10 Oktober 2008

Resolusi di Tahun dan Usia yang Baru...

*Berikut ini adalah salah satu tulisan gue yang gue pindahin dari blog gue yang lama, yang udah nggak aktif lagi. Gw tulis pada bulan Januari 2008.


7 Januari 2008

Baru-baru ini gw banyak banget ngeliat resolusi-resolusi menyambut tahun baru di blog-blog orang lain. Sebagian dari mereka, udah memampangnya di blog masing-masing sebelum tahun 2008 datang. Hmmh... kalo dipikir-pikir, kayaknya nggak ada salahnya juga gue menuliskan resolusi gue di blog ini...

Berbicara mengenai resolusi tahun ini, gue punya sebuah hmmmh apa yah... mungkin bisa disebut sebagai sebuah visi setahun. Nggak salah dong gue punya visi setahun. Kalau ada istilah Indonesia Ultimate in Diversity, Malaysia Trully Asia, Incredible India, Amazing Thailand, Uniquely Singapore, maka gue juga punya istilah sendiri yang bisa jadi visi gue tahun ini, yaitu adalah... Jeng jeng jeng... ‘Rifa Mengalay’... Ya bukanlah... yang bener...jeng jeng jeng....‘Rifa Melangkah’...

Rifa Melangkah? Kenapa Rifa Melangkah? Apakah karena Rifa itu imut-imut seperti bayi yang baru saja bisa melangkah? Bukan kok bukan... Bisa aja visi gue ‘Amazing Rifa’ atau ‘Incredible Rifa’. Tapi gue rasa itu jelas belom saatnya untuk tahun ini. Justru gw pake ‘Rifa Melangkah’ dengan maksud Rifa harus melangkah untuk mewujudkan ‘Amazing Rifa’ suatu saat nanti... hehehe...

Di bawah visi, terdapat apa-apa aja yang menjadi target gue tahun ini, yang diwujudkan berupa misi-misi. Dan di bawah misi, hal-hal lebih spesifik lagi yang gue harapkan dapat tercapai tahun ini, yang diwujudkan dalam sasaran-sasaran. Nah, detailnya kayak gini nih...

RIFA MELANGKAH

1. Step to have good personality

Tahun ini, secara bertahap gue pengen jadi orang yang punya kepribadian lebih baik dari sebelumnya. Apa aja yaa...? Intinya adalah... gue pengen jadi orang yang hangat dan bersahabat, Jadi orang yang supel, dan harus selalu on time!

a. Hangat dan bersahabat
Selama ini gue dikenal sebagai seorang yang ‘cool’ *mpreeeeeeeett* ‘coolang ajal’ kali maksudnya... Kadang-kadang agak susah untuk menjadi teman bicara yang menyenangkan... Jadi, gue pengen berubah, secara perlahan tentunya, menjadi orang yang hangat dan bersahabat...

b. Supel
Agak susah bagi gue untuk bergaul atau langsung akrab gitu dengan orang yang baru gue kenal. Agak sangat lama untuk menyesuaikan dengan orang-orang yang baru. Intinya, jauh deh dari kata ‘supel’. Yang ada ‘kupel’ hehehe... Makanya doakan ya taun ini agar salah satu usaha gue ini terwujud, yakni menjadi seorang yang supel (supelman).

c. On time
Yang gue takutin adalah, bukan cuma semua temen gue, tapi juga ampe makhluk Mars juga pada tau kalo gue...ehem...keren.... eh, maksudnya... ngaret. Duh duh duh, maav ya buat teman-teman yang selalu ‘menunggu’ gue kalo lagi janjian atau rapat.. Maav juga buat dosen-dosen yang keganggu saat ngajar gara-gara waktu ngajar tiba-tiba ada anak masuk kelas dengan muka tak bersalah, tapi tetep dengan muka manisnya... Yup yup yup... cukuplah bagi gue untuk jadi seorang ngaretholic!!! Pokoknya gue harus on time, on time, on time...


2. Step to be smart
Bosan lagh jadi anak bebel kagak ngarti apa-apa gini. Tahun ini gw harus melangkah supaya kedepannya punya wawasan luas, terutama di bidang sosial politik, seni budaya, dan lingkungan.

a. Sosial Politik
Berhubung gue anak politik, malu dong kalo kagak ngarti apa2 tentang politik. Tapi kenyataannya, selama ini gue begitu... dan gue nggak malu tuh... Ya iyalah mahasiswa dudul mah. heheh.. Tapi orang juga maklum-maklum aja. Abisnya sebenernya gue kan mantepnya di bidang fisika... *hueeeeeek*

b. Seni budaya
Ya, bukan seni budaya yang gimana-gimana banget sih. Tapi senggak-enggaknya, up to date lah about informasi/perkembangan tentang dunia ini. Kayak informasi tentang kelanjutan hubungan Ahmad Dani-Maia Estianti atau kelanjutan cara conversation nya Cinta Laura, dsb... (yeee... ini sih bukan wawasan bidang seni budaya...)

c. Lingkungan
Gue mulai-mulai tertarik nih dengan masalah-masalah lingkungan. Apalagi, gue tergabung dalam BEM FISIP UI di Departemen Sosial dan Lingkungan... Hohoho nyambung kan... Tapi... target tahun ini ya gue nggak cuma ngomong doang tentang fenomena lingkungan, atau hanya sekedar ber’gombal warming’. Tapi harus lebih lah dari itu. Belom bisa banyak dan hebat sih kayaknya... Tapi ya setidaknya melangkahlah untuk menuju ke tahap itu. Tahun ini, yang bisa gue lakukan ya mulai dari diri sendiri untuk peduli ama lingkungan sekitar gue.... x)


3. Step to have good english
Jujur aja, bahasa inggris gue ancur nih. Nah gue bertekad dah untuk memperbaiki itu. Ya seenggak-enggaknya tahun ini udah pede ngomong english dan punya skor TOEFL minimal 550... Amiiiin


4. Step to have ideal high
Hohoho... jadi malu...
Agak malas menjadi cowo pendek dengan tinggi badan hanya sekitar... 168 cm. Uhhmm... pokoknya gue tahun ini harus nambah tinggi...! Harus! Tapi susah sih... Eh, gak boleh pesimis gitu dong Rifa! Ayo, kamu bisa nambah tinggi! Semangaaaaaat!!! Tahun depan udah harus 175 cm!!!... (Hah?!?! 175??? Bisa nggak yah..???? Xp)


5. Step to have skills
Apa yah keahlian yang gue punya? Gue juga bingung gue bisa apa... Hmmmh entahlah... Gue juga sempet ngerasa sebagai seorang anak yang hidup tapi seharusnya nggak usah ada aja di dunia ini karena nggak bisa ngapa-ngapain. Main bola nggak bisa, main basket nggak bisa, main gitar nggak bisa, main piano nggak bisa, main debus juga nggak bisa. Jadi apa dong yang bisa dibanggakan dari seorang Rifa??? Hikss hikss... Tapi mulai tahun ini, gw udah harus melangkah untuk punya skill! Karena gue juga nggak mau jadi anak imut yang nggak bisa apa-apa seumur hidupnya... Jadi, untuk itu, dengan penuh pertimbangan dan diskusi bersama 300 dosen di FISIP UI, untuk tahun ini gue memutuskan untuk mengembangkan 3 skill, yaitu skill sebagai penyiar radio, skill menulis, dan skill berorganisasi.

a. Penyiar radio
Berhubung gue baru aja keterima jadi penyiar radio komunitas terbesar & terbaik se-Indonesia (begitu katanya, tapi sumpah... gue percaya kok), nah kesempatan lah bagi gue untuk ngembangin skill ini dalam rangka melangkah menjadi penyiar radio beneran di kemudian hari...

b. Menulis
Duh, gue paling ancur dah kalo yang namanya bikin essai, review, atau makalah waktu kuliah. Tapi ya gue nggak mau gitu terus. Pengen ah memperbaiki skill menulis gue. Sebenernya gue udah cukup tertarik sih dengan dunia tulis-menulis ini sejak SD. Dulu gue sudah pernah menulis sebuah cerita horror berjudul ‘Kamar No 13’ loh, padahal waktu itu belom ada tuh yang namanya film ‘Bangsal 13’ atau ‘Lantai 13’. Tapi gue sudah bisa membuat cerita dengan judul yang mirip walau tingkat kebagusan ceritanya sangat berbeda jauh sekali. Bagusan cerita bikinan gue lah... *mpreeet*
Ketertarikan gue pada dunia tulis-menulis muncul lagi pada saat gue duduk di bangku SMA. Waktu itu, gue ikut melahirkan kembali ekskul jurnalistik di sekolah gue loh. Terus saat itu juga, gue beberapa kali menulis artikel gitu di beberapa tabloid dan koran lokal loak. Hehehe...
Saat kuliah, sayang sekali kemauan dan kemampuan menulis gue menurun. Apalagi saat gue nggak diterima sebagai reporter di salah satu majalah kampus, yaitu FISIPERS. Hal tersebut sangat memukul bagi gue. Semakin meyakinkan gue kalo gue emang nggak berbakat di dunia tulis-menulis. Meyakinkan gue kalo gue emang nggak punya keahlian apapun. Meyakinkan gue kalo gue emang nggak guna hidup di bumi ini. Meyakinkan gue kalo gue bukanlah anak seorang pengusaha kaya. Meyakinkan gue kalo gue bukanlah orang yang tepat buat Shireen Sungkar...
Tapi sekarang, entah mengapa, tiba-tiba niat gue untuk nulis muncul lagi. Yaa gue tau sih tulisannya nggak mengacu pada cara-cara menulis dengan baik. Tulisannya nggak dibuat semenarik mungkin. Tapi... ya bodo amatlah. Gue nggak peduli tulisan-tulisan gue bagus apa nggak, menarik bagi orang lain apa nggak, dibaca orang apa nggak. Yang penting, gue nulis... x)

c. Organisasi
Tahun 2008 ini, masih ada sisa waktu 4-5 bulan gue bergabung dengan BEM FISIP UI. Kebetulan, awal tahun ini gue udah cukup direpotkan dengan kepanitiaan Olimpiade Ilmu Sosial (OIS) dan kepanitiaan Pelatihan Monitoring dan Evaluasi (Monev). Tapi ya semoga aja dua kepanitiaan di awal tahun ini ningkatin skill gue dalam berorganisasi...


6. Step to be good looking
Bosen juga selama 18 tahun idup gue jadi anak manis yang dekil, kumel dan ngalay. Nah, gw mau dong berubah jadi seorang laki-laki tampan yang dikagumi pria dicintai wanita. Mpreeeett..
Pokoknya di usia 19 tahun ini setidak-tidaknya gue harus sedikit lebih bersih, rapih dan wangi... hehehe


7. Step to be rich

Siapa sih yang nggak pengen kaya? Nah berhubung kata orang hemat pangkal kaya, tahun ini gue harus mulai membalikkan salah satu sifat buruk gue, yakni boros, menjadi seorang yang imut. Eh, maksudnya hemat...


Demikianlah rincian resolusi gue tahun ini yang terkemas dalam ‘Rifa Melangkah’. Semoga hal tersebut dapat terwujud dan semoga Rifa makin tampan. Amin.

Komentar :

ada 0 komentar ke “Resolusi di Tahun dan Usia yang Baru...”

Poskan Komentar


guest book


MY FACEBOOK

Archive

Internet Sehat

 

© 2009 Powered by Blogger.

rifamulyawan online is powered by Rifa Mulyawan