Tesis itu...

Bersama sebagian teman sekelas Pascasarjana Komunikasi UI, sehabis tesisan (ngerjain tesisnya setengah jam, ngobrolnya 3 jam) Tesis i...


Bersama sebagian teman sekelas Pascasarjana Komunikasi UI, sehabis tesisan (ngerjain tesisnya setengah jam, ngobrolnya 3 jam)


Tesis itu mengenyangkan.
Ada yang mengerjakan hingga lupa sarapan. Ada juga yang menjadikannya sebagai pengganti makan malam.

Tesis itu membingungkan.
Ditinggal jalan-jalan kepikiran, udah di depan laptop ga tau mau nulis apaan.

Tesis itu mengherankan.
5 bulan lalu panik ga karuan, ngerasa ketinggalan. Saat ini malah tenang, berasa waktu masih panjang. Mungkin karena kita saling menguatkan. Sama-sama meyakinkan, pasti bisa diselesaikan dalam sisa waktu satu bulan.

Tesis itu mengejutkan.
Narasumber tiba-tiba menghilang. File transkrip tak tersimpan. Baru tau wajib pake coding sebulan sebelum deadline.

Tesis itu (katanya) gerbang kemakmuran.
Walau nyatanya kita sempat digemparkan, ada salah satu lulusan yang minta suntik mati dilegalkan, karena hidupnya toh jauh dari kesejahteraan.

Tesis itu pencitraan.
Yang diem-diem aja, ternyata udah tinggal sidang. Yang ngepost tentang tesis terus-terusan, ternyata baru setengah jalan. Check in lagi di kampus, padahal bukan. Seakan ngerjain tesis, padahal lagi malas-malasan. Kayak ini sekarang.

Tesis itu mengharukan.
Ayo bayangkan segala perjuangan bakal terlunaskan saat kita wisuda barengan.

Sudah H-sebulan. Selamat menyelesaikan, teman-teman! 😘 with Johnvic, Alfirahmi, Gita, Susi , Isabella, Imelda, and Ceynita at Pasca Sarjana FISIP UI

You Might Also Like

0 komentar

Instagram Rifa