu per satu dengan software tersebut kemudian di-upload di geocities.com, salah satu penyedia layanan hosting gratisan. Sebenarnya, sampai saat ini website tersebut masih dapat diakses, tetapi Rifa malu memberi tahu alamatnya –bukan karena websitenya jelek, tapi karena fotonya saat itu masih cupu (tapi imut). Di akhir tahun 2003, Rifa belajar menggunakan software bernama Macromedia Dreamweaver dan Macromedia Flash untuk membuat websitenya. Namun setelah berpusing-pusing mempelajarinya, Rifa tetap tidak mengerti dan tidak bisa mengoperasikan kedua software tersebut. Hal tersebut membuat dirinya stres dan kadang muncul tekad untuk bunuh diri. Itu juga yang kelak menyebabkan dirinya tak lagi bersemangat dan tak lagi mau membuat website atau sejenisnya. Lama tidak berhubungan dengan pembuatan website, di tahun 2004, Rifa mendengar orang-orang ramai membicarakan tentang blog. Hal tersebut menjadikan Rifa ikut-ikutan membuat blog. Tidak adanya niat dan semangat serta ketidakmampuan Rifa menulis kelak menyebabkan blog tersebut tidak terawat, kemudian sekarat, hingga akhirnya lenyap dengan sendirinya. Setelah melalui berbagai catatan kelam dalam dunia pembuatan website dan blog, di tahun 2009 ini Rifa mencoba peruntungannya dengan membuat weblog baru -yang Insya Allah akan terus di-update secara konsisten (AMIN)- bernama rifamulyawan online.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rifamulyawan online merupakan sebuah blog sederhana (tapi gaya) yang dibangun menggunakan blogspot, salah satu website penyedia layanan blog gratisan. Ya, lagi-lagi gratisan. Rifa memang suka gratisan. Suka makan gratisan, baju gratisan, celana gratisan, tas gratisan, dompet gratisan, sepatu gratisan, cewe gratisan, dan hal-hal gratisan lainnya. Ah, memang indah bila dunia ini dipenuhi dengan hal-hal bertitel gratisan...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, kita kembali ke topik.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rifamulyawan online menggunakan template dasar dari NdyTeens. Template ini diacak-acak semampunya oleh Rifa, sehingga jadilah rifamulyawan online seperti saat ini. Sungguh memukau. Bukan begitu bukan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Bukan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, tentu saja ini bukan web yang memukau dari segi desain. Oleh karena itu content lah yang menjadi kekuatan dari weblog ini. Content-content yang luar binasa tersebut antara lain berisi tulisan-tulisan, karangan-karangan, bualan-bualan, khayalan-khayalan, cerita-ceritaan dan pendapat-pendapatan Rifa mengenai kehidupannya, kejadian di sekitarnya, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Wow, kalau begitu content website ini sungguh memukau?&lt;br /&gt;Ya, tidak juga sih.&lt;br /&gt;Desain bukan, content juga tidak. Lantas apa yang menjadi kekuatan website ini?&lt;br /&gt;Website ini sangat memukau jika Anda melihatnya dari segi......&lt;br /&gt;Nanti ya, saya pikir-pikir dulu jawabannya. Kalau sudah ketemu akan saya beritahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yah, intinya terdapat berbagai manfaat membaca rifamulyawan online, diantaranya Anda akan lebih mengenal Rifa (sumpah, beneran gak penting). Manfaat lainnya? Temukan sendiri. Jika Anda tidak menemukan ada manfaat di website ini, tolong, anggap saja ada. Rifa mengucapkan terimakasih banyak atas kesediaan Anda mengunjungi website ini. Kritik, saran, gugatan, hujatan, tantangan, pujian, senyuman, dan rayuan Anda bisa dikirimkan ke rifamulyawan@gmail.com. Selamat membaca!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-6203061373729654853?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2008/10/tentang-rifamulyawan-online.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-207297755678435796</guid><pubDate>Sun, 01 Feb 2009 05:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-11T23:27:26.584+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>My Life</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Movies</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Competition</category><title>Walaupun Filmnya Agak Gimana Gitu... Tapi, Dukung Ya...!</title><description>Hoy hoy...&lt;br /&gt;Tau &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Indosat Short Movie Competition&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;Keliatan dari namanya, itu adalah kompetisi membuat film pendek yang diselenggarain sama Indosat. Tema yang diangkat dalam kompetisi ini ialah &lt;a href="http://www.indosatshortmovie.com/?ad=gt009"&gt;teknologi hijau&lt;/a&gt;. Genrenya boleh drama, iklan, komedi, dokumenter, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih lengkapnya mengenai kompetisi ini, mendingan klik aja situsnya &lt;a href="http://www.indosatshortmovie.com/"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Terus, hubungan antara si Indosat Short Movie Competition sama gue?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada. Gue ikutan!&lt;br /&gt;Haha... Iseng aja sih, soalnya &lt;a href="http://www.indosatshortmovie.com/?ad=gt009"&gt;hadiahnya&lt;/a&gt; menggiurkan... Xp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Tapi, emang gue bisa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah, itu dia masalahnya. Setelah gue kalah di kompetisi website Kompas MuDa-IM3, kayaknya gue harus siap-siap menelan (kembali) pil pahit... Soalnya pesertanya hampir 1000! Buset. Hahaha, tapi gue gak boleh pesimis gitu ah. Walaupun gue bukan anak broadcast, walaupun gue kagak ahli di bidang lingkungan gitu, apalagi tentang teknis pembuatan film, tapi... harapan itu masih ada! Hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film yang gue bikin ialah sebuah film dokumenter mengenai briket organik, yaitu bahan bakar alternatif yang hemat dan ramah lingkungan. Lebih lengkapnya, coba deh, tonton filmnya...&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;embed src="http://www.indosatshortmovie.com/player.swf" bgcolor="undefined" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" flashvars="author=Indosat&amp;amp;file=http://www.indosatshortmovie.com/movies/out/rifamulyawanBriketISMC3gp.flv&amp;amp;autostart=true&amp;amp;image=http://www.indosatshortmovie.com/movies/thumb_big/rifamulyawanBriketISMC3gp.flv.png&amp;amp;backcolor=FFFFFF&amp;amp;skin=http://www.indosatshortmovie.com/skin.swf&amp;amp;logo=http://www.indosatshortmovie.com/ismlogo.png" width="400" height="300"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gimana, filmnya?&lt;br /&gt;Yah, maklum aja lah yah, kalo agak-agak gimana gitu. *membosankan, tidak menarik, gambarnya gak bagus, pengambilan gambarnya gak profesional, dan lain-lain*&lt;br /&gt;Secara persiapan sih, emang kurang banget. Cuma dibikin dalam waktu dua hari, dan itu pun agak terhambat karena saat itu gue harus ngerjain hal lain (digital yearbooknya BEM FISIP UI) dan banyak masalah teknis (kameranya gak ada, nyari pinjeman susah, pas ada dan lagi ngeshoot baterenya abis, pas mo ngedit ternyata softwarenya gak bisa, beli dulu softwarenya, pas diinstall ternyata kompinya gak kuat, jadi suka restart sendiri, dll)...&lt;br /&gt;Jadi, hmm mohon dimaklumi kalo filmnya jadinya begitu... *pembelaan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, seperti kata Bang Iwan Piliang di &lt;a href="http://rifa-mulyawan.blogspot.com/2009/01/kalah-sedih-kecewa.html"&gt;postingan gue sebelumnya&lt;/a&gt;, setiap karya punya makna! Jadi, gue harus bangga akan film itu. Karena bagaimanapun, ada sebuah usaha dibalik film itu, dan ada sebuah pesan yang ingin gue sampaikan di dalamnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, melalui kesempatan ini (halaaah...), gue ingin minta dukungan dari temen-temen semua nih...&lt;br /&gt;Caranya gampang, tinggal klik &lt;a href="http://www.indosatshortmovie.com/?ad=v&amp;amp;d=955"&gt;http://www.indosatshortmovie.com/?ad=v&amp;amp;d=955&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;terus, klik VOTE!&lt;br /&gt;nah, ikutin deh perintahnya... mudah, kan?&lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia, bisa juga dukung lewat SMS loh...&lt;br /&gt;ketik &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;ISM&lt;/span&gt;(spasi)&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;955&lt;/span&gt; kirimnya ke &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;668&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;Terus cuma kena 1000perak aja. Gapapa lah, buat temen sendiri, hehe...&lt;br /&gt;Gampang kan cara mendukungnya?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, lo bisa juga dukung dengan mendoakannya. Tedengar bagemanaaa, gitu. Tapi gue percaya, doa kalian bakal berpengaruh besar..._^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, tunggu apa lagi, segera dukung film gue! Hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teima kasih yaaaah...&lt;br /&gt;x)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-207297755678435796?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/02/walaupun-filmnya-agak-gimana-gitu-tapi.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1789501243429581423</guid><pubDate>Sat, 31 Jan 2009 14:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-11T23:27:38.734+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>My Life</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Competition</category><title>Kalah = Sedih = Kecewa?</title><description>Hwaduh, udah lumayan lama gak nulis nih, hampir dua minggu. Kemana aja gue? Di tengah liburan yang harusnya berleha-leha ini, nampaknya jadwal gue malah padat. Halah... Terus gue jadi merasa liburan yang berakhir sebentar lagi ini sangat-sangat kurang dan belum gue manfaatkan secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, gue lagi sedih nih.&lt;br /&gt;Karena belom berhasil menjadi salah satu pemenang lomba yang gue ikutin.&lt;br /&gt;Mau tahu lomba apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeng jeng jeng...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kompetisi Desain dan Penulisan Website Kompas MuDa-IM3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak sengaja nemu info ini waktu lagi blog walking. Sebuah kompetisi yang mempertandingkan website bertema 'jadilah sahabat bumi'. Gue memutuskan untuk ikut, tapi bukan blog ini yang diikutsetain, melainkan&lt;a href="http://www.sosline.co.nr/"&gt; Sosline&lt;/a&gt; -websitenya Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) BEM FISIP UI. Berhari-hari waktu itu ngerjain beginian. Mulai dari menggodok desain -yang udah gak bisa gue apa-apain lagi, jadinya gitu-gitu aja-, hingga membuat sendiri dan mengumpulkan tulisan-tulisan dari temen-temen gue. Kalo lo ngeliat blognya, ketauan deh mana yang tulisan gue dan mana yang tulisan temen-temen gue. Keliatan dari kualitasnya. Ibaratnya punya gue : punya temen gue itu kayak karya anak TK : karya tulis anak kuliahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut panitia, para finalis (5 besar) -dari 200-an peserta itu- bakal ditelepon untuk dateng ke acara pengumuman pemenang, Minggu, 1 Februari 2009. Sampai sekarang (31/1) gue gak ditelepon. Itu artinya.... gue kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikss...&lt;br /&gt;Kecewa, sedih... Padahal tulisan temen-temen gue bagus-bagus loh... Apa karena ada tulisan guenya yah? Jadi bikin mengurangi nilai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O, iya ternyata kompetisi ini menilai posisi web di google juga, dengan kata kunci "Kompetisi Website Kompas MuDa-IM3". Dan itu mendapat porsi penilaian 30%. Wah, gede banget. Padahal gue tidak memperhatikan hal itu. Karena janjinya diawal, yang dinilai adalah 50% desain dan 50 % tulisan. Tapi nyatanya, hiks hiks... peringkat situs di google jadi penilaiannya juga. Gede banget lagi porsi nilainya. Ini mah, udah kayak lomba SEO-SEO gitu... Huh dasar.&lt;br /&gt;*Gak mo terima, hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak apa-apa deh gak menang, yang penting gue udah nyoba buat nulis dan ikutan. Dan yang lebih penting, gue harap temen-temen pada baca tulisan-tulisan yang ada di sosline yah... Kali-kali aja bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, tadi pas gue chat di facebook, Bang &lt;a href="http://www.facebook.com/people/Iwan-Piliang/849809463"&gt;Iwan Piliang&lt;/a&gt; -pemimpin redaksi &lt;a href="http://presstalk.info/"&gt;presstalk&lt;/a&gt;- bilang gak perlu sedih. Segalanya harus dibawa riang gembira. Apalagi, setiap karya itu pasti punya makna...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh, oke banget tuh kata-katanya.. Thanks ya Bang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue emang seneng kalo seandainya gue menang, tapi lebih seneng lagi kalo tulisan yang ada di sosline itu bisa nambah informasi baru yang bermanfaat bagi temen-temen untuk menjadi sahabat bumi dan akhirnya tulisan-tulisan itu bisa menjadi kebaikan buat bumi juga...&lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1789501243429581423?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/01/kalah-sedih-kecewa.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-1449382838663431145</guid><pubDate>Sun, 18 Jan 2009 14:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-10T14:45:18.169+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Sports</category><title>A1GP di Tangerang Batal Digelar Februari Ini</title><description>Tau A1? Iya betul, A1 itu emang nama boyband -yang sempet tenar zaman gue SMP. Tapi bukan A1 itu yang gue maksud. Maksud gue A1 Grand Prix (A1GP), sebuah lomba balap mobil yang timnya bukan berdasarkan konstruktor/pabrikan (kayak F1), tapi berdasarkan negara. Sekarang, udah tahun keempat A1GP digelar. Negara kita, Indonesia udah pernah dua kali ikutan jadi tuan rumah salah satu seri A1GP ini, tepatnya di Sirkuit Sentul, Bogor. Sayangnya, selama ikut serta dalam A1GP ini, tim Indonesia -kayaknya sih- belum menunjukkan hasil yang gemilang. Ananda Mikola, pembalap A1GP saat itu, menempati posisi akhir ke-18 di musim 2005/2006, dan posisi ke-21 pada musim 2006/2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SXNQR4PrCHI/AAAAAAAAAJc/1DEpqAsycUI/s1600-h/A1GP_0XUSBY8021DYIP0P32PVK0B44N41_HiRes.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SXNQR4PrCHI/AAAAAAAAAJc/1DEpqAsycUI/s320/A1GP_0XUSBY8021DYIP0P32PVK0B44N41_HiRes.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292662255176583282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kali digelar di Sentul, Bogor, tahun 2009 ini rencananya A1GP untuk di Indonesia bakal diadain di Lippo Village, Tangerang. Nggak begitu jauh tuh dari rumah gue. Hehe... Seneng aja begitu denger digelarnya di Tangerang. Kan, sebagai anak Tangerang (walau Lippo village daerah elitnya sedangkan gue di kampungnya -yang penting tetep Tangerang)) ikutan bangga dong gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi...&lt;br /&gt;Berkat ketidak-uptodate-an gue, gue baru aja tau hari ini, kalo A1GP nggak jadi digelar di Lippo Village, lebih tepatnya, gak jadi digelar di Indonesia bulan Februari nanti. Dibatalkan. Hah? Kok bisa? Yang gue baca, itu karena venue nya belom jadi! Dianggap belom siap, karena sampai jadwal yang ditentukan, pembangunannya belom memenuhi target.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yaaaah... Kecewa gue. Sayang banget gak jadi gitu. Walau kalaupun jadi tetep aja sih kayaknya gue nggak bakal nonton langsung juga. Tapi kan tetep aja, ikutan bangga gue sebagai anak Indonesia -dan anak Tangerang khusunya- kalo A1GP jadi diselenggarain di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang sih, minggu lalu gue ke Lippo juga itu emang kayaknya belom terlihat seperti bakal dipakai balapan. Yang gue tau, cuma ada apa yah namanya -semacam plang gede- bertuliskan (yang intinya) A1 GP bakal digelar di sini. Penjelasan dari panitia, sirkuit itu belum selesai karena kendala cuaca dan teknologi. Heuheu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan barusan,&lt;br /&gt;saat gue nyari artikel kenapa seri itu dibatalin, gue nemu artikel yang bilang kalo A1GP di Lippo Village bukan dibatalin, tapi ditunda! Horeee...! Panitia janji kalo A1GP di Indonesia bakal diadain bulan November 2009 ini... Wah, semoga beneran yah! Dan artinya... gue punya waktu banyak nih buat nabung, biar bisa nonton langsung A1GP November nanti...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Go Satrio Hermanto!&lt;br /&gt;Go Zahir Ali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Satrio Hermanto dan Zahir Ali bukan nama caleg yang gue dukung di Pemilu 2009, tapi itu nama dua pembalap A1GP Indonesia yang ngegantiin Ananda Mikola dan Moreno Suprapto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;sumber foto: http://lh3.ggpht.com/_-YMIEoAyYkM/R66_m7U13XI/AAAAAAAAADQ/B4_P3Sz7Idg/A1GP_0XUSBY8021DYIP0P32PVK0B44N41_HiRes.jpg&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-1449382838663431145?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/01/a1gp-di-tangerang-batal-digelar.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SXNQR4PrCHI/AAAAAAAAAJc/1DEpqAsycUI/s72-c/A1GP_0XUSBY8021DYIP0P32PVK0B44N41_HiRes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-387438056522231529</guid><pubDate>Sat, 17 Jan 2009 12:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-18T21:37:33.759+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Events</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Organization</category><title>Meningkatkan Kepedulian terhadap Lingkungan di FISIP FUN FAIR 2009 "Evergreen"</title><description>Hari ini, baru saja berlangsung sebuah acara yang menjadi program kerja terbesar dari BEM FISIP UI 2008, FISIP FUN FAIR 2009. FISIP FUN FAIR yang sudah diadakan untuk kedua kalinya ini merupakan acara yang bertujuan untuk mengeratkan berbagai komponen yang ada di FISIP UI, seperti dekanat, karyawan, pegawai outsourcing, mahasiswa, pedagang kantin, dan satpam; sekaligus sebagai ajang temu kangen (reuni) alumni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat berbagai mata acara dalam rangkaian FISIP FUN FAIR ini, antara lain jalan santai, pagelaran seni dan budaya, aneka permainan, bakti sosial, stand-stand LSM lingkungan, stand jurusan-jurusan di FISIP UI, dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengusung tema "Evergreen", berbagai mata acara dalam FISIP FUN FAIR 2009 tercium aroma lingkungannya. Lomba-lomba yang diadakan misalnya, terdiri dari lomba estafet menanam pohon dan lomba memilah sampah. Selain itu, seluruh stand-stand jurusan yang ada juga bertemakan lingkungan. Ada stand yang memamerkan berbagai produk daur ulang, informasi-informasi mengenai lingkungan, dan hal-hal menarik lainnya. Pembawa acara dan bintang tamu yang mengisi FISIP FUN FAIR kali ini pun kerap kali mengingatkan pengunjung betapa pentingnya menjaga lingkungan kita. Tidak hanya itu, di berbagai sudut tempat pelaksanaan kegiatan, disediakan tempat sampah agar para pengunjung tidak membuang sampahnya sembarangan.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Diawali dengan kegiatan jalan santai, FISIP FUN FAIR semakin meriah dengan penampilan permainan angklung Saung Udjo yang mengajak para pengunjung untuk turut serta bermain angklung. Jamaica Cafe, The Professor, The Nunung CS, PSP (Pancaran Sinar Petromaks), dan berbagai penampilan lainnya sangat menghibur para pengunjung. Acara ditutup oleh penampilan dari seorang bintang yang juga merupakan alumni Ilmu Komunikasi FISIP UI, Andien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, program terbesar dari BEM FISIP UI telah berlangusng dan berjalan dengan lancar. Selamat untuk seluruh panitia, semoga FISIP FUN FAIR 2009 ini bermanfaat untuk semua...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-387438056522231529?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/01/meningkatkan-kepedulian-terhadap.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-6402634588280346972</guid><pubDate>Thu, 15 Jan 2009 16:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-10T14:50:16.466+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Events</category><title>Kumpul Ilmu Politik UI di FISIP FUN FAIR</title><description>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;FISIP FUN FAIR! FISIP FUN FAIR! FISIP FUN FAIR!&lt;br /&gt;Apaan sih itu? Kok semua orang ngomongin tentang FISIP FUN FAIR. Tadi denger radio ada adlibs FISIP FUN FAIR, baca koran ada iklan FISIP FUN FAIR, naik angkot ibu-ibu lagi pada ngerumpiin FISIP FUN FAIR, dan sekarang buka internet ada FISIP FUN FAIR lagi. Apaan sih itu, segitu oke nya yah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum tau tentang FISIP FUN FAIR? Nih, dikasih tau deh… FISIP FUN FAIR itu adalah suatu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari penuh dimana seluruh acara yang disajikan ditujukan untuk lebih mengeratkan hubungan antara seluruh elemen yang ada di FISIP UI, dan juga sebagai ajang temu kangen para alumninya –atau istilahnya, REUNI AKBAR.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Oke-oke, emang ada apa aja acaranya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak! Bhakti sosial, fun walk, cek kesehatan gratis, penyuluhan pengolahan sampah, outdoor games &amp;amp; perlombaan, stand-stand internal fisip, stand anak, fisip tree, pameran lelang foto, film fisip, stand lsm lingkungan, pentas seni dan musik. dan masih banyak lagi deh…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cuma itu aja?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya, nggak. Masih ada acara-acara lain, apalagi kalau Anda adalah keluarga besar jurusan ILMU POLITIK UI. Mahasiswa, alumni, dosen, pokoknya keluarga besar Ilmu Politik FISIP UI, bakalan dapet acara lebih di FISIP FUN FAIR ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hah? Benarkah? Acara apa tuh maksdunya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebuah persembahan dari HMIP (Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik), yaitu…..&lt;br /&gt;Jeng jeng jeng…&lt;br /&gt;Siap????&lt;br /&gt;Taddaaaaaa…..!&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kumpul-kumpul Ilmu Politik!!! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ampun. Kirain apa.&lt;br /&gt;Eits, jangan salah. Ini bukan sekedar kumpul biasa. Kita akan sharing-sharing bersama! Buat para alumni, oke banget kan nih, bisa mengingat-ingat kembali kenangan masa lalu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wah, iya juga yah. Selain sharing, apa lagi keuntungan datang ke acara kumpul ilmu politik itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Banyak dong! Diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebagai alumni Ilmu politik FISIP UI:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bisa ketemu teman-teman lama! Bisa melihat-lihat mahasiswa2 (junior2) yang masih pada kuliah –yang lucu2…! Melihat kondisi FISP UI sekarang… Bertemu dosen-dosen jaman dulu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalau Anda caleg:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bisa cari2 dukungan di sini! Hehehe… Tapi tidak kampanye terang-terang yah… Nyebar-nyebarin kartu nama+stiker sedikit2 + diem2 sih bolehlaaah… asal jangan masang spanduk+orasi aja…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalau Anda petinggi partai politik:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Banyak loh anak politik yang berkualitas dan mau masuk partai. Kan bisa nih cari-cari buat pengaderan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalau Anda dosen ilmu poltik:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bisa melihat anak asuh zaman dulu, jadi apa dia sekarang… Bagaimana si anak pintar itu? Dan bagaimana si tukang bolos itu saat ini? Rasakan sensasinya ketika mengetahui: wah, sekarang si Kimung sudah jadi Ketua DPRD di Kebumen! Wah ternyata si Cuplis sekarang  jadi manajer riset di LSN! Wah, si Unyil sudah jadi wakil bupati Temanggung toh!  Wah, si Gibling ketahuan korupsi!  Wah, si Entong masih gitu-gitu aja ternyata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalau Anda sudah menikah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bawa pasangan Anda, tunjukan pada ‘dunia’! Terutama pada mereka yang dulu selalu meledek Anda. Katakan padanya saat berkumpul nanti: Lihat, saya bisa mendapatkannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalau Anda sudah memiliki anak:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau anak Anda masih kecil: Ajak untuk mengikuti lomba mewarnai + lomba menggambar di FISIP FUN FAIR…&lt;br /&gt;Kalau anak Anda sudah remaja: Ajak untuk menonton penampilan-penampilan seru dari band2 di acara ini…&lt;br /&gt;Kalau anak Anda sudah punya anak juga: Jangan khawatir, di FISIP FUN FAIR terdapat berbagai mata acara yang cocok untuk segala usia. Termasuk untuk Anda…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalau Anda masih single:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bukan Cuma Anda yang masih single. Siapa tahu Anda bertemu jodoh di acara kumpul politik UI @ FISIP FUN FAIR ini… hehe… Oia, jangan2 si ‘cupu’ dulu itu sekarang sudah jadi seorang yang keren oke nan mempesona!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalau Anda alumni tapi masih nganggur:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pas sekali untuk Anda kalau datang ke acara ini. Ayo lakukan pendekatan pada alumni yang telah sukses! Oia jangan lupa satu hal: bawa CV…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalau Anda masih kuliah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;It’s time for you to cari-cari perhatian alumni…&lt;br /&gt;Siapa tahu kamu ditimpukin sepatu. Eh, maksudnya, siapa tau kamu dilirik dan diajak ngerjain proyek! ^v^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dashyat kan?!&lt;br /&gt;Makanya sebagai keluarga besar Ilmu Politik, kita harus bangga….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada acara kumpul2nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mikirin apa lagi..&lt;br /&gt;Hayo kita pada datang ramai-ramai dan menikmati acaranya!!!&lt;br /&gt;Merajut kembali persahabatan, persaudaraan, dan kebersamaan di antara kita!!&lt;br /&gt;Hidup Politik UI!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia, lupa ngasih tau. Acaranya tanggal 1&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7 Januari 2009 di Lapangan parkir FISIP UI&lt;/span&gt;. FISIP FUN FAIR mulainya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jam 7 pagi&lt;/span&gt; (fun walk). Ya, jam 7 pagi jam 7 pagi. Tapi kalo acara kumpul-kumpul politiknya baru akan kita mulai pukul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13.00 di AJB FISIP UI&lt;/span&gt;. Sebelumnya kita berkumpul dulu di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;stand jurusan Ilmu Politik @ Lapangan parkrr FISIP UI&lt;/span&gt;…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See You @ FISIP FUN FAIR…!&lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punya Pertanyaan…?&lt;br /&gt;Tentang FISIP FUN FAIR (keseluruhan): Naya (021 91602678)&lt;br /&gt;Tentang Kumpul-kumpul Ilmu Politik @ FISIP FUN FAIR : Vina (021 95652550)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-6402634588280346972?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/01/kumpul-ilmu-politik-ui-di-fisip-fun.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-3835411032084739359</guid><pubDate>Tue, 13 Jan 2009 17:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-10T14:56:46.023+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Musics</category><title>Diobok-obok Cintaku Diobok-obok...</title><description>Masih inget siapa ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzSEbUjYxI/AAAAAAAAAIM/EDH668jRATA/s1600-h/P20000712171828.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzSEbUjYxI/AAAAAAAAAIM/EDH668jRATA/s320/P20000712171828.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290834635748762386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzSVWpH9hI/AAAAAAAAAIU/iu3k9iXYXqo/s1600-h/P20000712133439.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzSVWpH9hI/AAAAAAAAAIU/iu3k9iXYXqo/s320/P20000712133439.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290834926550644242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pasti lo mikirnya itu gue waktu kecil yah? Ya kan?&lt;br /&gt;Ya kan?&lt;br /&gt;Iya nggak?!&lt;br /&gt;Hayo ngaku?&lt;br /&gt;Udah bilang aja iya, nggak usah mengelak gitu dong. Iya kan!?!?!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilang iya dulu, baru ntar gue lanjutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lo: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Iya deh, iya... Gue mikirnya foto di atas itu foto lo waktu kecil kooooookk...  Sumpah. chuiih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haduh gimana sih, lo salah.&lt;br /&gt;Masa lo nggak tahu sih siapa itu. Itu bukan gue. Itu adalah Joshua! Artis cilik zaman dulu, yang pernah jadi idolanya anak-anak se-Nusantara, termasuk gue. Nah udah inget belom? Itu loh, yang lagunya &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;cit cit cuit&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;kapal terbang&lt;/span&gt;, sama &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Air&lt;/span&gt; alias &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;diobok-obok&lt;/span&gt;. Rada lupa? Coba deh, denger lagunya...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="width: 300px;"&gt;&lt;object width="300" height="110"&gt;&lt;param name="movie" value="http://media.imeem.com/m/Vv6lvhigIu/aus=false/"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://media.imeem.com/m/Vv6lvhigIu/aus=false/" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="300" height="110"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div style="padding: 1px; background-color: rgb(230, 230, 230);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nah, udah inget donk?&lt;/div&gt;Btw, lagunya enak kan?&lt;br /&gt;Dulu gue suka banget sama lagu itu dan lagu Joshua lainnya. Waktu kecil, si Joshua ini bener-bener bintang banget dah. Seinget gue dia bersinar banget, bikin iri anak-anak Indonesia. Xp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sukses dalam karir nyanyinya, Joshua cilik juga melejit sebagai pembawa acara, bintang iklan, pemain sinetron dan pemain film. Semua itu membuat dia sudah bergelimpangan harta di waktu kecil karena usahanya sendiri. Bandingkan dengan gue waktu kecil... Huweeek... Bisanya cuma nyusahin orang tua... X'(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia, ada satu hal yang juga gue inget, dia sempet wawancara Presiden RI saat itu, Prof Habibie, di istana. Dan itu bikin gue iri. Haha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, Joshua udah gede loh?!&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Ya iyalah. Masa kecil melulu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya sekarang dia udah gede!&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Terus, kenapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beneran loh dia udah gede, liat deh fotonya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzOg7oQtDI/AAAAAAAAAHs/mamgrdQa4fo/s1600-h/012.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 212px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzOg7oQtDI/AAAAAAAAAHs/mamgrdQa4fo/s320/012.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290830727411184690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;haduh,  jangan liat yang itu deh, terlihat agak ngondek. Haha... Liatnya yang ini aja:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzOwTwoQ0I/AAAAAAAAAH0/2IR75__22wo/s1600-h/006.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 212px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzOwTwoQ0I/AAAAAAAAAH0/2IR75__22wo/s320/006.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290830991586771778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nah, udah gede -at least, remaja- kan si Joshua ini?!&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Iyaaaa, teruss kenaapaaa???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki masa remajanya, Joshua kembali lagi ke dunia nyanyi. Hmmm... Udah dari tahun 2007 lalu sih kalo nggak salah, dia bersama mantan dua penyanyi cilik, Geofanny dan Natasha, dan seorang finalis Indonesian Idol, Tessa, ngebentuk sebuah grup vokal yang namanya &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Sagadaex&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzO9y0oB8I/AAAAAAAAAH8/euNhV5vpu0Y/s1600-h/sagadaex-20070114-019-wawan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 212px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzO9y0oB8I/AAAAAAAAAH8/euNhV5vpu0Y/s320/sagadaex-20070114-019-wawan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290831223263332290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayangnya, si Sagadaex ini kok nggak kedengeran yah gaungnya? Lo pernah tau? Kalo jawabannya nggak, kayaknya lo sama dengan sebagian besar orang Indonesia lainnya. Kalo jawaban lo pernah liat di infotainment pas launchingnya -tapi abis itu nggak pernah nemu lagi-, berarti lo sama kayak gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak ada kabar tentang Sagadaex, akhir tahun lalu, gue ngeliat Joshua bersama sebuah grup (band), dan itu bukan Sagadaex. Gue ngeliatnya di SMS TV. Di video klip itu, Joshua dan bandnya menyanyikan lagu diobok-obok tapi versi dewasa! Hah? Iya, di bagian awal lagu, nada &amp;amp; liriknya mirip lagu diobok-obok, tapi kelanjutannya beda jauh lah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beneran Joshua tuh yang nyanyi? Waktu pertama kali ngeliat klip itu, gue cuma tau itu Joshua nyanyi sebagai vokalis band, tapi gak tau nama bandnya apa. Selanjutnya, gue nggak pernah liat lagi video klip itu. Apa guenya yang nggak gaol atau gimana, kok gue nggak pernah menemukan video klip itu di stasiun-stasiun TV swasta terkemuka yah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya kemarin, gue ngeliat lagi video klipnya! Tapi sayangnya...&lt;br /&gt;Lagi-lagi di SMS TV.&lt;br /&gt;Kemarin gue jadi tau kalo ternyata nama band yang vokalisnya si Joshua itu adalah &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Join Side&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzPUCg_ywI/AAAAAAAAAIE/xbXBOB97FFw/s1600-h/joinside-newrelease.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 135px; height: 135px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzPUCg_ywI/AAAAAAAAAIE/xbXBOB97FFw/s400/joinside-newrelease.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290831605433092866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-small;"&gt;Haha, di foto ini terlihatnya masih kecil-kecil ya personilnya... x)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Nggak tau deh apa artinya Join Side. Perkiraan gue sih, kenapa nama bandnya Join Side, karena ada Joshua di dalamnya! Loh?? Coba deh baca&gt;&gt; Join Side. Join Side bisa terbaca &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jo Inside&lt;/span&gt;! Jo adalah nama panggilan si Joshua. Jadi tau dong maksudnya Jo Inside?? Hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, setelah denger lagu Join Side yang berjudul &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;O Box Part II&lt;/span&gt;, emang terlihat kalau Joshua udah menghilankan atribut masa kecilnya. Liriknya, klipnya, gaya pakaian, nunjukkin kalo dia pangen bilang: &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Hoy, gue udah gede loh!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asik sih. Gue suka denger lagunya. Tapi... Suaranya Jo... Hehe... No comment ah. Gue nggak ngerti tentang bagus atau kurang bagusnya suara. Tapi yang jelas, musiknya enak aja di denger di kuping gue. Apa karena gue suka diobok-obok, eh maksudnya suka lagu diobok-obok yah? Jadi saat gue denger &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;O Box Part II&lt;/span&gt; ini, kayak udah akrab aja gitu di telinga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan lirik lagunya? Simple, menurut gue. Tapi nggak mendidik kalo didenger anak kecil. Artinya, ni lagu emang bukan buat anak kecil, dan nggak cocok deh kalo dinyanyiin di Idola Cilik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Diobok-obok cintaku diobok-obok&lt;br /&gt;Sama pacarku yang slalu sok gaya o box&lt;br /&gt;Diobok-obok cintaku diobok-obok&lt;br /&gt;Sama pacarku yang notabene seronok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putus nyambung&lt;br /&gt;Putus nyambung&lt;br /&gt;Putus nyambung lagi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff :&lt;br /&gt;Tapi aku cinta..&lt;br /&gt;Mau bilang apa..&lt;br /&gt;Dia juga cinta..&lt;br /&gt;Sama sama suka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diobok-obok setiaku diobok-obok&lt;br /&gt;Pacarku salah gaul pulang sering mabok&lt;br /&gt;Diobok-obok setiaku diobok-obok&lt;br /&gt;Ingin rasanya ku tonjok mojok di tembok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putus nyambung&lt;br /&gt;Putus nyambung&lt;br /&gt;Putus nyambung lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to Reff&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diobok-obok cintaku diobok-obok&lt;br /&gt;Sama pacarku yang slalu sok gaya punk rock&lt;br /&gt;Diobok-obok setiaku diobok-obok&lt;br /&gt;Ingin rasanya ku tonjok mojok di tembok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putus nyambung&lt;br /&gt;Putus nyambung lagiii…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diobok-obok&lt;br /&gt;Cintaku setiaku diobok-obok&lt;br /&gt;Diobok-obok&lt;br /&gt;Setiaku cintaku diobok-obok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to Reff (2x)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama sama suka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak tau deh kenapa ini lagu nggak sering diputer di tivi dan nggak dikenal banyak orang (atau gue nya aja kali yah yang nggak tau). Soalnya, gue baru dua kali ngeliat video klipnya, dan dua-dua liatnya di SMS TV. Ade gue bilang, dia pernah sih ngeliat video klipnya sekali di Global TV, tapi jam 3 pagi. Gubrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, jangan-jangan Join Side bakalan kayak Sagadaex?&lt;br /&gt;Kolaps di saat baru terbentuk.&lt;br /&gt;Yah, semoga nggak sih. Nggak tau juga deh ini band bakal gimana ke depannya, kita liat aja nanti.&lt;br /&gt;Gud luck aja deh buat lo,  Jo! (Sok kenal)&lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia, lo belom denger lagunya? Silahkan klik play:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="width: 300px;"&gt;&lt;object width="220" height="80"&gt;&lt;param value="http://media.imeem.com/m/P-r_WTfAVI/aus=false/" name="movie"&gt;&lt;param value="transparent" name="wmode"&gt;&lt;embed src="http://media.imeem.com/m/P-r_WTfAVI/aus=false/" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash" width="220" height="80"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, gimana menurut lo?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-small;"&gt;Sumber foto:&lt;br /&gt;http://www.joshua-suherman.com/Koleksi_Foto_1.asp?A=P20000712171828.jpg&lt;br /&gt;http://www.joshua-suherman.com/Koleksi_Foto_1.asp?A=P20000712133439.jpg&lt;br /&gt;http://www.kapanlagi.com/selebriti/Joshua/012.htmlhttp://www.kapanlagi.com/selebriti/Joshua/006.html&lt;br /&gt;http://www.kapanlagi.com/g/01645sagadaex-20070114-019-wawan.html&lt;br /&gt;http://www.musikji.net/2009/01/join-side-rilis-ten-to-begin.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-3835411032084739359?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/01/diobok-obok-cintaku-diobok-obok_14.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-e4MnBKTk-Q/SWzSEbUjYxI/AAAAAAAAAIM/EDH668jRATA/s72-c/P20000712171828.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-5693756484727423694</guid><pubDate>Tue, 13 Jan 2009 01:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-13T09:12:43.882+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>My Life</category><title>Lo Nggak Sendirian, Kok!</title><description>1 NEW SMS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;From: Kimung&lt;br /&gt;12-Jan-2009&lt;br /&gt;20:45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seorang kimung, ,&lt;br /&gt;Gw adlh manusia tolol yg slalu menginginkan hdpnya sempurna dan org yg dsyginya sempurna htinya.Pdhl it slamanya hanya diangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seorg kimung, ,&lt;br /&gt;Anak kampong, yg bawel, ga ada isinya dan g pantes dpt cinta dr SIAPAPUN. Papa adlh org ptama yg bwt hdp gw ancur.Skrg papa udh baik.Tp dia sakit lumayan parah. Gw cuma punya mama. Dan selamanya akn sendiri tanpa saudara dan teman. Trimakasih bwt smua org yg tlah menyadarkan siapa gw skrg. Trimakasih atas semuanya. Ini adlh titik dmn gw hrz sadar dgn ksepian dan egoisan gw&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw memang ga pantes bwt bhagia. .&lt;br /&gt;Gw minta maAf. .&lt;br /&gt;Gw syg kalian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba semalem, gue dapet SMS kayak gitu, dari salah seorang temen gue. Untuk menjaga privasinya, gue tidak akan menyebut nama aslinya, tapi nama panggilannya aja, yaitu Kimung.&lt;br /&gt;Ya enggaklah...&lt;br /&gt;Itu benar-benar bukan nama asli atau nama panggilannya. Bingung sih, waktu dapet SMS gitu, dan nggak ngerti juga maksudnya. Akhirnya dengan imut dan polosnya, gue bales aja itu SMS:&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Duh, gue nggak ngerti maksudnya…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, dibales lagi sama si Kimung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makasih.Emang g perlu dimengerti. Gw lg sediH bgt. .&lt;br /&gt;Rasanya mati adlh jalan tbAik. .Sms td send to all Org yg gw syg aj&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh, gawat. Pengen bunuh diri dia? Ckckck… Wah, gue harus menghentikannya. Gue berencana lapor polisi saat itu. Tapi karena gue nggak tau nomor polisi, akhirnya gue diemin aja dan membiarkan si Kimung mati bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak deng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak tau banget gue harus bales apa dan harus ngapain. Tapi berhubung saat itu gue lagi online, tiba-tiba gue teringat blog gue sendiri. Blog ini tepatnya. Dua hari lalu, gue posting sebuah tulisan yang berjudul &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;a href="http://rifa-mulyawan.blogspot.com/2009/01/pernah-ngerasa-nggak-berguna.html"&gt;Pernah Ngerasa Nggak Berguna?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; Dan ternyata saat ini nampaknya teman gue merasakan mirip-mirip apa yang ada di tulisan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sok tau tapi tetep cool, gue ngebales lagi SMSnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makasi udh dsayang. .&lt;br /&gt;Aku juga sayang Kamu. .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;LOHHH? Ya enggaklah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang bener:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makasi ud dsayang. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bnyak bgt org ngrasa diriny ga berguna/brharga. Yg parah, smpe mikir kalo mati adlh yg trbaik. Dan sbenernya itu cm ad d pkran sndiri aj. Hellen keller, seorang tuna rungu+tuna netra yg nyatanya bs ngraih brbagai pncapaian, prnah blang: bgitu bnyak yg telah tuhan beri untukku, q ga pnya waktu utk mnyesali ap yg tdk q pnya dan lbh milih utk mnsyukuri yg udh tuhan kasih. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyambung gak ya? Hehe&lt;br /&gt;Intinya c positive thinking &amp;amp; jalanin idup dg snyuman &amp;amp; doa aj. Klise sih, but they still work!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;x)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ga brmksud sok tau/menggurui, klo g ska tnggal diapus lngsung. . xp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gudluck mnjalani hari2nya!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya gue bingung sendiri baca SMS gue itu. Ini SMS kayak mo motivasi+ngebantu temen, tapi yang ada malah tuh SMS isinya nggak meaning, nggak makna, dan terkesan sok tua. Gue kira gara-gara SMS itu si Kimung bakalan kesel sama gue dan bakal bales: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ah, sok tau lo! Diem aja, lo nggak ngerti masalahnya!&lt;/span&gt; Dan sejenisnya. Soalnya biasanya dia begitu (Hehe, peace ah, Mung!). Tapi ternyata, kali ini nggak. Dia malah bales SMS dengan kata-kata yang buat gue GR. Hakz hakz…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makasi bgt fa.&lt;br /&gt;Lo emg bner2shbt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw cm bs nangis trus drtd.&lt;br /&gt;Ga tw gw lg lebAy,sensi bgt. . Cm 1hari ini bnyk hal yg bwt gw sadar kedlm keadaAn skrg ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm… Jujur aja gue nggak begitu ngerti apa maksudnya, karena gue juga nggak tau masalah apa yang lagi dia alamin. Tapi kok dia bilang gue bener-bener sahabat ya? Bagaimana bisa? Setelah gue berpikir lama, akhirnya gue menemukan kesimpulan: Oh, mungkin gue doang yang bales SMSnya. Makanya dia bilang gue bener-bener sahabat. Haha... Boong deng. Pemikiran gue &lt;s&gt;kadang-kadang&lt;/s&gt; nggak sepicik itu kok. Xp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Kimung,&lt;br /&gt;Tanpa bermaksud sok tau apalagi sok tua, sekali lagi, hidup seseorang emang nggak ada yang sempurna, sekalipun kita selalu ngejer kesempurnaan itu. Sakit emang, kalo ngarep banget akan sesuatu tapi kita nggak bisa ngeraihnya, atau seperti yang lo bilang: hanya di angan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue kenal Kimung, sekitar 2-3 tahun yang lalu. FYI, si Kimung ini adalah model remaja ibukota, yah walaupun secara tampang mah gantengan gue kemana-mana sih sebenernya. Tapi badan dia tinggi, gue nggak. Nah, tau kan kenapa gue nggak jadi model juga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut gue, Kimung ini anak yang punya ekspektasi tinggi, tapi sayang –di luar kecerian+kesupelannya- orangnya sering marah, ngambek, murung, sedih, berburuk sangka, dan berpikir negatif. Kimung akan marah kalau kejadian/situasi/kondisi yang ada tidak sesuai dengan yang ia harepin. Kimung juga suka membandingkan dirinya dengan orang lain, khusunya teman-temannya –yang notabene para model oke itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Kimung,&lt;br /&gt;Gue sih nggak bisa menyarankan apa-apa, karena gue juga bukan siapa-siapa. Maksudnya, bukan mahasiswa psikologi, bukan orang yang selalu benar dalam hidupnya, dan bukan seorang yang biasa ngasih saran oke ke temen-temen yang lagi ngalamin kesusahan. Tapi, gue cuma mau ngajak lo aja untuk berpikiran positif aja. Itu aja sih nggak lebih. Yuk, kita tersenyum. Yuk kita ilangin perasaan melihat suatu hal dari sisi buruknya aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada berpikir, “Kenapa Tuhan begini sama gue?” mendingan kita mikirnya, “Baik banget sih, Tuhan! Gue masih bisa napas nggak bayar loh! Gimana kalo saat ini gue hidup di jalur Gaza. Nggak tau deh satu jam lagi masih idup apa nggak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada berpikir, “Papa adlh org prtama yg bwt hdp gw ancur,” mendingan kita mikirnya, “Papa itu seorang yang baek banget, dia udah ngelindungin gue, dan nyari duit buat nafkahin gue dan nyokap.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm… nggak tau banyak sih, tapi setidaknya gue tau gimana keadaan lo dan bokap, lo dan nyokap, serta lo dan temen-temen lo. Kalo lo ngerasa kemarin adalah titik dimana lo merasa tersadar, itu malah bagus kan? Berarti ada hikmah dari kejadian yang lo alamin kemaren. Dan kalo kita ngeliat dari sisi positifnya, justru kejadian itu akan buat lo makin baik, makin dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi seperti kata Hellen Keller, syukurin aja apa yang udah kita punya sekarang. Daripada terus menyesali semuanya, capek sendiri. Gue nggak tau masalah lo apa dan gimana. Gue juga nggak bakal nanya sebelom keadaan lo tenang dulu. Yang jelas, lo punya Tuhan. Say everything to Him. Curhatin aja dulu semuanya ke Dia. Gue yakin Dia bakal ngasih jawaban kok (Sok ustad –masih terpengaruh akibat tadi nonton renungan pagi di TV).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Pagi!&lt;br /&gt;Dan selamat menjalani hidup dengan senyuman!!&lt;br /&gt;Lo nggak sendirian kok, Mung!&lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-5693756484727423694?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/01/lo-nggak-sendirian-kok.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-2499235339686154272</guid><pubDate>Mon, 12 Jan 2009 02:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-11T13:57:29.608+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>My Life</category><title>Rifa Menyesal dan Ingin Balas Dendam</title><description>"Rifa Menyesal dan Ingin Balas Dendam"&lt;br /&gt;Itu status di &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1189592541&amp;amp;ref=profile"&gt;facebook gue&lt;/a&gt; saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lah? Kenapa emangnya? Baru saja disakiti dan ingin balik menyakitinya kah?&lt;br /&gt;Haha... Tentu tidak. Mana mungkin orang sebaik gue ingin balas dendam dengan menyakiti orang lain (Lebih tepatnya: Mana mungkin orang selemah gue bisa menyakiti orang lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyesal. Itu yang gue rasain saat buka &lt;a href="http://academic.ui.edu/"&gt;SIAK-NG&lt;/a&gt;, web tempat mahasiswa UI liat nilainya. Kenapa nyesel? Yah, nyesel aja dengan semua kelakuan gue di semester kemarin yang membuat nilai gue gitu-gitu aja. Nggak anjlok-anjlok banget sih nilainya (menghibur diri sendiri), tapi kalau gue kemarin-kemarin lebih serius kuliah, pasti tuh nilai bakalan lebih oke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Loh, yang penting kan bukan nilai, tapi esensi kuliah dan ilmu yang lo dapet?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah itu dia. Bukan cuma nilai yang oke yang nggak gue dapet selama ini. Dari tahun 2006 gue kuliah, gue kok ngerasa belom dapet apa-apa dalam hal akademis. Nggak seperti teman-teman yang lain, yang jago nulis, jago ngomong, jago debat, punya pemikiran yang hebat, wawasan yang luas, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua kok nggak ada di gue yah. Walaupun anak politik, tapi gue NGGAK banget kalo udah soal tulis menulis, terutama menulis esai, review, makalah, dan tulisan ilmiah lainnya. Di kelas, gue juga gak pernah ngomomng, berpendapat, apalagi berdebat. Bukan karena gue nggak bisa ngomong, tapi emang gue nggak tau dan nggak ngerti apa yang dibahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Loh, kok gak tau apa-apa? Kan kuliah?&lt;/span&gt; Nah, itu dia pokok permasalahnnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue emang anak politik. Tapi... Kok gue nggak ngerti banyak yah tentang hal-hal berbau politik gitu -setidaknya, kalo dibandingin sama temen-temen di angkatan gue, bahkan temen-temen angkatan di bawah gue. Gue nggak ngerti saat mereka berbicara tentang teori-teori. Gue nggak ngerti waktu temen-temen gue bicara mendalam tentang satu hal. Kalaupun gue tau tentang hal tertentu, yang gue tau cuma 'permukaannya' aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah gw mencari-cari tau kenapa gue begini, baru ketemu dua hal penyebabnya:&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Males dan nggak disiplin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MALES&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah gue pikir-pikir, iya yah gue tuh anak yang males ternyata. Kalau bangun kesiangan dikit, gue udah males buat masuk kelas. Kadang, gue lebih milih ngelanjutin tidur gue di kost. Hal ini juga bikin gue beberapa kali nggak ikutan tes. Kemarin-kemarin, gue jarang banget ngerjain tugas. Kalaupun ada tugas yang gue kerjain+kumpulin, ngerjainnya pun males-malesan, dan tentu aja hasilnya bikin dosen males ngebacanya, apalagi ngasih nilainya. Hal lain yang penting dikerjakan tapi gue males ngelakuinnya: baca. Sebenernya, gue emang suka baca. Dulu. Entah mengapa sekarang-sekarang ini males banget baca, terutama baca buku-buku teks gitu. Gue sadarin, ini nih yang bikin belakangan otak gue kerasa kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bukti konkret kemalasan gue kuliah di semester 5 lalu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mata kuliah Hak Asasi Manusia dan Perubahan Politik (HAM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Ujian Tengah semester (UTS) gue beberapa kali nggak masuk. Alasan gue nggak masuk adalah: Mata kuliah HAM ini berlangsung tiap Senin, jam 10.30 WIB. Kalau hari Senin, gue berangkat bukan dari kost, tapi dari rumah di Tangerang, naik kereta ekspres jam 7 dari Tangerang dan sampai di Depok jam 8 pagi. Karena kuliah baru dimulai jam 10.30, otomatis gue ke kost dulu. Sampai kost, biasanya gue tidur-tiduran dulu, dan akhirnya ketiduran. Gue bangun jam 11 atau 11.30, dan itu artinya sudah terlambat untuk masuk kelas, jadi gue sekalian bolos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parahnya, hal itu berlangsung terus-menerus tiap Senin, dan percaya atau tidak, setelah UTS, gue cuma masuk mata kuliah ini sebanyak 2 kali: Pas presentasi kelompok dan Pas UAS. Sebenernya gue udah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;hopeless&lt;/span&gt;, gara-gara gue nggak dapet kelompok presentasi akbat nggak pernah masuk. Gue berniat ngulang aja tahun depan. Tapi &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1429309498&amp;amp;ref=ts"&gt;Dayen&lt;/a&gt; menyemangati gue dan bilang, "apaan sih ngulang-ngulang, udah lanjutin aja". Untung ada teman gue yang baik, si Arfan, yang mengajak gue bergabung dengan kelompoknya walau belum bilang ke dosen. Satu-satunya harapan gue tinggal UAS. Alhamdulillah sih, ternyata gue dapet nilai akhir B+. Tapi gue jadi nyesel sendiri. Coba kalo gue lebih serius dan rajin, pasti nilainya bisa lebih tinggi lagi... Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mata kuliah Pemerintahan dan Politik Desa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah UTS, gue nggak masuk mata kuliah ini sebanyak 4 kali. Dan yang parahnya, ada satu hari yang gue nggak masuk saat harusnya gue presentasi perorangan. Itu karena makalah yang udah gue kerjain hilang terscan antivirus di pagi hari sebelum presentasi. Sedih banget saat itu. Gue jadi nggak masuk kelas, dan cuma pasrah aja. Gue tau, gara-gara itu pasti gue nggak mungkin lulus. Sorenya, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1406877114&amp;amp;ref=ts"&gt;Arum&lt;/a&gt; bilang, "udah fa, lo minggu depan masuk aja, dan jelasin alasannya kenapa lo nggak dateng. Siapa tau lo dikasih kesempatan." Minggu depannya, gue memutuskan mengikuti saran Arum untuk masuk kelas dan menjelaskan semuanya. Alhamdulilah banget, ternyata dosennya mau mengerti dan ngasih gue kesempatan presentasi. Nilai akhirnya: gw lulus dengan nilai B+! Seneng banget. Soalnya gue udah ngebayangin kalo gue nggak bakal lulus mata kuliah ini. Tapi... lagi-lagi gue menyesal. Coba kalo gue lebih rajin lagi di mata kuliah ini, bisa jadi gue dapet nilai yang lebih oke donk!... ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mata kuliah Metode Penelitian Sosial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata senior, ini mata kuliah yang cukup angker. Ternyata betul, setidaknya menurut gue. Kemalasan gue membuat gue nggak masuk mata kuliah ini sebanyak 5 kali. Dan ternyata 3 diantaranya ada quiz! Artinya, dari 4 kali quiz, gue nggak ikut 3. Setiap minggunya mata kuliah ini meminta tugas review. Pernah gue lagi males banget yang bikin gue sekali nggak ngumpulin review. Belom lagi saat UAS, gue males banget buat baca-baca sehari sebelumnya, yang menyebabkan gue tidak bisa menjawab 1 dari 2 soal esai yang ada. Lebih tepatnya, gue cuma ngisi 3-4 baris kata-kata tak bermakna, diakhiri  dengan kalimat "i have no idea and time is up". Itu UAS loh. Tapi untungnya, nilai gue masih bisa terselamatkan. Mungkin karena Research Design gue...&lt;br /&gt;Kembali gue menyesal. Coba kalo gue nggak males-malesan, kan bisa lebih yahud nilainya! ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mata Kuliah Politik di Australia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, gue bersyukur sekaligus sedikit menyesal. Dapet A-. Senang. Tapi itu gue dapet setelah menjalani kuliah Australi ini dengan sangat santai dan nggak niat. Gue sering banget nggak masuk. Gue sampe lupa berapa kali, nggak ngitung. &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1574839685&amp;amp;ref=ts"&gt;Ari&lt;/a&gt; aja bilang gitu. &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1348976768&amp;amp;ref=ts"&gt;Wanda&lt;/a&gt; juga. Mereka heran gue yang sesekali masuk ini bisa mendapat nilai segitu. Terus, gue nggak ikutan kunjungan ke Kedubes Australia, yang ternyata diitung nilai. Apalagi setelah kunjungan harus mengirimkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;review&lt;/span&gt;, dan yang boleh mengumpulkan hanya yang ikut aja. Mata kuliah ini juga meminta &lt;span style="font-style:italic;"&gt;critical review&lt;/span&gt; di beberapa pertemuan. Gue nggak tau berapa kali harusnya ngumpulin &lt;span style="font-style:italic;"&gt;critical review&lt;/span&gt;. Tapi yang jelas, gue cuma ngumpulin sekali aja dalam kuliah ini. Pas presentasi perorangan, gue baru ngerjain esai presentasi gue di pagi harinya. Sehingga saat harusnya masuk kuliah 8, gue baru masuk jam setengah 10, dan ternyata itu juga sudah membuat orang-orang menunggu -karena hari itu tinggal giliran gue yang belum presentasi. Dilihat dari poin-poin tersebut, ada berbagai dugaan kenapa gue bisa dapet A-. Yang paling besar kemungkinannya adalah nilai gue KETUKER. Tapi semoga nggak, hehe. Mungkin karena makalah akhir (UAS) gue yang telah menyelematkannya? Gue nggak tahu juga sih. Oia, si Ari berniat mengajukan judicial review karena dia ngerasa nilai yang gue dapet nggak sesuai sama usaha gue di kelas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mata kuliah Perubahan Sosial Ekonomi dan Dinamika Politik (PSEDP) dan mata kuliah Pemikiran Politik Islam (PPIs)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak jauh beda dengan mata kuliah-mata kuliah lainnya, di kedua mata kuliah ini tentunya gue beberapa kali bolos. Tapi KAYAKNYA sih nggak banyak. PSEDP sekali aja nggak ngumpulin review (tugas reviewnya emang cuma sekali sih). PPIs makalahnya sempet bermasalah, salah satunya gara-gara footnotenya ada yang belom direvisi. Masih ada yang tulisannya gini: Tesisnya Pak Sri Yunanto. Bayangkan, tulisan seperti itu ada di tulisan ilmiah. Malu banget gue waktu presentasi. Apalagi, fasilitator presentasi saat itu ya Pak Sri Yunanto. Untungnya beliau baik hati dan cuma tertawa kecil saking udah nggak tau lagi mau diapain (Padahal yang lain dibantai loh!). Xp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NGGAK DISIPLIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini nih juga hal yang gue sesalkan. Gue sekarang tau, GUE NGGAK DISIPLIN BANGET. Sebenernya udah tau dari dulu sih, tapi tetep aja nggak berubah-ubah. Bangun suka kesiangan. Masuk kelas jadinya terlambat mulu... Suka nunda-nunda ngerjain tugas, yang kadang akhirnya malah nggak ngerjain tugasnya. Masih banyak lagi deh gambarannya. Intinya nggak disiplin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yak, sudah cukup. Sudah cukup buat gue jadi anak yang pemalas dan nggak disiplin. Perasaan taun lalu gue juga ngomong gitu sih, tapi tetep aja tuh, hehe. Tapi sekarang bener-bener harus berubah. Nggak boleh gini lagi. Pokoknya gue mau balas dendam. Gue pingin semester berikutnya dapet nilai yang oke! Dapet esensi kuliah juga, dan tentunya dapet banyak ilmu yang harusnya gue punya sebagai mahasiswa politik.&lt;br /&gt;Pokoknya gue mo bales dendam!!! Jangan tanya IP gue sekarang berapa, tapi tanyakan itu sama gue di akhir semester depan (Ciyeeeeeh....).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi...&lt;br /&gt;Susah sih kayaknya.&lt;br /&gt;*PLURK* Menunduk.&lt;br /&gt;Yah, udah semangat-semangat, pesimis lagi.&lt;br /&gt;Hayo-hayo semangaaat...!!&lt;br /&gt;Gak boleh pesimis. Walau banyak halangan, tapi pasti gue bisa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada yang tau cara ngilangin males gimana nggak?&lt;br /&gt;Gue pernah liat di tivi tuh. Caranya disemprot ma dukun pake air tajin. Beneran bisa nggak yah? Ntar coba ah...&lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-2499235339686154272?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/01/rifa-menyesal-dan-ingin-balas-dendam.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-3474561591071620301.post-8531646896787291697</guid><pubDate>Sun, 11 Jan 2009 03:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-11T13:57:54.634+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>My Life</category><title>Pernah Ngerasa Nggak Berguna?</title><description>Nggak ada manusia yang sempurna. Orang juga udah pada hapal sama kata-kata itu. Mungkin sebagian dari mereka juga udah eneg dengernya. Sebagian lagi, berpikir bahwa masih mending kalau dirinya nggak sempurna. Tidak seperti kondisi mereka yang mereka anggap nggak berguna atau nggak berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat, 9 Januari lalu, saat gue siaran Late Night Show di RTC UI FM, topik yang gue angkat adalah "Pernah nggak sih ngerasa nggak berguna (atau nggak berharga)?" Beragam tanggapan datang dari Gen Muda, sebutan untuk pendengar RTC UI FM. Mereka yang mengaku pernah, bilang kalau itu mereka rasain waktu nggak lulus SPMB, diputusin pacar, saat ngebanding-bandingin diri dengan orang lain, nggak punya prestasi, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gue search di internet, kira-kira, orang-orang ngerasa nggak berguna/berharga saat kapan yah? Jawaban yang gue dapet: sepertinya pada umumnya orang-orang ngerasa dirinya nggak berguna/berharga karena berbagai hal yang berkaitan dengan apresiasi diri, pencapaian, kemampuan, dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue jadi inget diri gue sendiri. Yap, gue juga pernah ngerasa diri gue nggak berguna/berharga. Itu gue alamin saat-saat gue di bangku SMP dan awal-awal SMA deh kayaknya. Berbagai hal yang bikin gue ngerasa gak berharga itu antara lain:&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Gue nggak kayak temen gue&lt;br /&gt;Entah mengapa, dulu gue suka ngebanding-bandingin diri gue dengan orang lain. Temen gue kayak gini lah, kayak gitu lah, dan gue... hanya anak cupu yang nggak bisa seperti mereka. Sempet bikin gue jadi anak yang minder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hanya menjadi anak pinggiran &lt;br /&gt;Waktu SMP, kayaknya yang terlihat oke adalah kalo lo tergabung dalam gank gaul lah, gank popular, atau jadi anak OSIS. Kalo bukan bagian dari mereka, rasanya seperti seorang anak yang ada wujudnya namun tak dianggap, dan selalu kesepian di tengah keramaian. Dan gue bukan bagian dari mereka. Hmmm.. sempet pengen juga sih rasanya menjadi bagian dari mereka. Wajar kali yah, masa-masa pra remaja -dimana eksistensi menjadi hal yang penting. Untungnya saat itu gue punya sahabat-sahabat yang oke yang selalu bersama-sama...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Gue kalah lomba&lt;br /&gt;Duh, rasanya sakiiiiit banget saat kalah lomba. Gue alamin waktu SMP kelas 3 saat ikutan lomba cerdas cermat bahasa inggris gitu. Abis itu gak pernah mau ikutan lomba lagi deh... (padahal mah bukannya nggak mau, emang kagak dipercaya ama sekolah atau emang gak bisa...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gue nggak punya ini nggak punya itu&lt;br /&gt;Yang ini kurang ajar banget nih gue: sempet menyesal, kenapa gue nggak dilahirkan dari keluarga yang kaya raya. Yang bisa beli ini beli itu. Punya ini punya itu. Waktu itu gue selalu menyesali apa yang nggak gue punya ketimbang mensyukuri apa yang gue punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Gue nggak bisa ini nggak bisa itu&lt;br /&gt;Ini nih yang paling dashyat pengaruhnya bikin gue ngerasa jadi anak yang nggak berharga. Gue nggak bisa mainin alat musik apapun, gue nggak bisa nyanyi, gue nggak bisa olahraga, gue nggak bisa apa-apa deh pokonya! Gue nggak punya keterampilan apa-apa yang bisa gue tunjukkin dan banggain, apalagi 'menghasilkan' buat gue. Saat itu gue hanya bisa menyesali kenaappppaaaaaaa gue seperti ini!!??!! Huh!! Orang-orang banyak yang memiliki banyak keterampilan sekaligus, sedangkan gue?? Masa satu aja gak ada yang gue bisa!! Dunia tidak adil! Itu yang gue rasain saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Gue buta warna&lt;br /&gt;Jangan kira pandangan gue kayak tivi jaman dulu -item putih gitu. Nggak, bukan kayak gitu. Cuma buta warna merah-hijau aja. Kira-kira nggak bisa ngebedain merah sama ijo sama coklat (kata nyokap waktu SD gue pernah pake baju atasan putih, bawahannya celana pramuka yang warnanya coklat. hehe...), terus susah juga ngebedain biru sama ungu, kuning sama ijo muda, dan lain-lain deh. Nggak parah sih efeknya buat kesehatan, tapi tetep aja buta warna kan nggak bisa disembuhin. Dan tetep aja... Hahaha, sempet bikin hidup gue ancur nih. Mengaburkan segala impian gue untuk menjadi seorang dokter atau ilmuwan, cita-cita gue waktu SMP. Dulu, waktu SD-SMP, gue adalah seorang pembaca setia majalah Orbit, demen ma hal-hal berbau biologi dan teknologi. Gue suka bikin roket-roketan, meneliti roti yang berjamur, dan lain sebagainya. Tapi setelah gue tau buta warna, dan tau kalo penderita buta warna gak bakal boleh masuk kedokteran, IT, biologi, dan sejenisnya, pupuslah harapan gue. Sempet nangis dan meratapi berhari-hari waktu itu. Kenapa ini semua mesti terjadi sama gue???!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal di atas hanya sebagain penyebab gue sempet ngerasa nggak berguna/berharga aja hidup di dunia ini. Tapi ternyata, kalao disesalin terus, lama-lama capek sendiri. Hehe... Gue menjadi termotivasi ketika gue baca buku fenomenal The Sevent Habits yang buat teens itu loh. Terlebih waktu gue baca kutipan dari &lt;a href="http://www.rnib.org.uk/xpedio/groups/public/documents/publicwebsite/public_keller.hcsp"&gt;Hellen Keller&lt;/a&gt;, seorang tuna netra sekaligus tuna rungu yang meraih berbagai pencapaian dalam hidupnya. Ia bilang, "aku lebih memilih mensyukuri apa yang ku punya dengan memfokukannya ketimbang menyesali apa yang tidak kumiliki."&lt;br /&gt;Jleb. Nancep banget tuh buat gue saat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue... selama ini lebih menyesali kenapa sih nggak punya ini nggak punya itu, kenapa nggak bisa ini nggak bisa itu, kenapa kayak gini dan bukannya kayak gitu, dan lain sebagainya. Intinya perhatian gue, fokus gue, malah ke hal-hal yang nggak  gue bisa/punya, bukan sebaliknya. Kenapa gue nggak mensyukuri apa aja yang gue udah punya/bisa, dan fokus ke hal-hal itu. Mulai saat itulah, secara pelan-pelan, gue mulai berusaha untuk berubah. Sekarang juga masih dalam proses sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang bener nggak ada orang yang sempurna di dunia ini. Semua orang punya kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Berarti, walaupun kita punya 1000 kekurangan, tapi pasti ada 1 kelebihan dalam diri kita. Dan kenapa kita nggak lebih memilih memfokuskan pada 1 kelebihan kita itu ketimbang menyesali 1000 kekurangan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun masih belum sepenuhnya, tapi sekarang gue sedang berusaha menjalani hidup dengan mensyukuri apa yang gue punya tanpa menyesali apa yang nggak gue punya...&lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3474561591071620301-8531646896787291697?l=www.rifamulyawan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rifamulyawan.com/2009/01/pernah-ngerasa-nggak-berguna.html</link><author>noreply@blogger.com (Rifa)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>